Terapi Berbasis Mentasi untuk BPD

Apakah ini pilihan perawatan untuk Anda?

Berbasis-mentalisasi adalah jenis psikoterapi untuk gangguan kepribadian borderline (borderline personality disorder / BPD) yang berfokus pada kemampuan Anda untuk mengenali pikiran, perasaan, keinginan, dan keinginan untuk melihat bagaimana mereka terkait dengan perilaku.

Apa itu Mentalisasi?

Mentalisasi adalah istilah untuk kemampuan Anda untuk mengenali keadaan mental Anda sendiri serta emosi orang lain, terpisah dari tindakan.

Ini termasuk mampu berpikir tentang perasaan dan memahami bahwa pikiran-pikiran ini mungkin berdampak pada tindakan yang Anda dan orang lain ambil.

Misalnya, bayangkan Anda bertemu dengan seorang teman setelah janji salonnya. Ketika dia tiba, Anda menyebutkan bahwa Anda tidak berpikir potongan rambut barunya menyanjung. Percakapan Anda berlanjut dan kemudian beberapa menit kemudian ia mengakhiri percakapan dengan tiba-tiba, mengatakan bahwa dia harus pergi dan pergi setelah mengucapkan selamat tinggal singkat. Mentalisasi tentang situasi ini akan membuat Anda berpikir tentang keadaan internal teman Anda dan bagaimana hal itu berhubungan dengan perilakunya. Meskipun dia tidak pernah mengatakan dia terluka, dengan mengenali emosi dan perasaan orang lain, Anda mungkin menyadari bahwa kata-kata Anda memengaruhi dia secara negatif.

Bagaimana Mentalisasi Terkait BPD?

Anthony Bateman dan Peter Fonagy, pengembang terapi berbasis-mentalisasi untuk BPD, percaya bahwa orang-orang dengan BPD tidak mampu melakukan mentalisasi secara memadai karena masalah yang terjadi dalam hubungan masa kecil mereka.

Mereka mengusulkan bahwa kapasitas untuk melakukan mentalisasi dipelajari pada anak usia dini melalui interaksi antara anak dan pengasuh dan jika hubungan anak dan pengasuh terganggu dalam beberapa cara, perkembangan mentalisasi yang tepat terganggu. Teori ini didukung oleh bukti bahwa penganiayaan anak atau kehilangan pengasuh awal dikaitkan dengan peningkatan risiko pengembangan BPD.

Apa yang Diharapkan

Terapi berbasisisasi untuk BPD adalah psikoterapi psikodinamik , yang berarti fokus terapi adalah pada interaksi antara pasien dan terapis. Dalam terapi ini, terapis akan fokus pada masa kini daripada masa lalu dan akan bekerja dengan Anda untuk meningkatkan pengenalan dan koneksi emosional Anda. Untuk melakukan ini, terapis mungkin bertanya kepada Anda tentang bagaimana pikiran Anda berhubungan dengan perilaku Anda selama sesi. Dalam terapi berbasis terapi, terapis biasanya tidak akan memberi Anda saran atau pendapat. Sebaliknya, terapis Anda akan melatih Anda untuk mengeksplorasi keadaan internal Anda dan membantu Anda membentuk cara-cara baru untuk melakukan mentalisasi.

Dukungan Penelitian

Beberapa penelitian telah mendukung keefektifan terapi berbasis-mentalisasi untuk BPD. Para peneliti melakukan satu penelitian terkontrol secara acak, salah satu bentuk penelitian yang paling ketat, di mana orang dengan BPD ditugaskan untuk program intensif yang menggunakan strategi pengobatan berbasis mentalisasi atau rencana perawatan khas untuk BPD. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pasien dalam program terapi berbasis-mentalisasi memiliki pengurangan yang lebih besar dalam bahaya diri yang disengaja, upaya bunuh diri, kecemasan, depresi dan belajar untuk menangani fungsi sosial lebih baik daripada pasien yang menerima perawatan standar.

Meskipun penelitian ini mendukung potensi terapi berbasis-mentasi untuk BPD, masih ada penelitian terbatas yang menunjukkan keberhasilan terapi berbasis mentalisasi. Sebelum beralih terapis atau metode pengobatan, Anda harus berkonsultasi dengan terapis Anda saat ini dan bantuan medis untuk mendiskusikan pilihan dan kebutuhan unik Anda.

Sumber:

Bateman AW, Fonagy P. "Efektivitas Rawat Inap Partial dalam Pengobatan Gangguan Kepribadian Borderline: Sebuah Uji Coba Terkontrol Acak." American Journal of Psychiatry . 156: 1563-1569, 1999.

Bateman AW, Fonagy P. "Perawatan Berbasis-Mentubasidari BPD." Journal of Personality Disorders , 18: 36-51, 2004.