1 - Apa Saja Berbagai Jenis Obat Depresi?
Ketidakseimbangan dalam tiga kurir kimia, yang disebut neurotransmitter , diyakini berperan dalam depresi: norepinefrin, serotonin dan dopamin. Antidepresan diklasifikasikan oleh bagaimana mereka mempengaruhi bahan kimia ini.
2 - Di mana saya dapat Menemukan Informasi Obat yang Dapat Diandalkan?
Untuk memberi Anda informasi berkualitas tentang obat Anda, semua informasi obat ditulis oleh seorang ahli di bidang depresi. Selain itu, ia menjalani pemeriksaan medis menyeluruh oleh dokter berlisensi.
- Informasi Obat
3 - Bagaimana Cara Kerja Antidepresan?
Antidepresan bekerja dengan mempengaruhi tingkat bahan kimia di otak Anda yang disebut neurotransmitter. Neurotransmiter ini dipercaya untuk mengatur suasana hati. Kelas antidepresan yang berbeda mempengaruhi neurotransmitter ini dengan cara yang berbeda.
4 - Apakah Antidepresan Aman Selama Kehamilan?
Memutuskan apakah Anda harus menghentikan obat ketika hamil adalah keputusan sulit yang harus dilakukan tanpa jawaban yang benar atau salah. Di satu sisi, Anda mungkin khawatir bahwa itu akan membahayakan kesehatan bayi Anda, tetapi, di sisi lain, depresi yang tidak diobati datang dengan serangkaian risikonya sendiri.
5 - Apa Efek Samping yang Dapat Saya Harapkan?
Selain mencari Pencari Obat, Anda dapat memperoleh informasi tentang potensi efek samping dari sisipan paket yang datang bersama obat Anda, dari dokter atau apoteker dan dari situs web produsen. Anda dapat melengkapi informasi ini dan belajar bagaimana orang lain menghadapi efek samping ini dengan berbicara dengan pasien lain. Indeks Efek Samping kami adalah kumpulan pengalaman nyata orang-orang dengan berbagai obat-obatan.
6 - Bagaimana Saya Dapat Mengurangi Disfungsi Seksual?
Disfungsi seksual adalah efek samping umum dengan banyak antidepresan, khususnya SSRI. Penderita mungkin mengalami libido rendah, disfungsi ereksi dan kesulitan dengan orgasme. Ini adalah tips yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi disfungsi seksual yang dipicu oleh antidepresan.
7 - Bagaimana Saya Bisa Menghindari Gejala Penghentian?
Dengan antidepresan tertentu, seperti SSRI (Celexa, Lexapro, Prozac, Luvox, Paxil, Zoloft) dan SNRI (Effexor, Cymbalta), adalah mungkin bahwa Anda akan mengalami gejala seperti pusing, mual, kelelahan dan sensasi kejutan listrik jika Anda berhenti mengambil mereka terlalu tiba-tiba. Artikel ini membahas metode yang mungkin untuk mengurangi gejala-gejala ini. Ini tidak dimaksudkan untuk menjadi saran medis, melainkan menyajikan ide-ide dari para ahli dalam pengobatan psikiatri yang dapat Anda diskusikan dengan dokter Anda sendiri. Anda tidak boleh menghentikan obat tanpa berbicara dengan dokter Anda.
8 - Bagaimana Dokter Saya Memilih Antidepresan Saya?
Pemilihan antidepresan tidak terlalu acak seperti yang mungkin terjadi. Ada logika yang pasti di balik urutan antidepresan yang akan dokter Anda coba ketika ia mencari yang tepat untuk Anda.
9 - Haruskah Saya Menghindari Alkohol?
Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau apoteker mengenai obat spesifik Anda; tetapi mengkonsumsi alkohol adalah ide yang buruk dengan banyak antidepresan. Jika antidepresan Anda bertindak sebagai obat penenang, alkohol akan memperkuat efeknya. Selain itu, jika Anda mengonsumsi alkohol secara teratur, itu dapat memperkuat atau melemahkan efek antidepresan Anda. Juga, mereka yang menggunakan MAOI harus sadar bahwa mengkonsumsi bir atau anggur dengan kelas obat ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berbahaya, karena kandungan tyramine dari minuman ini.
Jika Anda kesulitan menghindari alkohol, mungkin Anda telah mengobati depresi sendiri.
10 - Apakah Antidepresan Berisiko untuk Anak-Anak?
Analisis terbaru dari data, yang diterbitkan dalam edisi 18 April 2007 dari The Journal of American Medical Association , menyimpulkan bahwa sementara ada peningkatan risiko bunuh diri pada anak-anak yang memakai antidepresan (satu anak di 100 mengalami perburukan perasaan ingin bunuh diri di atas apa yang biasanya diharapkan), manfaat pengobatan masih lebih besar daripada risikonya.
- Pilihan Perawatan untuk Anak-Anak
- Studi Mengatakan Manfaat Antidepresan Lebih Besar daripada Risiko untuk Anak