Membongkar 5 Mitos Tentang Minum Alkohol

Bahkan Fakta pun Tidak Menyedihkan

Pernah mendengar ungkapan "rambut anjing" saat minum? Itu berasal dari kepercayaan orang Skotlandia kuno bahwa jika Anda mengambil rambut dari anjing yang menggigit Anda dan meletakkannya di atas luka, itu akan mencegah hal-hal buruk terjadi. Diterapkan untuk minum, itu berarti, jika Anda pusing keesokan harinya, minumlah segelas alkohol yang sama dari malam sebelumnya dan itu akan mengurangi mabuk Anda.

Tentu saja, baik dongeng Skotlandia atau ekspresi minum adalah obat yang benar.

Mari kita lihat segudang mitos tentang minum alkohol yang perlu ditunda untuk selamanya.

1. Bir Kurang Memabukkan Dibandingkan Minuman Beralkohol Lainnya

Faktanya adalah satu kaleng bir 12 ons, satu gelas anggur 5 ons, atau satu koktail berukuran normal yang mengandung sekitar 1 1/2 ons minuman keras sama-sama memabukkan. Setiap minuman beralkohol dianggap sebagai minuman standar yang mengandung jumlah alkohol yang sama. Di mana mitos memiliki kelebihan adalah jika Anda minum 12 ons minuman keras dibandingkan dengan satu kaleng bir 12 ons, maka ya, 12 ons minuman keras mungkin Anda memeluk mangkuk toilet.

2. Beralih Antara Bir, Anggur, dan Minuman Keras Akan Membuat Anda Mabuk

Ada pepatah, "Bir dengan wiski, sangat berisiko." Pepatah ini bukan tentang bagaimana jika Anda mencampur minuman Anda mungkin menjadi mabuk. Ungkapan ini dan yang lain seperti itu adalah peringatan tentang bagaimana pencampuran alkohol dapat membuat Anda sakit perut.

Serupa dengan ungkapan, "Bir sebelum minuman keras, tidak pernah sakit. Minuman keras sebelum bir, Anda jelas." Mencampur jenis minuman biasanya merupakan resep untuk bencana. Alkohol adalah alkohol. Tubuh Anda hanya dapat memproses begitu banyak sebelum masuk ke mode preservasi. Minum banyak alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan hangover yang buruk.

3. Mandi Dingin, Udara Segar dan Kopi Panas Sober Anda Up

Sementara hujan, udara segar, dan kopi panas mungkin terasa sedikit menyegarkan bagi seseorang yang tiga lembar angin, tidak ada dari hal-hal ini yang akan menyadarkan seseorang. Hanya waktu yang bisa membantu seseorang sadar. Dibutuhkan tubuh sekitar satu jam untuk menghilangkan alkohol dalam satu minuman. Memang benar apa yang mereka katakan, "Beri minum secangkir kopi dan semua yang Anda miliki adalah mabuk lebar."

Setelah diserap ke dalam aliran darah, alkohol akan diproses oleh ginjal, paru-paru, dan hati. Inilah sebabnya mengapa tes urine, darah, atau tes breathalyzer semua bisa mendeteksi alkohol dalam tubuh.

4. Makan Makan Besar Sebelum Minum Menjaga Anda Sober

Faktanya adalah minum dengan perut kenyang hanya akan menunda penyerapan alkohol ke dalam aliran darah, bukan mencegahnya. Makan sebelum minum bukanlah pertahanan terhadap mabuk. Mengonsumsi makanan yang kenyang, berminyak, dan mengandung karbohidrat dapat mencegah Anda menderita gejala mabuk yang lebih buruk dibandingkan minum dengan perut kosong. Namun, mengonsumsi banyak kalori tidak akan mencegah Anda menjadi mabuk

5. Setiap Orang Bereaksi terhadap Alkohol dengan Cara yang Sama

Ada mitos raksasa bahwa apa yang berhasil untuk satu, bekerja untuk yang lain ketika menyangkut apa saja.

Tapi, hanya dengan apa pun, semua orang berbeda. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi reaksi seseorang terhadap alkohol — berat badan, metabolisme, tingkat toleransi, jenis kelamin, kimia tubuh, hingga beberapa nama. Juga, mungkin ada berbagai faktor genetik yang berperan sebagai bagaimana individu bereaksi terhadap minum alkohol.