Masukkan Memori Jangka Pendek Anda ke Tes

Lupa banyak? Ketika itu normal, kapan harus khawatir

Tidak ingat nama orang yang baru Anda temui — lagi? Lupa di mana Anda parkir — lagi? Episode kelupaan seperti ini bisa menegangkan. Beberapa orang menganggapnya agak menakutkan: Ketika hal semacam ini sering terjadi, beberapa orang bahkan sampai takut ada yang salah dengan otak mereka atau bahwa mereka mengalami demensia atau penyakit Alzheimer.

Melupakan sesuatu yang baru saja Anda pikirkan untuk dilakukan atau hanya dipelajari adalah kesalahan dalam ingatan jangka pendek, yang merujuk pada informasi apa pun yang ada dalam pikiran Anda hingga satu menit. Sebaliknya, memori jangka panjang adalah tempat Anda menyimpan informasi yang "Anda ketahui dari hati", misalnya, seperti nama 50 negara bagian, dan juga kenangan pengalaman yang Anda miliki.

Mengapa Masalah Memori Jangka Pendek

Ingatan jangka pendek sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Itu yang memungkinkan Anda menemukan kunci mobil Anda, ingatlah jika Anda membiarkan air mengalir di bak mandi — bahkan apakah Anda sudah makan sarapan atau menyikat gigi.

Ini juga tunduk pada segala macam gangguan. Ada banyak alasan mengapa Anda dapat melupakan sepotong informasi secara praktis begitu Anda menerima, menurut pakar kesehatan otak terkemuka Cynthia Green, Ph.D., penulis Total Memory Workout. Misalnya, mungkin terlalu banyak informasi yang harus disimpan dengan cepat. Sudah lama dipercaya bahwa otak manusia dapat menyimpan tidak lebih dari tujuh benda sekaligus — salah satu alasan nomor telepon (minus kode area, tentu saja), adalah tujuh digit.

Faktor lain yang dapat mengganggu ingatan jangka pendek adalah rasa sakit, stres, dan kurang tidur. Gangguan dan gangguan dapat menjadi pencuri memori utama: Jika bel berbunyi ketika Anda sedang mengobrol dengan tetangga, kemungkinan teman Anda perlu mengulangi hal terakhir yang dikatakannya kepada Anda sebelum Anda membuka pintu.

Menguji Memori Jangka Pendek Anda

Ada sedikit kebenaran dalam frase "momen senior." Setelah usia 50, kebanyakan orang merasa sedikit lebih sulit untuk mengingat informasi baru, tetapi ini tidak berarti mereka sedang dalam perjalanan untuk mengembangkan demensia atau penyakit Alzheimer. . Salah satu cara untuk memahami bagaimana "normal" penyimpangan memori Anda sendiri adalah dengan mengambil tes memori jangka pendek yang sah, seperti Kuis Memori dari Alzheimer's Research & Prevention Foundation. Ini adalah kuesioner benar-salah yang sederhana yang menanyakan hal-hal seperti, "Kadang-kadang saya tersesat, bahkan ketika saya mengemudi di suatu tempat yang pernah saya datangi sebelumnya," dan "Saya sering salah menaruhkan kunci saya, dan ketika saya menemukannya, saya sering dapat ' "Aku ingat menempatkan mereka di sana."

Tentu saja, jika setelah mengikuti tes seperti ini, jawaban Anda menunjukkan bahwa Anda mungkin memiliki masalah yang lebih serius dengan ingatan Anda daripada melupakan usia sederhana, Anda harus menemui dokter. Menjawab 15 pertanyaan secara online tentu saja tidak cukup untuk membuat diagnosis.

Pada saat yang sama, jika skor Anda tidak menunjukkan Anda punya masalah, perlu diingat bahwa bahkan pada usia lanjut, otak manusia mampu mengembangkan neuron baru, asalkan mendapat "latihan". Jadi gunakan kepalamu sebanyak mungkin: Baca, pelajari bahasa baru, pelajari bagaimana menyulap atau merajut, menghabiskan banyak waktu bersosialisasi, dan otak Anda akan mendapatkan latihan yang dibutuhkan agar tetap tajam.