Tonggak Sejarah Sosial dan Emosional

Meskipun tonggak perkembangan fisik sering kali merupakan hal yang paling mudah untuk diamati, tahun-tahun awal kehidupan seorang anak juga ditandai oleh tonggak perkembangan lainnya, termasuk peristiwa-peristiwa sosial dan emosional. Dalam banyak kasus, pencapaian ini bisa sulit atau bahkan tidak mungkin untuk diidentifikasi secara langsung karena mereka sering melibatkan hal-hal seperti peningkatan kesadaran diri.

Keterampilan seperti itu bisa sulit untuk dilihat, tetapi mereka sama pentingnya dengan pencapaian fisik , terutama karena keterampilan sosial dan emosional menjadi sangat penting begitu seorang anak masuk sekolah.

Dari Kelahiran hingga 3 Bulan

Selama tiga bulan pertama, bayi secara aktif belajar tentang diri mereka dan orang-orang di sekitar mereka. Bagian dari pengembangan keterampilan ini meliputi:

Dari 3 hingga 6 Bulan

Interaksi sosial menjadi semakin penting. Selama periode perkembangan ini, kebanyakan bayi mulai:

Dari 6 hingga 9 Bulan

Ketika bayi bertambah usia, mereka mungkin mulai menunjukkan preferensi untuk orang-orang yang akrab.

Antara usia enam hingga sembilan bulan, sebagian besar anak dapat:

Dari 9 hingga 12 Bulan

Ketika anak-anak menjadi lebih sosial, mereka sering mulai meniru tindakan orang lain.

Pengaturan diri juga menjadi semakin penting pada anak yang mendekati usia satu tahun. Sebagian besar anak-anak dapat:

Dari 1 hingga 2 Tahun

Dari usia satu hingga dua tahun, anak-anak sering menghabiskan lebih banyak waktu berinteraksi dengan lebih banyak orang. Mereka juga mulai mendapatkan kesadaran diri yang lebih besar. Pada tahap ini, sebagian besar dapat:

Dari 2 hingga 3 Tahun

Selama masa balita, anak-anak menjadi lebih kreatif dan percaya diri. Pada usia dua tahun, kebanyakan anak mulai:

Dari 3 hingga 4 Tahun

Karena anak usia tiga tahun menjadi semakin mampu melakukan tindakan fisik, rasa percaya diri dan kemandirian mereka menjadi lebih jelas pada usia ini. Selama tahun ketiga, kebanyakan anak mulai:

Dari 4 hingga 5 tahun

Selama tahun keempat, anak-anak mendapatkan kesadaran yang lebih besar dari individualitas mereka sendiri. Ketika keterampilan fisik mereka meningkat, mereka lebih mampu mengeksplorasi kemampuan mereka sendiri yang dapat membantu menumbuhkan kepercayaan diri dan kebanggaan pribadi.

Pada usia ini, kebanyakan anak mulai:

Bantu Anak-Anak Mengembangkan Keterampilan Emosional

Selama beberapa tahun pertama kehidupan, penting bagi anak-anak untuk belajar bahwa mereka dapat mempercayai dan mengandalkan pengasuh mereka. Dengan bersikap responsif dan konsisten, orang tua membantu anak-anak belajar bahwa mereka dapat bergantung pada orang-orang yang dekat dengannya. Sebagian besar dari ini juga melibatkan pemberian aturan dan disiplin yang konsisten saat seorang anak bertambah usia. Jika seorang anak tahu apa yang diharapkan dan apa yang akan terjadi ketika peraturan itu dilanggar, mereka akan belajar bahwa dunia itu teratur. Melakukan hal ini juga membantu anak-anak mengembangkan rasa pengendalian diri yang lebih besar.

Untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, orang tua perlu memberi anak-anak mereka kesempatan untuk bermain dengan orang lain, mengeksplorasi kemampuan mereka sendiri dan mengekspresikan perasaan mereka. Sambil mempertahankan batas, itu selalu merupakan ide yang baik untuk menawarkan pilihan anak-anak sehingga mereka dapat mulai menegaskan preferensi mereka sendiri. "Apakah kamu ingin kacang polong atau jagung untuk makan malam?" atau "Apakah Anda ingin memakai baju merah atau kemeja hijau?" adalah contoh pertanyaan yang harus diajukan orang tua untuk membantu anak-anak membuat keputusan sendiri.

Dalam situasi sosial, bantu anak Anda belajar bagaimana mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang tepat. Ketika emosi yang kuat seperti marah atau cemburu di belakang kepala mereka, dorong anak Anda untuk berbicara tentang bagaimana perasaannya tanpa bertindak dengan tidak semestinya. Ketika tanggapan emosional yang tidak sesuai memang terjadi, seperti memukul atau berteriak, jelaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima, tetapi selalu tawarkan tanggapan alternatif. Buat model jenis perilaku yang Anda harapkan untuk dilihat.

Referensi:

Learning Disabilities Association of America (1999). Identifikasi Awal - Tonggak Keterampilan Sosial. Ditemukan online di http://www.ldonline.org/article/6050

Pengembangan Sosial dan Emosional (nd) Anak Utuh. Ditemukan online di http://www.pbs.org/wholechild/abc/social.html