Pilih perubahan gaya hidup sederhana atas perbaikan cepat
Hal ini tidak biasa bagi orang untuk menambah berat badan ketika mengambil obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar. Penambahan berat badan akibat obat adalah salah satu efek samping yang lebih umum dari penggunaan obat psikotropika. Itu dapat menempatkan seseorang dalam posisi harus mengelola tidak hanya suasana hati seseorang tetapi juga berat badannya.
Ada cara-cara strategis untuk mengatasi hal ini.
Pada akhirnya, rencana diet harus didasarkan pada program latihan yang drastis atau sangat mengurangi asupan makanan. Ini lebih tentang melihat nutrisi sebagai bagian dari upaya keseluruhan untuk meningkatkan kesehatan Anda. Tubuh dan pikiran memainkan peran dalam bagaimana Anda mengelola gangguan bipolar Anda dan, dengan melihat perawatan secara holistik, Anda menurunkan berat badan dan merasa lebih baik tanpa mengorbankan kesehatan Anda.
Berikut beberapa cara untuk melakukannya:
Lacak Kalori Anda
Tindakan sederhana menghitung kalori dapat membantu Anda lebih memahami tidak hanya berapa banyak yang Anda makan tetapi kapan dan apa yang Anda makan. Ini tidak berarti bahwa program penurunan berat badan harus didasarkan hanya pada angka; melainkan harus menjadi sarana untuk mendapatkan kesadaran tentang bagaimana kebiasaan tertentu dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan yang diinduksi obat.
Bahkan di luar menghitung kalori, Anda dapat melacak informasi gizi dari makanan yang Anda makan. Ada banyak alat daring yang dapat membantu, termasuk kalkulator nutrisi online penuh wawasan yang dikelola dan dikelola oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat.
Makan Lebih Banyak Serat
Jenis makanan yang Anda makan sama pentingnya dengan asupan kalori Anda. Untuk tujuan ini, fokus pada makanan yang kaya serat. Serat adalah bahan utama untuk program penurunan berat badan karena menjaga usus Anda tetap teratur, membuat Anda merasa kenyang lebih lama, dan mencegah Anda mengalami fluktuasi dalam respons insulin Anda.
Dengan demikian, tubuh Anda menyimpan lebih sedikit lemak, dan Anda merasa lebih baik.
Fokus pada serat kental yang ditemukan dalam makanan nabati seperti kacang-kacangan (legum), biji rami, asparagus, kecambah brussels, dan oat. Lakukan sebagai bagian dari diet seimbang sambil mengurangi asupan daging merah dan gula olahan.
Pilih Portion Control Over "Low-Fat" Produk
Meskipun mengonsumsi makanan rendah lemak adalah hal yang baik, seharusnya tidak menjadi fokus utama program penurunan berat badan. Faktanya, banyak yang disebut produk "rendah lemak" dapat berakhir dengan mengandung lebih banyak gula dari rekan-rekannya yang penuh lemak.
Sebaliknya, fokus pada ukuran porsi. Ini tidak hanya membantu mengurangi kalori, tetapi juga meningkatkan kesadaran Anda tentang kapan Anda benar-benar kenyang. Seringkali, memiliki piring besar makanan di depan kita adalah sesuatu yang kita rasa wajib untuk makan, bahkan ketika kita sudah kenyang.
Selain volume makanan, perhatikan seberapa cepat Anda makan. Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan rata-rata 20 menit bagi otak Anda untuk menerima pesan bahwa perut Anda penuh. Jadi luangkan waktu Anda, letakkan garpu Anda di antara gigitan, dan hindari kebiasaan melahap makanan Anda. Dengan makan perlahan, Anda mungkin menyadari bahwa Anda sudah cukup bahkan sebelum menyelesaikan piring Anda.
Bijaklah Saat Memilih Minuman Bebas Kalori
Lupakan minuman "diet" nol kalori yang jenuh dengan gula buatan.
Berfokuslah pada minuman yang bebas kalori alami yang akan membuat Anda tetap terhidrasi dan masih menggoda selera Anda. Cobalah mengganti minuman ringan dan jus fruktosa tinggi dengan seltzer, air soda, atau soda klub yang diresapi dengan mentimun, mint, strawberry, semangka, atau irisan jeruk.
Minuman berkafein, termasuk kopi, harus dihindari karena tidak hanya memiliki efek diuretik (yang tidak menawarkan apa pun pada cara diet yang hilang), mereka bertindak sebagai stimulan yang dapat memperburuk gejala bipolar tertentu. Sebaliknya, pilihlah kopi tanpa kafein atau berbagai jenis teh bebas kafein.
Batasi Kudapan Anda
Ngemil adalah program penurunan berat badan yang mematikan karena didorong oleh rasa lapar dan lebih oleh dorongan hati.
Dengan demikian, kita sering meyakinkan diri sendiri bahwa kita akan "membuat perbedaan" dalam makanan reguler kita, tetapi tidak benar-benar berfungsi seperti itu. Sampai Anda mampu membatasi kebiasaan ngemil, Anda tidak akan pernah benar-benar sepenuhnya bertanggung jawab atas upaya penurunan berat badan.
Aturan sederhana adalah ini: hindari makan ketika Anda tidak benar-benar lapar. Ketika Anda membutuhkan camilan untuk mendapatkan Anda lebih dari punuk, pilihlah sesuatu yang sehat dan penuh serat. Atau, lebih baik lagi, cobalah segelas air atau teh herbal dan lihat apakah itu membantu. Seringkali, kita salah mengira lapar, dan segelas air yang bagus mungkin adalah semua yang benar-benar diperlukan untuk memuaskan rasa sakit.
Jika Anda tidak bisa mendapatkan camilan keinginan dari pikiran Anda, cobalah menyikat gigi. Tampaknya menjadi trik untuk bekerja untuk banyak orang, merangsang selera tanpa mengambil kalori yang tidak dibutuhkan.
Jangan Pernah Berbelanja Penuh Perut
Cara yang lebih baik untuk menghindari ngemil adalah dengan tidak membeli makanan ringan. Dan cara terbaik untuk melakukan ini adalah tidak pernah berbelanja lapar. Jika Anda pergi ke supermarket setelah sarapan atau makan siang yang memuaskan dan memuaskan, Anda akan kurang mudah untuk meraih sekantong keripik atau kotak kue. Jadi strategis dan rencanakan sebelum berbelanja dengan:
- Menyusun daftar belanja mendetail
- Jangan berbelok dari daftar itu
- Menjadwalkan belanja bahan makanan tepat setelah makan yang memuaskan