Ini adalah mimpi buruk setiap orangtua bahwa suatu hari putra atau putri Anda akan mabuk dan Anda harus menanganinya. Meskipun ini adalah pengalaman emosional bagi orang tua, penting bagi Anda untuk mendukung anak Anda melalui situasi tersebut. Dan ini jelas saat ketika ada cara yang baik dan buruk untuk merespon sebagai orang tua. Beginilah cara menghadapi anak yang mabuk atau remaja, dan lakukan dengan benar.
1 - Tetap Tenang
Ini bisa menakutkan, menjengkelkan dan membuat marah untuk melihat anak Anda mabuk untuk pertama kalinya. Tetapi penting untuk tetap tenang dan mengendalikan diri saat Anda berurusan dengannya. Anak Anda dalam keadaan rentan, baik secara fisik maupun mental, dan terlepas dari fakta bahwa Anda mungkin marah padanya, ia membutuhkan perhatian dan kepedulian Anda saat ini.
Melakukan:
- Bicaralah dengan jelas, dengan tenang dan lembut kepada anak Anda.
- Bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan anak Anda.
- Tetap bersamanya sampai dia benar-benar sadar, tidak peduli betapa lelahnya kamu.
Tidak:
- Berteriak, mengkritik, membantah, mengancam, atau secara lisan menyalahgunakan anak Anda.
- Menertawakan, mengolok-olok, atau mengekspresikan hiburan pada keadaan mabuknya.
- Seret dia keluar dari rumah atau mencoba menghukumnya saat dia mabuk.
- Sentuh dia lebih dari yang diperlukan; orang mabuk sering menganggap sentuhan sebagai ancaman dan menyerang. Peringatkan dia secara lisan sebelum Anda menyentuhnya, misalnya, "Johnny, saya hanya akan membantu Anda duduk."
- Paksa dia makan atau minum yang lain.
2 - Cari Tahu Berapa Banyak Anak Anda Sudah Mabuk
Orang-orang muda dapat tampak sangat mabuk setelah mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang relatif sedikit karena mereka memiliki toleransi yang sangat rendah terhadap alkohol. Namun, jika anak Anda meminum lebih banyak alkohol daripada yang bisa ditangani tubuhnya, ia mungkin berisiko keracunan alkohol.
Jika dia mampu berbicara, cobalah cari tahu seberapa banyak dia telah mabuk dengan cara yang tidak akan mendorongnya untuk berbohong tentang jumlah tersebut. Anda juga dapat memeriksanya dengan teman-temannya atau di pesta atau tempat minum di mana dia minum untuk mendapatkan gambaran tentang berapa banyak yang telah dia konsumsi. Gunakan perkiraan konsentrasi alkohol dalam darah untuk pria (untuk anak laki-laki) atau wanita (untuk anak perempuan) untuk mengevaluasi tingkat keracunan anak Anda. Ketahuilah bahwa kebanyakan orang meremehkan berapa banyak alkohol yang mereka konsumsi, terutama dalam minuman yang dituangkan ke rumah.
3 - Dapatkan Bantuan Medis jika Diperlukan
Bawa anak Anda ke ruang gawat darurat jika:
- Dia tidak dapat berbicara atau tidak koheren.
- Dia muntah. Ini adalah garis pertahanan tubuh pertamanya terhadap overdosis .
- Dia memiliki — atau Anda pikir dia mungkin — meminum obat lain, termasuk obat resep.
- Dia telah kehilangan kesadaran (pingsan atau pingsan) pada titik apapun sejak mulai minum.
- Dia telah jatuh atau menderita cedera lainnya.
- Dia atau orang lain menunjukkan bahwa dia mungkin telah mengkonsumsi minuman beralkohol yang kuat, seperti vodka atau wiski, dalam satu jam terakhir; dia mungkin menjadi lebih mabuk nantinya.
- Anda khawatir tentang kesehatan atau kesejahteraan anak Anda karena alasan lain.
4 - Hubungi Polisi jika Kekerasan Meletus
Risiko kekerasan keluarga meningkat seiring penggunaan alkohol. Jika anak Anda menjadi mengancam atau melakukan kekerasan terhadap orang atau properti, segera hubungi polisi. Situasi semacam ini dapat dengan mudah meningkat menjadi tragedi. Polisi terlatih dalam meredakan dan mengelola situasi ini.
Hal yang sama berlaku jika orang tua lain, atau orang lain yang hadir, menjadi kasar terhadap anak Anda. Orangtua sering menjadi sangat marah ketika anak-anak remaja mereka mabuk, dan Anda tidak ingin terjebak dalam baku tembak dengan mencoba membaginya. Ingat, Anda dapat mengetahui detail tentang bagaimana Anda bergerak maju sebagai sebuah keluarga besok ketika semua orang sadar.
5 - Rehidrasi
Dorong anak Anda untuk perlahan-lahan menyesap air untuk rehidrasi, tetapi bersiaplah bahwa kadang-kadang proses minum lebih banyak (bahkan air) dapat menyebabkan muntah pada remaja yang mabuk. Jika dia muntah, bawa dia ke ruang gawat darurat untuk perawatan.
6 - Jaga Anak Anda Terjaga
Salah satu risiko terbesar adalah sesak napas akibat muntah saat tidur ketika mabuk. Mungkin tampak kontra-intuitif untuk menjaga anak Anda terjaga ketika dia mabuk, tetapi itu adalah hal yang paling aman untuk dilakukan. Anak Anda mungkin menjadi lebih mabuk dari alkohol yang sudah ada dalam sistemnya. Jika dia terlihat semakin mabuk waktu terus, bawa dia ke ruang gawat darurat. Idealnya, Anda ingin melihatnya merenung sebelum membiarkannya "tidur."
7 - Tempatkan Anak Anda di Posisi Pemulihan
Jika putra Anda terlalu mabuk untuk berdiri atau Anda tidak dapat membawanya ke ruang gawat darurat, letakkan dia dalam posisi pemulihan (di sampingnya) dan panggil ambulans. Jika dia sudah sadar dan Anda merasa aman untuk tidur, pastikan ia tidur dalam posisi pemulihan. Dengan begitu, jika dia muntah di malam hari, dia kurang mungkin menghirup muntahan.
> Sumber:
> Alkohol Overdosis: Bahaya Minum Terlalu Banyak. Lembaga Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme.