Bagaimana Distribusi Frekuensi Digunakan Dalam Penelitian Psikologi
Distribusi frekuensi adalah ringkasan seberapa sering skor yang berbeda terjadi dalam sampel skor. Mari kita lihat lebih dekat apa artinya ini.
Apa itu Distribusi Frekuensi?
- Frekuensi dapat didefinisikan sebagai seberapa sering sesuatu terjadi. Misalnya, jumlah anjing yang dimiliki orang di lingkungan adalah frekuensi.
- Suatu distribusi mengacu pada pola frekuensi-frekuensi ini.
- Distribusi frekuensi melihat seberapa sering hal-hal tertentu terjadi dalam sampel nilai. Dalam contoh kami di atas, Anda mungkin melakukan survei terhadap lingkungan Anda untuk melihat berapa banyak anjing yang dimiliki setiap rumah tangga.
Katakanlah Anda mendapatkan set skor berikut dari sampel Anda:
1, 0, 1, 4, 1, 2, 0, 3, 0 2, 1, 1, 2, 0, 1, 1, 3
Langkah pertama dalam mengubah ini menjadi distribusi frekuensi adalah dengan membuat tabel. Tandai satu kolom barang yang Anda hitung, dalam hal ini jumlah anjing dalam rumah tangga di lingkungan Anda.
Selanjutnya, buat kolom di mana Anda dapat menghitung tanggapan. Tempatkan garis untuk setiap contoh nomor tersebut terjadi.
Akhirnya, jumlahkan penghitungan Anda dan tambahkan angka terakhir ke kolom ketiga.
Jumlah Anjing di Rumah Tangga | Menghitung | Frekuensi |
0 | |||| | 4 |
1 | ||||| || | 7 |
2 | ||| | 3 |
3 | || | 2 |
4 atau lebih | | | 1 |
Dengan menggunakan distribusi frekuensi, Anda dapat mencari pola dalam data. Melihat tabel di atas Anda dapat dengan cepat melihat bahwa dari 17 rumah tangga yang disurvei, 7 keluarga memiliki satu anjing sementara 4 keluarga tidak memiliki seekor anjing.
Contoh lain dari Distribusi Frekuensi
Misalnya, anggaplah bahwa Anda mengumpulkan data tentang berapa jam tidur yang dihabiskan mahasiswa setiap malam. Setelah melakukan survei terhadap 30 teman sekelas Anda, Anda akan diberi set skor berikut:
7, 5, 8, 9, 4, 10, 7, 9, 9, 6, 5, 11, 6, 5, 9, 9, 8, 6, 9, 7, 9, 8, 4, 7, 8, 7, 6, 10, 4, 8
Untuk memahami informasi ini, Anda perlu menemukan cara untuk mengatur data. Distribusi frekuensi biasanya digunakan untuk mengkategorikan informasi sehingga dapat diinterpretasikan secara cepat dengan cara visual. Dalam contoh kami di atas, jumlah jam setiap minggu berfungsi sebagai kategori dan kemunculan setiap angka kemudian dihitung.
Informasi di atas dapat disajikan dalam sebuah tabel:
Jam Tidur | Menghitung | Frekuensi |
4 | ||| | 3 |
5 | ||| | 3 |
6 | |||| | 4 |
7 | ||||| | 5 |
8 | ||||| | 5 |
9 | ||||| | | 7 |
10 | || | 2 |
11 | | | 1 |
Melihat ke meja, Anda dapat dengan cepat melihat bahwa 7 orang melaporkan tidur selama 9 jam sementara hanya 3 orang melaporkan tidur selama 4 jam.
Bagaimana Distribusi Frekuensi Ditampilkan?
Menggunakan informasi dari distribusi frekuensi, peneliti dapat menghitung mean , median , mode, jangkauan dan standar deviasi. Distribusi frekuensi sering ditampilkan dalam format tabel (seperti yang Anda lihat pada contoh yang ditemukan di bawah), tetapi mereka juga dapat disajikan secara grafis menggunakan histogram.
Satu Kata Dari
Distribusi frekuensi adalah cara yang berguna untuk menyajikan data yang kompleks. Dalam penelitian psikologi , distribusi frekuensi dapat digunakan untuk melihat lebih dekat makna di balik angka. Sebagai contoh, bayangkan bahwa seorang psikolog tertarik untuk melihat bagaimana kecemasan tes berdampak pada nilai.
Daripada hanya melihat sejumlah besar nilai tes, peneliti mungkin mengkompilasi data ke dalam distribusi frekuensi yang kemudian dapat dengan mudah diubah menjadi grafik batang. Dengan melakukan ini, peneliti dapat dengan cepat melihat hal-hal penting seperti rentang skor serta skor mana yang paling sering dan paling sering terjadi.
> Sumber:
> Blair-Broeker, CT, Ernst, RM, & Myers, DG. Berpikir Tentang Psikologi: The Science of Mind and Behavior. New York: Macmillan; 2008.
> Cohen, BH. Menjelaskan Statistik Psikologis. New York: Wiley; 2013.