Mengapa Depresi Manic Menjadi Bipolar Disorder?

Sejarah dan alasan di balik perubahan itu

Ungkapan " manic depression " berasal dari Yunani kuno, di mana istilah ini digunakan pada awal abad pertama untuk menggambarkan gejala penyakit mental. Dalam bukunya Bipolar Expeditions: Mania dan Depresi dalam Budaya Amerika , penulis Emily Martin menulis,

"Orang-orang Yunani percaya bahwa gangguan mental bisa melibatkan ketidakseimbangan di antara humor, seperti ketika melankolis, dipanaskan oleh aliran darah, menjadi lawannya, mania."

Pada akhir 1800-an, Jean-Pierre Falret, seorang psikiater Prancis, mengidentifikasi "folie circulaire," atau kegilaan melingkar, episode manik dan melankolis yang dipisahkan oleh periode yang bebas dari gejala. Melalui karyanya, istilah psikosis manic-depressive menjadi nama gangguan kejiwaan ini. Perlu dicatat bahwa "psikosis" dimasukkan, sehingga tidak termasuk semua jenis yang kita ketahui sebagai gangguan bipolar yang tidak termasuk fitur psikotik .

Pada tahun 1902, Emil Kraepelin mengatur dan mengklasifikasikan apa yang dulu dianggap sebagai psikosis kesatuan ke dalam dua kategori. Manic-depression adalah istilah yang digunakannya untuk menggambarkan penyakit mental yang berpusat pada masalah emosional atau suasana hati. Demensia praecox, secara harfiah berarti "kegilaan prematur," dan kemudian berganti nama menjadi skizofrenia , adalah gelarnya untuk penyakit mental yang berasal dari pikiran atau masalah kognitif.

Mengubah Dari Menggunakan Manic Depression to Bipolar Disorder

Pada awal 1950-an, Karl Leonhard memperkenalkan istilah bipolar untuk membedakan depresi unipolar ( gangguan depresi mayor ) dari depresi bipolar.

Pada tahun 1980, dengan diterbitkannya edisi ketiga Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), istilah manic depression secara resmi diubah dalam sistem klasifikasi menjadi gangguan bipolar .

Mengapa Bipolar Disorder Daripada Manic Depression?

Dalam beberapa dekade terakhir, profesi medis, dan psikiatri secara khusus, telah membuat upaya bersama untuk menggeser bahasa ke istilah diagnostik DSM resmi dari gangguan bipolar.

Ada sejumlah alasan yang dikutip untuk perubahan ini, termasuk:

Jenis-Jenis Bipolar Disorder

Ada empat jenis gangguan bipolar yang diakui dalam DSM-5. Mereka termasuk:

Sumber:

Martin, E. (2007). Ekspedisi bipolar: Mania dan depresi dalam budaya Amerika . Princeton University Press.

Stephens, S. (2007). bp Sejarah bp Magazine .

"Bipolar Disorder." National Institute of Mental Health (2016).