Manfaat, Penggunaan, Efek Samping dan Lainnya
Bunga gairah ( Passiflora incarnata ) adalah tanaman yang tumbuh di seluruh dunia. Dalam pengobatan herbal, bagian udara bunga gairah telah lama digunakan untuk mengobati kondisi kesehatan tertentu.
Menggunakan untuk Bunga Gairah
Dalam pengobatan alternatif, pendukung bunga gairah mengklaim ramuan dapat membantu dengan yang berikut:
- kegelisahan
- insomnia
- gejala penarikan obat
- sakit saraf
- epilepsi
Manfaat Bunga Gairah
Hingga saat ini, tidak ada bukti klinis yang mendukung penggunaan bunga gairah yang terapeutik. Namun, penelitian awal menunjukkan bahwa bunga gairah menunjukkan janji dalam mengobati dua masalah kesehatan.
1) Kecemasan
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008, 60 pasien secara acak menerima bunga gairah atau plasebo 90 menit sebelum operasi. Hasil studi menunjukkan bahwa mereka yang menerima bunga gairah memiliki tingkat kecemasan yang rendah, sehingga para peneliti menyimpulkan bahwa pemberian bunga gairah secara oral dapat mengurangi kecemasan tanpa menyebabkan sedasi.
Dalam tinjauan sistematis yang diterbitkan pada tahun 2007, penulis menyimpulkan bahwa uji coba terkontrol secara acak yang memeriksa keefektifan bunga gairah untuk kecemasan terlalu sedikit untuk memungkinkan kesimpulan ditarik. Tinjauan sistematis yang diterbitkan pada tahun 2013 mencapai kesimpulan serupa. Ditemukan bahwa studi tentang efek produk yang mengandung sediaan herbal dari Passiflora memiliki kelemahan penting, dan uji klinis baru harus dilakukan dengan metodologi yang lebih ketat.
Cari tahu lebih lanjut tentang Natural Remedies for Anxiety.
2) Penarikan Opiat
Untuk penelitian tahun 2001, peneliti menugaskan 65 pencandu opiat ke 14 hari pengobatan dengan ekstrak bunga gairah ditambah clonidine (obat yang digunakan untuk mengobati gejala penarikan) atau clonidine plus plasebo. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua opsi sama efektif dalam mengobati gejala fisik sindrom penarikan.
Namun, bunga gairah ditambah clonidine menunjukkan keunggulan yang signifikan atas clonidine sendiri dalam mengelola gejala mental.
Studi lebih lanjut seperti pada bunga gairah untuk penarikan opiat yang kurang. Ulasan tentang penggunaan bunga gairah untuk penarikan yang diterbitkan pada 2013 dan 2015 hanya mengutip satu studi ini.
Peringatan
Meskipun bunga gairah umumnya dianggap aman, insiden efek merugikan berikut telah dilaporkan:
- irama jantung yang cepat
- mual
- muntah
- kantuk
- pusing
- gangguan fungsi kognitif
Karena kurangnya penelitian, sedikit yang diketahui tentang keamanan menggunakan suplemen bunga gairah.
Bunga gairah dapat menghasilkan efek berbahaya bila dikombinasikan dengan obat dan zat tertentu (termasuk benzodiazepin, antikoagulan, dan alkohol).
Selain itu, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk merekomendasikan penggunaan yang aman dari bunga gairah dalam dosis apa pun selama kehamilan atau menyusui.
Penting untuk diingat bahwa suplemen belum diuji untuk keamanan, dan suplemen makanan sebagian besar tidak diatur. Dalam beberapa kasus, produk dapat memberikan dosis yang berbeda dari jumlah yang ditentukan untuk setiap ramuan. Dalam kasus lain, produk mungkin terkontaminasi dengan zat lain seperti logam.
Juga, keamanan suplemen pada wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan mereka dengan kondisi medis atau yang sedang minum obat belum ditetapkan. Jelajahi tips lebih lanjut tentang cara menggunakan suplemen.
Menggunakan Bunga Gairah Untuk Kesehatan
Karena penelitian yang terbatas, terlalu dini untuk merekomendasikan bunga gairah sebagai pengobatan untuk kondisi apa pun. Penting juga untuk diperhatikan bahwa mengobati sendiri suatu kondisi dan menghindari atau menunda perawatan standar dapat menimbulkan konsekuensi serius. Jika Anda mempertimbangkan penggunaan bunga gairah, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.
> Sumber:
> Akhondzadeh S, Kashani L, Mobaseri M, Hosseini SH, Nikzad S, Khani M. "Passionflower dalam pengobatan penarikan opiat: uji coba terkontrol acak double-blind." J Clin Pharm Ther . 2001 26 (5): 369-73.
> Miroddi M, Calapai G, Navarra M, PL Minciullo, Gangemi S. Passiflora incarnata L: Ethnopharmacology, aplikasi klinis, keamanan dan evaluasi uji klinis. Jurnal Etnofarmakologi . 2013; 150 (3): 791–804. doi: 10.1016 / j.jep.2013.09.047.
> Miyasaka LS, Atallah AN, Soares BG. "Passiflora untuk gangguan kecemasan." Cochrane Database Syst Rev. 2007 24; (1): CD004518.
> Movafegh A, Alizadeh R, Hajimohamadi F, > Esfehani > F, Nejatfar M. "Oral preoperative Passiflora incarnata mengurangi kecemasan pada pasien bedah rawat jalan: studi double-blind, placebo-controlled." Anesth Analg . 2008 106 (6): 1728-32.