Cara Membaca Artikel Jurnal Psikologi

Jika Anda belajar psikologi di sekolah menengah atau perguruan tinggi, Anda akan perlu membaca artikel yang diterbitkan dalam jurnal akademis dan profesional di beberapa titik. Anda mungkin membaca artikel ini sebagai bagian dari tinjauan pustaka untuk makalah yang Anda tulis, atau instruktur Anda bahkan dapat meminta Anda untuk menulis kritik terhadap artikel. Apa pun alasannya, penting bahwa Anda memahami apa yang Anda baca dan menemukan cara untuk meringkas konten dalam kata-kata Anda sendiri.

Artikel penelitian dapat menjadi kompleks dan mungkin tampak menakutkan, terutama bagi pemula yang tidak memiliki pengalaman membaca atau menulis jenis kertas ini. Mempelajari cara membaca jenis tulisan ini sebagian besar adalah masalah pengalaman, tetapi menggunakan beberapa taktik sederhana dapat membuat proses ini lebih mudah.

1. Mulailah dengan Memahami Bagaimana Artikel Jurnal Disusun

Pada pandangan pertama, artikel jurnal mungkin tampak seperti kumpulan terminologi yang membingungkan dan tabel rumit yang membingungkan. Namun, sebagian besar artikel mengikuti format yang cukup standar yang sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh American Psychological Association (APA) . Dengan memahami struktur ini, Anda akan merasa lebih nyaman bekerja dengan cara Anda melalui setiap bagian.

2. Skim Melalui Artikel

Setelah Anda memahami struktur dasar artikel, langkah pertama Anda harus secara singkat menelusuri materi. Jangan mulai dengan membaca artikel secara mendalam sebelum Anda membolak-balik setiap bagian. Mencoba membaca secara menyeluruh sebelum Anda membaca isi tidak hanya sulit; itu mungkin membuang waktu yang berharga.

Skimming adalah cara yang bagus untuk menjadi akrab dengan topik dan informasi yang disertakan di koran. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin menemukan bahwa kertas itu tidak sesuai dengan kebutuhan Anda, yang dapat menghemat waktu dan memungkinkan Anda beralih ke artikel penelitian yang lebih sesuai.

3. Ambil Catatan di Setiap Bagian dan Ajukan Pertanyaan

Langkah selanjutnya Anda harus hati-hati membaca setiap bagian, mengambil catatan saat Anda pergi. Tuliskan poin-poin penting, tetapi juga catat setiap terminologi atau konsep yang tidak Anda pahami. Setelah Anda membaca seluruh artikel, kembali mulai mencari informasi yang tidak Anda mengerti menggunakan sumber lain. Ini mungkin melibatkan penggunaan kamus, buku teks, sumber online atau bahkan meminta teman sekelas atau profesor Anda.

4. Identifikasi Informasi Kunci

Apakah Anda mencari informasi yang mendukung hipotesis dalam makalah Anda sendiri atau dengan hati-hati menganalisis artikel dan mengkritisi metode atau temuan penelitian, ada pertanyaan penting yang harus Anda jawab ketika Anda membaca artikel tersebut.

  1. Apa hipotesis utamanya?
  2. Mengapa penelitian ini penting?
  3. Apakah para peneliti menggunakan pengukuran dan prosedur yang tepat?
  4. Apa variabel dalam penelitian ini?
  5. Apa temuan kunci dari penelitian ini?
  6. Apakah temuan membenarkan kesimpulan penulis?

5. Perhatikan Sumber yang Dikutip

Saat membaca artikel penelitian, terlalu mudah untuk fokus pada bagian utama dan mengabaikan referensi. Namun, bagian referensi sebenarnya dapat menjadi salah satu bagian terpenting dari makalah ini, terutama jika Anda mencari sumber lebih lanjut untuk kertas Anda sendiri. Menghabiskan waktu meninjau bagian ini dapat menunjukkan artikel penelitian yang penting di bidang topik yang Anda minati.

Membaca artikel jurnal psikologi membutuhkan waktu dan usaha, tetapi ini adalah bagian penting dari proses penelitian. Dengan mempelajari cara mendekati artikel ini dan mengetahui apa yang harus dicari ketika Anda menelusurinya, Anda akan lebih mudah memilih sumber yang sesuai untuk proyek atau makalah penelitian Anda.