"The Interpretation of Dreams" oleh Sigmund Freud

Sejarah dan Signifikansi

Jika Anda tertarik dengan Sigmund Freud atau interpretasi mimpi , ini adalah teks yang harus dimiliki untuk koleksi Anda. Sebagai salah satu buku awal Freud, teori dan ide yang dijelaskan dalam The Interpretation of Dreams membantu mengatur panggung untuk teori psikoanalitik.

Pro Penafsiran Mimpi

Cons of The Interpretation of Dreams

Mengapa Ini Penting

The Interpretation of Dreams adalah teks klasik tentang analisis mimpi dan interpretasi. Freud memperkenalkan banyak konsep kunci yang nantinya akan menjadi pusat teori psikoanalisis. Buku ini juga menekankan peran akal bawah sadar , yang merupakan salah satu prinsip dasar psikologi Freudian .

Sejarah di Balik Kitab

Ketika Freud terkenal mulai menganalisis dirinya sendiri, ia menggunakan mimpinya cukup sering dalam prosesnya. Selalu menjadi pemimpi yang hidup, Freud pada saat ini juga memperhatikan dampak mimpi pada pasiennya, termasuk pasien psikotik yang halusinasi mirip dengan mimpi.

Diantara pengalamannya sendiri dan pengalaman pasiennya, dia menyimpulkan bahwa mimpi hampir selalu merupakan ekspresi keinginan yang tidak terpenuhi.

Percaya dengan tulus akan pentingnya mimpi dan menyadari tidak ada yang menulis banyak, jika ada, tentang subjek, Freud menghabiskan dua tahun menulis The Interpretation of Dreams.

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Jerman dengan judul Die Traumdeutung pada tahun 1900, penjualan awal buku itu lambat dan mengecewakan dan sebagian besar diabaikan oleh komunitas ilmiah.

Pada 1910, karya Freud lainnya menjadi terkenal dan buku ini menjadi lebih populer. Itu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Rusia pada tahun 1913 dan enam bahasa lainnya pada tahun 1938. Tujuh edisi lainnya juga dicetak selama masa hidupnya.

Signifikansi Historis dari Interpretasi Impian

The Interpretation of Dreams berdiri sebagai karya yang unik dan klasik dalam sejarah psikologi . Tidak peduli apa pun yang Anda pikirkan tentang teori-teori psikologis Sigmund Freud, dampak budaya dan kepentingan historis buku ini tidak diragukan lagi. Bagi mereka yang tertarik dalam penelitian mimpi , buku ini berfungsi sebagai pengantar yang bagus untuk banyak ide utamanya.

Freud adalah seorang penulis yang sangat produktif, menerbitkan lebih dari 320 buku, artikel, dan esai yang berbeda. Dari tubuh kerja yang mengesankan ini, Freud menggambarkan The Interpretation of Dreams sebagai favorit pribadinya juga memiliki kontribusinya yang paling signifikan terhadap pemahaman pikiran manusia. "[Itu] berisi ... yang paling berharga dari semua penemuan itu adalah nasib baik saya untuk membuatnya.

Wawasan seperti ini jatuh ke nasib seseorang tetapi sekali seumur hidup, "jelasnya.

Buku ini menguraikan keyakinan Freud bahwa mimpi sangat simbolis, mengandung makna yang jelas, yang disebut konten manifes , dan pemikiran bawah sadar, yang dikenal sebagai konten laten . Mimpi, dia menyarankan, adalah keinginan bawah sadar kita yang menyamar.

Terlepas dari kecenderungan Freud untuk terlalu menggeneralisasi, kurangnya bukti ilmiah, penekanannya yang berlebihan pada seks, dan sudut pandangnya yang sering chauvinistik, karya seminal ini tetap penting dalam sejarah psikologi. The Interpretation of Dreams menandai awal psikoanalisis dan merupakan teks menarik yang mengungkapkan bakat unik Freud sebagai seorang penulis dan ahli teori ambisius.

Sumber:

PBS: A Scientific Oddysey: Orang dan Penemuan. "Buku Freud, 'The Interpretation of Dreams' Dirilis 1900."