Keputusan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Entah itu memutuskan apa yang harus dipesan dari menu makan siang, di mana memarkir mobil Anda atau jika memiliki malam awal. Keputusan hidup yang lebih besar juga perlu dibuat, seperti: jika pindah ke seluruh negeri atau melamar pekerjaan baru. Banyak orang dewasa dengan ADHD merasa mereka bukan pembuat keputusan yang baik. Ini mungkin karena mereka kurang percaya diri dan takut mereka akan membuat keputusan yang salah.
Bisa jadi karena mereka memiliki sejarah membuat keputusan impulsif yang kemudian mereka sesali. Atau kombinasi keduanya. Namun, ketika Anda mulai mempercayai diri sendiri untuk membuat keputusan secara tepat waktu, Anda merasa lebih bahagia karena Anda merasa mengendalikan hidup Anda.
Berikut adalah 10 saran untuk membuat keputusan.
1 Tidak apa-apa untuk membuat keputusan 'salah'
Banyak orang dengan ADHD sangat khawatir tentang membuat keputusan yang 'salah' sehingga mereka lumpuh karena ketidaktegasan. Menjadi pembuat keputusan yang percaya diri membutuhkan perubahan mental. Jangan melihat ke belakang dan berpikir Anda membuat keputusan yang 'salah'. Sebaliknya, teruslah mencari dan 'tentu saja benar' seperti yang dilakukan pilot pesawat.
2. Catat keputusan Anda
Untuk membangun kepercayaan diri Anda dalam membuat keputusan, tuliskan semua keputusan yang Anda buat. Seiring waktu, Anda akan menyadari bahwa Anda membuat banyak keputusan luar biasa. Namun demikian, Anda hanya ingat keputusan yang Anda ambil dan kemudian menyesal.
'Daftar keputusan' ini akan membantu Anda memiliki perspektif yang seimbang, dan pada gilirannya, memberi Anda keyakinan yang Anda butuhkan untuk membuat lebih banyak keputusan.
3. Ciptakan waktu untuk membuat keputusan
Membuat keputusan membutuhkan sedikit waktu dan energi mental. Banyak orang yang hidup dengan ADHD sibuk sejak jam alarm berbunyi sampai kepala mereka menyentuh bantal.
Keputusan besar tidak bisa dibuat ketika Anda sedang berkeliaran. Jika Anda memiliki keputusan untuk membuat, buat janji dengan diri Anda sendiri dan tuliskan di perencana waktu siang Anda. Kemudian, pada waktu yang ditentukan, matikan telepon Anda dan tutup komputer Anda, dan fokus pada keputusan.
4. Tulis keputusannya
Dapatkan selembar kertas besar dan di bagian atas halaman, tuliskan keputusan Anda. Tindakan sederhana untuk menuliskannya membantu Anda untuk benar-benar memahami apa keputusan Anda.
5. Pro dan kontra
Buat daftar pro dan kontra tentang keputusan itu. Lakukan brainstorming sebanyak yang Anda bisa, bahkan jika beberapa dari mereka tampak terlalu tergesa-gesa.
6 Penelitian
Jika membuat keputusan tampak sulit, mungkin Anda belum memiliki informasi yang cukup untuk membuat keputusan berdasarkan informasi. Dalam hal ini, kumpulkan informasi dengan melakukan riset online, berbicara kepada orang-orang, dll.
7 Tujuan Anda
Keputusan tidak dibuat secara terpisah. Mereka dipengaruhi oleh sisa hidup Anda. Ingatkan diri Anda tentang tujuan Anda: jangka pendek dan jangka panjang. Bahkan keputusan yang sulit jauh lebih mudah dilakukan ketika Anda mempertimbangkannya dalam kaitannya dengan tujuan Anda.
8. Suarakan keputusan Anda
Bicarakan pro dan kontra keputusan Anda dengan seorang teman atau anggota keluarga. Bukan karena Anda ingin mereka membuat keputusan untuk Anda, tetapi karena mengartikulasikan pilihan Anda kepada orang lain membantu memantapkannya dalam pikiran Anda.
Seringkali, pada saat Anda selesai menjelaskan semua poin Anda, Anda akan mencapai kesimpulan Anda sendiri.
9. Keputusan impulsif
Jika Anda cenderung membuat keputusan impulsif, ikuti langkah 3 hingga 8 pada daftar ini. Langkah-langkah ini memaksa Anda untuk memperlambat dan berpikir tentang keputusan sebelum melakukan sesuatu.
10. Berlatih
Semakin banyak keputusan yang Anda buat, semakin mudah mereka menjadi. Mulailah dengan yang lebih kecil dan lebih mudah dan membangun yang lebih sulit.