Pikiran Anda dapat mempengaruhi emosi Anda
Ketika kebanyakan orang berpikir tentang terapi, mereka datang dengan stereotip lama dari sofa psikiater dan citra Freudian. Pendekatan psikoanalitik dari Freud bukanlah satu-satunya bentuk terapi yang tersedia. Bahkan, dari semua bentuk terapi yang tersedia, terapi kognitif dianggap sebagai bentuk terapi terbaik untuk depresi. Dalam banyak kasus, itu bisa sama efektifnya dengan obat resep.
Merasa Baik dan Terapi Kognitif
Bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan terapi ini, saya merekomendasikan buku yang sangat informatif yang disebut "Feeling Good: The New Mood Therapy" oleh David D. Burns, MD. Ini sebenarnya tidak cukup baru seperti judul mungkin menyiratkan. Pekerjaan awal pada terapi baru ini dimulai oleh Aaron T. Beck pada pertengahan 50-an. Dr. Burns juga sangat terlibat dalam pengembangan terapi baru ini dan ahli di bidang ini.
Agar efektif, terapi kognitif sebenarnya sangat sederhana. Prinsip di baliknya adalah bahwa jika kita sering memikirkan sesuatu, kita mulai percaya akan kebenarannya. Orang yang depresi dihantui oleh pikiran negatif konstan, yang disebut distorsi kognitif , yang biasanya merupakan distorsi kasar dari kenyataan. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Saya gagal dalam segala hal." Jika mereka memeriksa situasi dari sudut pandang logis, mereka akan segera melihat bahwa ini jauh dari kebenaran.
Mereka mungkin tidak berhasil dalam beberapa hal, tetapi mereka memiliki banyak, lebih banyak keberhasilan daripada kegagalan.
Namun, bagi para depresif, keberhasilan masa lalu mereka cepat memudar dari pandangan dan mereka hanya berkonsentrasi pada hal-hal negatif. Apa terapi kognitif yang mengajarkan kita adalah untuk menghindari membuat kesalahan logis semacam ini. Ini mengajarkan kita untuk mengubah pikiran kita dengan cara yang lebih konsisten dengan kenyataan.
Ketika kita mulai membuat pernyataan yang lebih positif dan jujur secara teratur, kita juga merasa lebih baik.
Satu kekuatan yang sangat besar dari buku Dr. Burn adalah bahwa ia mengambil masing-masing dari sepuluh distorsi kognitif umum dan memperlakukan mereka secara individual memberikan strategi penanggulangan yang kuat untuk masing-masing. Buku ini adalah buku panduan yang berguna untuk setiap pasien yang sedang menjalani pengobatan untuk depresi, apakah itu obat saja, terapi saja atau terapi gabungan dan obat-obatan. Ini juga buku panduan yang indah bagi mereka yang ingin membantu diri mereka sendiri tanpa bantuan seorang terapis. Dr Burns memberi kita semua alat yang kita butuhkan untuk mulai mengubah suasana hati kita.
Apa yang membuat buku ini sangat luar biasa bagi saya, bagaimanapun, adalah kenyataan bahwa Dr. Burns benar-benar mempraktekkan apa yang dia khotbahkan. Dia sering menggunakan strategi yang dia ajarkan dalam hidupnya sendiri untuk membantu meredakan stres dan menjaga pandangan positif. Jika ini bisa berhasil bagi seseorang di bidang stres tinggi seperti obat maka itu pasti bisa bekerja untuk kita semua!