Perilaku umum dari Kecanduan Seks
Dalam bukunya, Don't Call It Love , ahli kecanduan seks Dr. Patrick Carnes menggambarkan kontras antara 10 jenis perilaku seksual adiktif dan keintiman yang akan Anda alami dengan apa yang ia sebut "cinta sejati."
Pendapat tentang apa yang merupakan perilaku seksual bermasalah bervariasi di kalangan profesional dan publik. Jelas, beberapa perilaku ini, seperti seks fantasi, terjadi dalam hubungan seksual yang sehat, sementara yang lain, seperti seks eksploitatif, sangat bermasalah dalam konteks apa pun.
1 - Fantasi Seks
Fantasi seks adalah obsesi yang mengasyikkan dengan fantasi seksual, bukan realitas perasaan seksual asli, perilaku seksual, dan hubungan seksual. Itu dapat mencegah Anda mengembangkan perasaan cinta sejati berdasarkan menerima orang lain sebagaimana adanya.
2 - Peran Seks Menggoda
Seks yang menggoda berfokus pada mempesona, membujuk atau memanipulasi orang lain menjadi kontak seksual. Anda memperlakukan calon pasangan Anda sebagai "penaklukan" atau tantangan untuk membuat diri Anda merasa lebih kuat.
3 - Anonymous Sex
Anonymous seks berhubungan seks dengan orang asing, termasuk satu malam berdiri Anda temukan di Tinder. Anonymous seks membantu pecandu menghindari mengembangkan perasaan cinta yang tulus.
4 - Membayar untuk Seks
Membayar untuk seks juga menghambat koneksi asli, karena pengaturan bisnis yang tersirat. Orang yang Anda bayar mencari keuntungan finansial, bukan hubungan cinta.
5 - Perdagangan Seks
Sisi lain dari transaksi pembayaran untuk seks menerima uang atau barang untuk seks atau menggunakan seks sebagai bisnis. Seks menjadi komoditas, bukan pengalaman pribadi, dan hubungan emosional berkurang.
6 - Voyeuristic Sex
Voyeuristic sex berfokus pada melihat orang lain terlibat dalam aktivitas seksual. Anda terangsang secara seksual dengan melihat pornografi dari:
- buku dan majalah
- komputer dan film
- peep-show
- diam-diam mengamati orang lain, seperti Tom yang mengintip
- pergi ke klub seks untuk menonton secara langsung
Masturbasi yang berlebihan, bahkan sampai cedera, biasa terjadi pada voyeur. Mereka terlibat dalam aktivitas soliter, daripada berhubungan dengan orang lain, memastikan keintiman dan cinta bukanlah pilihan.
7 - Sex Pameran
Seks pamer mencakup bagian tubuh yang "dilarang" di depan umum, kadang-kadang sambil mengenakan pakaian yang dirancang untuk diekspos. Bentuk lain dari seks ekshibisionis termasuk berpose untuk gambar-gambar porno dan melakukan hubungan seks di mana orang lain dapat melihat.
Eksibisionisme dapat mengesampingkan hubungan cinta sejati karena kegembiraan datang dari reaksi, bukan dari kontak seksual dengan pasangan Anda.
8 - Intrusive Sex
Intrusive sex melibatkan menyentuh orang lain tanpa izin. Ini mungkin melibatkan penyalahgunaan posisi kekuasaan atau otoritas Anda, seperti peran pendeta, pengawas atau guru, untuk mengeksploitasi orang lain secara seksual.
Seks intrusif bersifat eksploitatif, sehingga mustahil membentuk dasar untuk kepercayaan atau cinta. Korban mungkin mengalami perasaan kesetiaan terhadap pelaku.
9 - Pertukaran Nyeri
Memberikan atau menerima rasa sakit, juga dikenal sebagai sadomasochism atau S & M, adalah jenis perilaku adiktif secara seksual di mana peserta setuju mengasosiasikan rasa sakit dengan kenikmatan seksual.
Seperti halnya seks yang mengganggu, korban dapat merasakan perasaan mereka terhadap penyiksa mereka sebagai pengasih.
10 - Seks Eksploitatif
Pemerkosaan dan pedofilia adalah jenis-jenis seks eksploitatif. Karena satu orang melanggar hak asasi manusia yang lain, tidak ada kemungkinan untuk cinta sejati atau keintiman.