Nortriptyline adalah antidepresan trisiklik yang kadang dijual dengan nama merek Pamelor dan Aventyl (nama merek lain ada di luar AS). Obat dapat digunakan dalam pengobatan gangguan bipolar , gangguan mood lainnya seperti depresi , dan juga untuk beberapa kondisi lain, termasuk sakit kepala migrain, mengompol, dan nyeri kronis.
Seperti halnya semua obat resep, nortriptyline datang dengan risiko efek samping tertentu.
Berikut panduan untuk hal-hal yang perlu diwaspadai saat mengambil obat ini.
Efek Samping Umum
Efek samping yang paling umum dari nortriptyline meliputi:
- Pusing
- Kantuk
- Mulut kering atau rasa tidak enak di mulut Anda
- Sakit kepala
- Nafsu makan meningkat, mungkin dengan keinginan untuk permen
- Mual
- Kelelahan atau kelemahan ringan
- Kenaikan berat badan
Umumnya, salah satu efek samping ini harus ringan dengan obat. Jika Anda menemukan mereka bermasalah, bicarakan dengan dokter Anda tentang hal itu.
Efek samping yang kurang umum
Efek samping nortriptyline ini tidak terlihat sesering yang di atas, tetapi mungkin masih terjadi:
- Diare
- Mulas
- Meningkat berkeringat
- Kesulitan tidur (lebih umum dengan protriptyline obat terkait, terutama ketika diambil di penghujung hari)
- Muntah
Jika salah satu efek samping ini terjadi, diskusikan dengan dokter Anda.
Potensi Efek Samping Serius
Efek samping dari nortriptyline ini tidak terlalu umum, tetapi mereka berpotensi serius ketika terjadi.
Jika Anda mengalami salah satu dari ini, hubungi dokter Anda tentang mereka segera.
Efek samping yang kurang umum (tetapi berpotensi serius):
- Penglihatan kabur
- Kebingungan atau delirium
- Konstipasi (terutama jika Anda sudah lanjut usia)
- Berkurangnya kemampuan seksual (lebih umum dengan obat terkait amoxapine dan clomipramine)
- Kesulitan dalam berbicara atau menelan
- Sakit mata
- Pingsan
- Detak jantung cepat atau tidak teratur (berdebar, berlomba, melompat-lompat)
- Halusinasi
- Hilangnya keseimbangan
- Wajah seperti topeng
- Gugup atau gelisah
- Masalah buang air kecil
- Gemetar atau gemetar
- Jalan kaki tergesa-gesa
- Pergerakan lambat
- Kaku lengan dan kaki
Efek samping yang jarang tetapi berpotensi serius:
- Kegelisahan
- Pembesaran payudara (pada pria dan wanita)
- Sekresi susu yang tidak tepat pada wanita
- Meningkatkan kepekaan terhadap sinar matahari
- Sifat lekas marah
- Berkedut otot
- Bintik merah atau kecoklatan di kulit
- Dering, dengung atau suara lain yang tidak dapat dijelaskan di telinga
- Seizure (lebih umum dengan clomipramine terkait obat)
- Ruam kulit dan gatal
- Sakit tenggorokan dan demam
- Pembengkakan wajah dan lidah
- Pembengkakan testis (lebih umum dengan amoxapine obat terkait)
- Masalah dengan gigi atau gusi (lebih umum dengan clomipramine terkait obat)
- Kelemahan yang parah
- Mata atau kulit kuning
Efek Samping dari Obat yang Dihentikan
Jangan pernah berhenti minum obat tanpa berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu. Jika Anda dan dokter memutuskan Anda harus berhenti minum nortriptyline, Anda mungkin perlu mengurangi dosis Anda, karena menghentikan obat sekaligus dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan mual.
Efek samping potensial lainnya seperti Anda menghentikan nortriptyline dapat mencakup iritasi, muntah atau diare, gelisah, kesulitan tidur, mimpi yang jelas, dan kegembiraan yang tidak biasa.
Juga dimungkinkan untuk overdosis pada nortriptyline. Gejala overdosis termasuk: kebingungan; kejang (kejang); konsentrasi terganggu; mengantuk (parah); pupil membesar; denyut jantung cepat, lambat, atau tidak teratur; demam; halusinasi (melihat, mendengar, atau merasakan hal-hal yang tidak ada); kegelisahan dan agitasi; sesak napas atau kesulitan bernafas; kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa (parah); dan muntah. Jika gejala-gejala ini terjadi, cari pertolongan medis darurat.