Kiat untuk membantu orang tua mengidentifikasi kapan waktunya untuk mendapatkan bantuan profesional
Ketika anak-anak memiliki perasaan bersalah yang terus-menerus atau berlebihan, itu mungkin merupakan tanda peringatan depresi yang penting. Orang tua dan pengasuh anak-anak dapat belajar untuk mengidentifikasi ketika rasa bersalah dapat menandakan gangguan depresi potensial dengan ulasan depresi dan rasa bersalah pada anak-anak.
Apa itu rasa bersalah?
Rasa bersalah adalah emosi universal yang dirasakan oleh sebagian besar orang pada suatu saat dalam kehidupan mereka.
Orang biasanya mengalami rasa bersalah ketika mereka telah melakukan (atau tidak melakukan sesuatu) yang melanggar keyakinan atau nilai yang dipegang secara pribadi.
Namun, perasaan bersalah yang berlebihan dan tak henti-hentinya adalah umum pada anak-anak dengan gangguan depresi, seperti gangguan depresi mayor, episode depresif pada gangguan bipolar dan dysthymia. Seorang anak dengan depresi dapat menyalahkan dirinya sendiri atas segala sesuatu yang salah, bahkan jika itu di luar kendalinya.
Sayangnya, perasaan bersalah cenderung menghasilkan emosi negatif lainnya, seperti kesedihan, ketidakberhargaan , dan keputusasaan . Seorang anak dengan depresi mungkin merasa bersalah karena tidak dapat melakukan kegiatan sehari-harinya yang normal, yang hanya membuatnya merasa lebih buruk.
Ketika Rasa Bersalah Dapat Mengindikasikan Depresi
Karena rasa bersalah adalah emosi yang umum, bisa sulit untuk mengetahui kapan itu adalah reaksi yang tepat dan ketika itu mungkin menjadi pertanda sesuatu yang lebih, seperti depresi.
Orangtua dan pengasuh mungkin mulai dengan menanyakan kepada anak apa yang dia rasakan bersalah dan mengapa.
Jika dia memiliki penjelasan logis untuk perasaannya dan kesalahannya hanya berlangsung selama beberapa hari, itu mungkin merupakan respons yang tepat.
Orang tua juga bisa mendapatkan wawasan tentang perilaku anak dari saudara kandung, anggota keluarga lainnya, dan guru. Apakah anak hanya menunjukkan perasaan bersalah di rumah, atau apakah anak menunjukkan gejala-gejala ini, bahkan di sekolah atau saat bermain dengan teman-teman?
Pengamatan dari orang lain dapat membantu memberi orang tua gambaran yang lebih lengkap tentang situasi yang dihadapi.
Jika tampaknya tidak ada penjelasan logis untuk perasaan bersalah anak atau perasaan si anak tampaknya tidak proporsional dengan situasinya, konsultasikan dengan profesional kesehatan medis atau mental. Ini berlipat ganda jika Anda melihat salah satu gejala mengkhawatirkan berikut.
- Perasaannya memburuk
- Rasa bersalah berlangsung lebih dari dua minggu
- Dia memiliki gejala depresi tambahan pada anak-anak
- Dia tidak dapat berfungsi dalam kegiatan sehari-harinya yang normal
- Dia memiliki pikiran atau tindakan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
The Link Between Guilt and Anxiety
Perasaan bersalah juga merupakan gejala umum gangguan kecemasan, jadi penting untuk mengetahui bahwa rasa bersalah yang berlebihan dan terus-menerus saja tidak selalu mengindikasikan depresi. Apakah anak Anda berperilaku cemas dalam menanggapi situasi lain?
Apakah Anda menderita kecemasan atau memiliki anggota keluarga yang melakukannya? Anda mungkin perlu mempertimbangkan semua faktor ini ketika mencoba untuk menentukan apakah perasaan anak Anda sehat atau tidak.
Jika Anda khawatir tentang perasaan atau perilaku anak Anda, berbicaralah dengan profesional kesehatan medis atau mental agar anak Anda dievaluasi . Semakin cepat anak Anda menerima perawatan yang tepat, semakin cepat beban rasa bersalah yang tidak perlu dapat terangkat.
Jika anak Anda atau orang lain yang Anda kenal sedang memikirkan bunuh diri, hubungi National Suicide Prevention Lifeline di 1-800-273-TALK (1-800-273-8255).
Sumber:
Depresi dan Bunuh Diri pada Anak dan Remaja. Kesehatan Mental: Laporan dari Ahli Bedah Umum.
Bagaimana Anak-Anak dan Remaja Mengalami Depresi? Lembaga Nasional Kesehatan Mental.