5 Mitos LSD Ditangguhkan
Ada banyak kesalahpahaman di luar sana tentang asam, atau Lysergic Acid (LSD). Misalnya, ada yang mengklaim bahwa LSD dapat menjadikan Anda orang yang lebih baik atau jus jeruk dapat membantu menghentikan perjalanan. Di sini, Anda akan menemukan jawaban yang sebenarnya karena kami menghilangkan prasangka dari lima mitos yang paling sering dikutip tentang LSD.
1 - Mitos: Menjatuhkan Asam Akan Membuat Anda Menjadi Orang yang Lebih Baik
Propaganda yang tersebar luas selama tahun 1960-an mempromosikan penggunaan asam untuk membuat orang lebih sadar secara spiritual, mencintai, dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi. Banyak penulis masih mempromosikan mitos ini.
Kebenaran: Meskipun banyak orang melaporkan pengalaman yang menyenangkan pada LSD, dan bahkan mengaitkan wawasan luar biasa dengan obat tersebut, klaim ini tidak mungkin untuk dibuktikan. Mungkin yang lebih penting, ada banyak laporan tentang kejadian sebaliknya. Setelah mengonsumsi LSD, orang-orang telah ditemukan untuk mengembangkan kesulitan mental dan emosional, dan bahkan menjadi kekerasan atau kasar.
Bahkan, LSD lebih cenderung mengasingkan Anda dari orang lain dan mengacaukan pemahaman mental dan emosional Anda daripada mengarahkan Anda ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi.
2 - Mitos: Teman atau Panduan Dapat Mencegah Anda Dari Memiliki Perjalanan Buruk
Pendukung yang bermaksud baik dari LSD telah mempromosikan gagasan bahwa memiliki teman atau "membimbing" bersama Anda ketika Anda berada di LSD akan mencegah Anda mengalami perjalanan yang buruk . Klaim: orang yang membumi, intuitif, dan berpikiran terbuka dapat mengatakan hal yang benar atau mendukung Anda hanya dengan cara yang Anda perlukan untuk memastikan Anda memiliki waktu yang luar biasa di LSD.
Kebenaran: Meskipun memiliki teman yang mendukung sering dapat membantu dengan perjalanan yang buruk , bahkan orang-orang yang memiliki pengalaman dengan LSD dan pelatihan dalam psikoterapi kadang-kadang tidak dapat mencegah orang lain dari reaksi negatif terhadap obat tersebut. Teman dapat dengan mudah dianggap sebagai musuh oleh seseorang yang mengalami paranoia saat mereka tersandung. Dan ada banyak contoh orang yang mengalami perjalanan buruk saat berada di perusahaan orang-orang yang peduli pada mereka.
3 - Mitos: Jus Jeruk atau Vitamin C Akan Menghentikan Perjalanan
Banyak orang percaya bahwa beberapa teguk jus jeruk adalah semua yang diperlukan untuk memotong efek LSD.
Kebenaran: Pada saat LSD berlaku, tubuh Anda sudah memetabolisme obat. Perjalanan ini sebenarnya adalah efek setelahnya di otak Anda, dan setiap peningkatan yang dirasakan dari minum jus jeruk adalah efek plasebo , atau hanya efek menenangkan pada tubuh dari minum.
4 - Mitos: Setelah Anda Mengonsumsi Asam, Tidak Pernah Meninggalkan Tubuh Anda
Sebuah mitos yang kadang beredar di dunia narkoba adalah bahwa LSD secara permanen disimpan di dalam tubuh. Versi mitos ini adalah bahwa LSD disimpan dalam cairan tulang belakang dan tidak pernah meninggalkan tubuh. Seluruh jumlah LSD yang pernah diambil oleh seorang individu dapat dilepaskan kapan saja dalam hidup mereka, menempatkan mereka kembali ke perjalanan yang tidak terkendali.
Kebenaran: Meskipun kilas balik umum terjadi setelah mengonsumsi LSD, ini adalah hasil dari ingatan yang dipicu, bukan pelepasan obat. Bahkan, LSD adalah obat yang tidak stabil, yang mudah rusak dan melewati tubuh dengan cepat.
5 - Mitos: Asam Adalah Kunci untuk Membuka Kunci Pikiran Bawah Sadar
Banyak orang yang menggunakan LSD percaya bahwa asam membuka kesadaran Anda akan ketidaksadaran Anda, memberi Anda akses pada materi yang ditindas dari masa lalu dan mengungkap kebenaran tersembunyi tentang diri Anda dan tentang kemanusiaan.
Kebenaran: Mengambil LSD mungkin membuat Anda berpikir tentang hal-hal dengan cara yang belum pernah Anda pikirkan sebelumnya, tetapi itu tidak memberi Anda kunci bagi kerja batin pikiran Anda. Asam sama mungkin membuat Anda berpikir tentang hal-hal yang tidak memiliki dasar dalam realitas sebagai mengungkap kebenaran yang tersembunyi. Dan hanya karena Anda telah mengambil LSD dan memikirkan masa lalu Anda, itu tidak berarti Anda mengetahui atau memahami semua yang telah terjadi pada Anda. Bahkan, sering kejadian-kejadian traumatik yang benar-benar ditekan muncul selama psikoterapi, lama setelah individu tersebut menghentikan obat tersebut. Beberapa orang tidak ingat peristiwa traumatis yang terjadi pada mereka, dan dalam beberapa kasus, ini mungkin untuk yang terbaik.