Konseptualisasi Freud tentang ketidaksadaran
Dalam teori kepribadian psikoanalitik Freud , akal bawah sadar adalah sumber perasaan, pikiran, dorongan, dan ingatan yang berada di luar kesadaran kita. Sebagian besar isi dari ketidaksadaran tidak dapat diterima atau tidak menyenangkan, seperti rasa sakit, kecemasan, atau konflik. Menurut Freud, ketidaksadaran terus mempengaruhi perilaku dan pengalaman kita, meskipun kita tidak menyadari pengaruh-pengaruh yang mendasarinya.
Pikiran Bawah Sadar: Di Bawah Permukaan Kesadaran
Pikiran bawah sadar sering digambarkan sebagai gunung es. Segala sesuatu di atas air mewakili kesadaran, sementara segala sesuatu di bawah air mewakili ketidaksadaran. Hal-hal yang mewakili kesadaran kita hanyalah "puncak gunung es." Informasi lainnya yang berada di luar kesadaran adalah di bawah permukaan. Meskipun informasi ini mungkin tidak dapat diakses secara sadar, informasi ini masih memberikan pengaruh terhadap perilaku saat ini.
Freud percaya bahwa banyak perasaan, keinginan, dan emosi kita ditekan atau dihilangkan dari kesadaran. Mengapa? Karena, dia menyarankan, mereka terlalu mengancam. Freud percaya bahwa kadang-kadang keinginan dan keinginan tersembunyi ini membuat diri mereka dikenal melalui mimpi dan slips of the tongue (alias " Freudian slips ").
Bagaimana Informasi Tidak Sadar Dibawa ke Kesadaran?
Freud juga percaya bahwa dia dapat membawa perasaan tidak sadar ini ke dalam kesadaran melalui penggunaan teknik yang disebut asosiasi bebas.
Dia meminta pasien untuk bersantai dan mengatakan apa pun yang terlintas dalam pikiran tanpa mempertimbangkan betapa sepele, tidak relevan, atau memalukannya. Dengan menelusuri aliran pemikiran ini, Freud percaya dia bisa mengungkap isi dari akal bawah sadar di mana keinginan yang tertindas dan kenangan masa kecil yang menyakitkan ada.
Lebih Banyak Definisi Psikologi: Kamus Psikologi