Entah itu perselingkuhan, kebohongan atau janji yang dipatahkan, ini adalah masalah besar yang menyerang pernikahan Anda. Kepercayaan antara suami dan istri sangat rusak oleh pengkhianatan yang mendalam. Namun, ini tidak berarti bahwa pernikahan itu tidak dapat diselamatkan. Membangun kembali kepercayaan dalam pernikahan Anda dapat menjadi tantangan ketika pasangan Anda telah melakukan sesuatu yang signifikan untuk melanggar kepercayaan Anda.
Percaya pada hubungan intim adalah tentang merasa aman dengan orang lain. Ketika sesuatu terjadi menyebabkan satu, atau keduanya, Anda merasa tidak aman satu sama lain karena peristiwa satu kali atau serangkaian peristiwa, kepercayaan terkikis. Dibutuhkan banyak waktu dan upaya untuk membangun kembali rasa aman yang Anda butuhkan untuk perkawinan untuk berkembang.
Berikut ini beberapa saran dan bantuan untuk membangun kembali kepercayaan dalam pernikahan Anda:
- Buat keputusan untuk mencintai dengan mencoba melepaskan masa lalu. Berhentilah terobsesi dengan situasi yang merusak kepercayaan antara Anda dan pasangan Anda.
- Putuskan untuk memaafkan atau dimaafkan.
- Jika Anda adalah orang dalam pernikahan Anda yang berbohong, tertipu, dll. Tunjukkan bahwa perilaku yang salah itu hilang dengan mengubah perilaku Anda. Itu berarti tidak ada lagi rahasia, kebohongan, perselingkuhan, dll. Anda harus benar-benar transparan, terbuka dan terbuka.
- Bersama-sama, tetapkan tujuan spesifik untuk mengembalikan pernikahan Anda ke jalur yang benar. Bicara secara terbuka tentang sasaran-sasaran ini dan periksa secara rutin untuk memastikan Anda berada di jalur yang benar.
- Untuk membangun kembali kepercayaan dalam pernikahan Anda, Anda berdua harus memperbarui komitmen Anda untuk pernikahan Anda dan satu sama lain.
- Pasangan yang terluka harus berbagi rasa sakit. Pasangan lain harus mengakui rasa sakit yang disebabkan oleh pengalaman dahsyat yang dibohongi atau ditipu. Pasangan lain juga harus merasakan rasa sakit dari pasangan mereka dan menunjukkan bahwa itu penting. Empati ini akan menyembuhkan.
- Dengarkan sepenuhnya satu sama lain dan dengan hati Anda, bukan hanya kepala Anda.
- Jujur. Anda harus dapat memahami dan menyatakan mengapa perilaku buruk itu terjadi. Anda tidak bisa hanya berkata, "Saya tidak tahu." Anda harus bekerja keras untuk mengetahui mengapa itu terjadi dan mengapa itu tidak akan terjadi lagi.
- Hindari menggunakan kata-kata yang dapat memicu konflik. Gunakan pernyataan 'I' yang tidak menyalahkan dan jangan katakan selalu, harus, tidak pernah, atau seharusnya.
- Bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan Anda sendiri. Pembelaan hanya akan mengabadikan konflik atau krisis.
- Terbuka untuk mencari konseling untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang menyebabkan kepercayaan rusak. Juga terbuka untuk pertumbuhan dan peningkatan diri. Baca buku self-help sendiri dan bersama-sama tentang cara membangun kembali kepercayaan dan memperkuat hubungan Anda.
- Ingatkan satu sama lain bahwa Anda masing-masing berhak menerima jawaban jujur dan terbuka atas pertanyaan Anda tentang perselingkuhan atau pengkhianatan.
Kiat Umum:
- Kenali bahwa membangun kembali kepercayaan membutuhkan waktu. Itu tidak akan terjadi dalam semalam. Tidak ada jumlah waktu yang benar atau salah, tetapi Anda akan tahu ketika Anda sampai di sana.
- Tidak apa-apa untuk mengingat dan mendiskusikan insiden dan pengkhianatan. Anda mungkin tidak melupakan apa yang terjadi, tetapi rasa sakit yang melekat pada akhirnya akan hilang jika Anda secara aktif mengerjakannya.
- Sadarlah perasaan terdalam Anda dan bagikan perasaan Anda satu sama lain. Anda dapat menghibur satu sama lain tanpa menghiraukan siapa korban atau pelakunya.
- Hal-hal kecil sama pentingnya dengan hal-hal besar.
Apa yang kau butuhkan:
- Waktu
- Kesabaran
- Kejujuran
- Komitmen
- Cinta
- Pengampunan
Jika Anda menemukan bahwa masih cukup sulit untuk membangun kembali kepercayaan yang rusak, seorang terapis dapat membantu Anda memproses apa yang terjadi, mengapa, dan bagaimana melangkah ke depan. Ada beberapa bentuk perawatan untuk pasangan yang dirancang untuk membangun kembali kepercayaan, komunikasi, dan koneksi yang dapat sangat membantu. Anda bahkan dapat berakhir dengan perkawinan yang lebih solid setelah melalui krisis seperti itu.