Bagaimana Tes Aptitude Mengukur Apa Yang Orang Mampu Lakukan
Tes bakat dirancang untuk menilai apa yang seseorang mampu lakukan atau untuk memprediksi apa yang seseorang dapat pelajari atau lakukan mengingat pendidikan dan instruksi yang benar. Ini mewakili tingkat kompetensi seseorang untuk melakukan jenis tugas tertentu. Tes bakat seperti itu sering digunakan untuk menilai potensi akademik atau kesesuaian karir. Tes semacam itu dapat digunakan untuk menilai bakat mental atau fisik dalam berbagai domain.
Beberapa Contoh Tes Aptitude
Beberapa contoh tes bakat meliputi:
- Tes yang menilai kecakapan seorang individu untuk menjadi pilot pesawat tempur
- Tes karir yang mengevaluasi kemampuan seseorang untuk bekerja sebagai pengontrol lalu lintas udara
- Tes bakat yang diberikan kepada siswa sekolah menengah untuk menentukan jenis karir yang mungkin mereka kuasai
- Tes pemrograman komputer untuk menentukan bagaimana kandidat pekerjaan dapat memecahkan masalah hipotetis yang berbeda
- Tes yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik seseorang yang diperlukan untuk pekerjaan tertentu seperti petugas polisi atau petugas pemadam kebakaran
Siswa sering menghadapi berbagai tes bakat di seluruh sekolah karena mereka berpikir tentang apa yang mungkin ingin mereka pelajari di perguruan tinggi atau lakukan sebagai karir suatu hari nanti. Siswa sekolah menengah sering mengambil berbagai tes bakat yang dirancang untuk membantu mereka menentukan apa yang harus mereka pelajari di perguruan tinggi atau mengejar karir. Tes-tes ini terkadang dapat memberikan gambaran umum tentang apa yang mungkin menarik minat para siswa sebagai karir masa depan.
Sebagai contoh, seorang siswa mungkin mengambil tes bakat yang menunjukkan bahwa mereka baik dengan angka dan data. Hasil seperti itu mungkin menyiratkan bahwa karier sebagai akuntan, bankir, atau pialang saham akan menjadi pilihan yang baik untuk siswa tertentu. Siswa lain mungkin menemukan bahwa mereka memiliki kemampuan bahasa dan verbal yang kuat, yang mungkin menunjukkan bahwa karier sebagai guru bahasa Inggris, penulis, atau jurnalis mungkin merupakan pilihan yang baik.
Tidak seperti tes prestasi , yang berkaitan dengan mencari tingkat keterampilan atau pengetahuan seseorang pada waktu tertentu, tes bakat malah difokuskan untuk menentukan bagaimana kemampuan seseorang melakukan tugas tertentu.
Tes Aptitude Versus Tes Kecerdasan
Jadi apa sebenarnya yang membuat tes kecerdasan berbeda dari tes kecerdasan? Banyak tes kecerdasan dirancang untuk mengukur apa yang dikenal sebagai kecerdasan umum , atau kapasitas mental global yang mempengaruhi kinerja di semua bidang. Kecerdasan mencakup banyak kemampuan yang berbeda termasuk pemecahan masalah , penalaran, ingatan, pengetahuan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah.
Tes bakat, di sisi lain, dirancang untuk mengukur berbagai kemampuan yang lebih sempit daripada tes IQ. Namun, beberapa tes bakat mungkin memiliki fokus yang sangat sempit yang membatasi apa yang mampu mereka prediksikan. Tes lain melihat beberapa domain jauh lebih mirip dengan tes kecerdasan.
Tes bakat khusus adalah tes yang dirancang untuk melihat kapasitas individu di area tertentu.
Misalnya, bayangkan bahwa bisnis ingin mempekerjakan programmer komputer untuk bekerja di perusahaan mereka. Mereka mungkin akan melihat berbagai hal termasuk riwayat pekerjaan dan kinerja wawancara, tetapi mereka mungkin juga ingin mengelola tes bakat untuk menentukan apakah kandidat pekerjaan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan.
Tes bakat khusus ini dirancang untuk melihat rentang kemampuan yang sangat sempit - seberapa terampil dan berpengetahuan kandidat dalam pemrograman komputer.
Tes kecerdasan ganda dirancang untuk mengukur dua atau lebih kemampuan yang berbeda. Dalam beberapa kasus, tes semacam itu bahkan dapat menyerupai tes kecerdasan dalam hal fokus dan cakupannya. The Scholastic Assessment Test (atau SAT) yang siswa SMA ambil selama tahun senior mereka adalah contoh yang baik dari tes bakat ganda. SAT mengukur kemampuan di bidang-bidang termasuk matematika, penalaran dan bahasa dan sering digunakan oleh perguruan tinggi dan universitas untuk menentukan apakah seorang pelamar sudah siap dan memiliki kemampuan untuk bekerja dengan baik di perguruan tinggi.
Graduate Requisite Exam, serta tes khusus yang diperlukan untuk masuk ke program pascasarjana kedokteran, hukum dan bisnis, juga merupakan contoh dari beberapa tes kecerdasan.
Satu Kata Dari
Tes bakat dapat menjadi cara yang baik untuk mendapatkan gagasan tentang apa yang Anda kuasai atau apa yang mungkin Anda kuasai dengan memberikan pelatihan yang tepat. Namun, tes semacam itu tidak bisa memberi tahu Anda segalanya. Pertimbangkan hasil Anda dengan hati-hati tetapi juga evaluasi faktor-faktor lain seperti minat dan pengalaman Anda dan kemudian gunakan informasi ini ketika menjelajahi berbagai pilihan karier.
> Referensi:
> Kline, P. Handbook of Psychological Testing. New York: Routledge; 2012
> Salking, N. & Rasmussen, K. (Eds.). Ensiklopedia Psikologi Pendidikan, Volume 1. Thousand Oaks, CA: SAGE Publikasi; 2008.