Lakukan percobaan untuk menguji pengaruh sarapan
Sejumlah besar penelitian telah menunjukkan hubungan antara makan sarapan dan kinerja positif di sekolah. Menurut sebuah penelitian baru pada anak-anak dan bagaimana sarapan mempengaruhi kinerja dan perilaku sekolah, makan sarapan setiap hari "secara positif terkait dengan peningkatan kinerja sekolah." Dan beberapa penelitian tampaknya menunjukkan bahwa kualitas sarapan, yaitu, satu dengan berbagai kelompok makanan, juga memiliki dampak positif.
Lakukan eksperimen psikologi Anda sendiri dengan memeriksa dampak sarapan terhadap kinerja akademis atau perilaku sekolah.
Pertanyaan Penelitian yang Mungkin
Langkah pertama dalam mengembangkan proyek Anda adalah untuk membentuk pertanyaan penelitian yang dapat digunakan untuk membuat hipotesis yang dapat diuji. Berikut beberapa pertanyaan untuk dipertimbangkan:
- Apakah siswa yang makan sarapan berkinerja lebih baik pada tes matematika daripada siswa yang belum makan pagi?
- Apakah siswa yang tidak sarapan sebelum sekolah memiliki waktu yang lebih sulit untuk tetap mengerjakan tugas?
- Apakah isi makanan berdampak pada kinerja sekolah? Misalnya, apakah makan Pop Tart memiliki efek menguntungkan yang sama dengan makan semangkuk oatmeal?
- Apa pengaruh sarapan pagi terhadap kinerja tes kosa kata?
- Apakah makan sarapan yang disediakan oleh sekolah menghasilkan hasil yang berbeda daripada makan sarapan yang disiapkan di rumah?
Kembangkan sebuah Hipotesis
Setelah Anda memilih pertanyaan penelitian yang ingin Anda selidiki, langkah selanjutnya adalah membuat hipotesis .
Hipotesis Anda adalah tebakan terdidik tentang apa yang Anda harapkan akan terjadi. Misalnya, hipotesis Anda mungkin salah satu dari yang berikut:
- Siswa yang makan sarapan akan tampil lebih baik pada tes matematika daripada siswa yang tidak sarapan.
- Siswa yang tidak makan sarapan akan menghabiskan lebih banyak waktu off-task daripada siswa yang makan sarapan.
- Siswa yang makan sarapan bergizi akan tampil lebih baik pada tes akademik daripada siswa yang mengonsumsi makanan tidak sehat untuk sarapan.
Pilih Peserta, Kembangkan Bahan Studi, dan Identifikasi Variabel Kunci Anda
Bicaralah dengan instruktur Anda tentang menemukan kemungkinan peserta untuk eksperimen Anda. Dalam beberapa kasus, siswa lain di kelas Anda dapat bertindak sebagai peserta, atau Anda mungkin diminta untuk memposting iklan yang mencari subjek. Pastikan untuk mendapatkan izin dari instruktur Anda sebelum maju lebih jauh.
Setelah Anda memiliki beberapa peserta, buat materi yang akan Anda gunakan dalam studi Anda. Misalnya, Anda mungkin perlu membuat survei untuk menanyakan kepada para siswa tentang kebiasaan makan mereka atau kuis untuk menguji para siswa mengenai kinerja akademis.
Terakhir, identifikasi variabel kunci dalam eksperimen Anda. Variabel-variabel ini akan berbeda tergantung pada hipotesis yang Anda pilih untuk diselidiki. Misalnya, variabel independen Anda mungkin "Konsumsi Sarapan" dan variabel dependen Anda mungkin "Kinerja pada Tes Matematika."
Kumpulkan Data, Analisis, dan Laporan Hasil
Setelah mengumpulkan data untuk eksperimen Anda, analisis hasil Anda. Apakah variabel independen memiliki dampak pada variabel dependen? Apakah hasilnya signifikan?
Bersiaplah untuk melaporkan dan menyajikan hasil dengan cara yang disarankan oleh instruktur Anda, seperti laporan lab atau jenis makalah psikologi lainnya.
> Sumber:
> Adolphus K, Lawton CL, Dye L. Efek dari sarapan terhadap perilaku dan prestasi akademik pada anak-anak dan remaja. Perbatasan dalam Neuroscience Manusia . 2013; 7: 425. doi: 10.3389 / fnhum.2013.00425.
> Anderson ML, Gallagher J, Ritchie ER. Bagaimana kualitas makan siang sekolah mempengaruhi prestasi akademik siswa. The Brookings Institution: Brown Centre Chalkboard. Dipublikasikan 3 Mei 2017.