Bagaimana Melakukan Eksperimen Kesesuaian Anda Sendiri
Bayangkan skenario ini:
Anda berada di kelas matematika, dan instruktur mengajukan pertanyaan matematika dasar. Apa itu 8 x 4? Guru mulai meminta siswa di dalam ruangan untuk jawabannya. Anda terkejut ketika siswa pertama menjawab 27. Kemudian siswa berikutnya menjawab 27. Dan selanjutnya! Ketika guru akhirnya datang kepada Anda, apakah Anda mempercayai keterampilan matematika Anda sendiri dan mengatakan 32?
Atau apakah Anda mengikuti apa yang tampaknya dipercaya oleh kelompok yang lain adalah jawaban yang benar?
Sejarah Percobaan Kesesuaian
Selama tahun 1950-an, psikolog Solomon Asch melakukan serangkaian eksperimen yang dikenal sebagai percobaan konformitas Asch yang menunjukkan dampak tekanan sosial pada perilaku individu.
Dalam eksperimen klasik Asch, peserta diberi tahu bahwa mereka sedang melakukan eksperimen visi. Dengan sekelompok orang lain, mereka diminta untuk melihat tiga garis dengan panjang yang berbeda dan menentukan mana yang paling panjang.
Peserta kemudian ditempatkan dengan kelompok yang mereka pikir termasuk mata pelajaran lain dalam penelitian. Kenyataannya, individu lain benar-benar konfederasi dalam eksperimen. Setelah beberapa uji coba di mana semua orang menyatakan jawaban yang benar, semua sekutu mulai memilih jawaban yang salah.
Jadi, bagaimana tanggapan para peserta ketika individu lain dalam kelompok tersebut memilih garis yang salah sebagai tanggapan yang benar?
Ketika dikelilingi oleh orang lain mengutip jawaban yang salah, 75% dari subjek memberikan respons yang salah untuk setidaknya satu pertanyaan panjang garis.
Bagaimana Anda berpikir bahwa Anda atau teman-teman Anda akan bereaksi dalam situasi yang sama? Jika Anda mencari eksperimen psikologi yang dapat Anda lakukan untuk kelas, pertimbangkan untuk membuat variasi sendiri dari eksperimen penyesuaian Asch.
Contoh Eksperimen Kesesuaian Lainnya
Satu eksperimen kesesuaian dilakukan di acara TV Candid Camera dan melibatkan sekelompok orang di lift yang semuanya berdiri menghadap ke belakang elevator. Tak pelak lagi, semua orang yang berhasil akhirnya juga menghadap ke belakang agar tidak menonjol dari yang lain. Seorang pemuda bahkan berulang kali berpaling ke setiap sisi bersama dengan anggota kelompok lainnya dan melepaskan topinya ketika yang lain melakukannya.
Eksperimen penyesuaian lainnya yang telah dilakukan meliputi:
- Memiliki sekelompok orang menatap sebuah gedung
- Penjelasan dengan tanda dan pamflet kosong tanpa sebab khusus
- Ketika seorang siswa meninggalkan kelas, guru menyuruh orang lain berdiri ketika siswa kembali dan duduk
Melakukan Eksperimen Kesesuaian Anda Sendiri
Berikut ini adalah beberapa ide pertanyaan yang dapat Anda jawab dalam percobaan psikologi Anda sendiri:
- Bagaimana ukuran kelompok memengaruhi kesesuaian? Cobalah eksperimen dengan sejumlah konfederasi atau pembantu yang berbeda untuk melihat berapa banyak orang lain harus hadir sebelum seseorang mulai menyesuaikan diri dengan grup.
- Apa pengaruh usia terhadap konformitas? Coba eksperimen dengan peserta dalam kelompok usia yang berbeda untuk melihat apakah hasilnya berbeda.
- Apa dampak gender terhadap kesesuaian? Apakah wanita lebih mungkin untuk menyesuaikan diri jika peserta lain adalah wanita lain? Apakah pria lebih mungkin untuk menyesuaikan diri jika peserta lain adalah laki-laki? Coba berbagai variasi untuk melihat apa pengaruh gender.
Untuk Lebih Banyak Saran
Anda dapat menemukan lebih banyak kiat dan saran dalam artikel ini tentang cara melakukan eksperimen psikologi .
Sumber:
Asch, SE (1951). Efek tekanan kelompok atas modifikasi dan distorsi penilaian. Dalam H. Guetzkow (ed.) Kelompok, kepemimpinan dan laki-laki. Pittsburgh, PA: Carnegie Press.
Asch, SE (1956). Studi tentang kemandirian dan konformitas: A minoritas satu terhadap mayoritas bulat. Monografi Psikologis, 70 (Keseluruhan no. 416).
Mueller, J. "Sumber Daya untuk Pengajaran Psikologi Sosial: Kesesuaian." North Central College, Naperville, IL (2015).