Pelajari perbedaan di antara pengalaman-pengalaman ini.
Pada orang-orang dengan gangguan bipolar, mania dan hypomania dapat terdiri dari berbagai gejala, dari pengeluaran sembarangan ke pergaulan seksual. Selain itu, beberapa gejala yang lebih halus juga dapat terjadi, seperti keyakinan yang dipegang oleh beberapa pasien bahwa segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka terkait entah bagaimana pada mereka padahal sebenarnya, tidak. Gejala ini dikenal sebagai ide referensi .
Perpanjangan dari keyakinan irasional, delusi referensi dapat menyebabkan pasien untuk mengubah perilaku mereka secara signifikan karena keyakinan yang salah ini.
Dua gejala ini — ide referensi dan delusi referensi — dapat memengaruhi orang dengan cara yang sangat berbeda. Sebagai contoh, seorang pria mungkin percaya bahwa pesan-pesan rahasia tentang dirinya disiarkan di sebuah acara televisi mingguan, sampai pada titik di mana ia merekam program-program dan menontonnya lagi dan lagi. Sementara itu, seorang wanita mungkin yakin bahwa semua pemberitahuan yang dipasang di papan di luar gereja ditujukan langsung kepadanya, yang membuatnya sangat takut sehingga dia menolak untuk meninggalkan rumah.
Beberapa dokter dan peneliti menggunakan istilah ide referensi dan delusi referensi secara bergantian. Sumber-sumber lain membedakan antara keduanya, mengatakan bahwa ide referensi memiliki dampak yang lebih kecil pada kehidupan seseorang secara keseluruhan.
Ide-Ide Referensi vs. Delusi Referensi
Sedangkan ide referensi adalah peristiwa nyata yang terinternalisasi secara pribadi, delusi referensi tidak didasarkan pada kenyataan.
Namun, ide referensi dapat bertindak sebagai pendahulu terhadap delusi referensi.
Banyak orang akan mengalami pemikiran yang lewat atau ide referensi. Misalnya, Anda pergi ke pesta dan hanya sebentar jujur percaya semua orang berbisik tentang Anda. Ini dalam lingkup perilaku manusia normal kecuali itu terjadi pada Anda terus-menerus.
Ketika pikiran-pikiran ini melintasi garis di luar fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa nyata (ketika Anda mempercayai orang-orang yang tidak Anda kenal sedang berbisik tentang Anda, dan Anda terus bersembunyi di rumah karena ini) bahwa pikiran berubah menjadi delusi.
3 Kriteria untuk Delusi
Karl Jaspers, seorang psikiater Jerman-Swiss, menggambarkan kriteria utama untuk khayalan yang benar. Mereka termasuk:
- Kepastian (orang itu yakin khayalan itu nyata).
- Incorrigibility (orang tidak dapat diyakinkan sebaliknya atau memiliki keyakinan yang diguncang dengan cara apapun).
- Mustahil (khayalan itu tidak nyata sama sekali).
Beberapa orang hanya memiliki delusi referensi acak sesekali, sementara yang lain memilikinya sepanjang waktu.
Jika pikiran-pikiran ini terjadi selama lebih dari satu bulan dan mereka melibatkan peristiwa yang benar-benar dapat terjadi (seperti diikuti, terinfeksi penyakit, atau dicintai di kejauhan), gangguan delusi adalah diagnosis. Perbedaan utama antara delusi referensi dan gangguan delusional adalah delusi referensi yang paling jelas tidak nyata, sementara pikiran dalam gangguan delusional mungkin nyata (meskipun mereka sangat tidak mungkin).
Jenis Delusi Lainnya
- Delusi yang aneh tidak memiliki kemungkinan atau dasar untuk terjadi dalam kenyataan.
- Delusi kontrol berarti bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan pasien bukanlah miliknya sendiri, melainkan berasal dari kekuatan eksternal atau seseorang.
- Delusi depresi ditandai oleh suasana depresi yang dominan. Ini mungkin termasuk delusi yang melibatkan penyakit serius, kemiskinan atau perselingkuhan pasangan.
Perlakuan terhadap Ide dan Delusi Referensi
Obat antipsikotik dapat membantu dengan delusi referensi, seperti konseling dan psikoterapi . Terapi perilaku kognitif digunakan untuk membantu orang menyusun ulang pemikiran mereka dan mengeksplorasi penjelasan logis untuk garis pemikiran mereka.
> Sumber:
> Jaspers, Karl. "Psikopatologi Umum." JHU Press, 18 November 1997
> Kiran C, Chaudhury S (2009). "Memahami Delusi" Ind Psychiatry J. 18 : 3–18.