Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang kadang-kadang bertindak berbeda ketika mereka berada di tengah keramaian? Atau pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana masyarakat sebagai pengaruh besar perilaku Anda sendiri? Psikolog sosial melihat jenis pertanyaan ini, tetapi seperti banyak bidang lain dalam psikologi, mereka sering menggunakan perspektif yang berbeda ketika melihat pertanyaan tentang perilaku sosial.
Sebagai contoh, ketika melihat masalah seperti agresi, satu penelitian mungkin mengambil perspektif evolusi dan melihat bagaimana biologi dan pewarisan genetik memainkan peran dalam perilaku agresif. Psikolog sosial lain mungkin mendekati masalah yang sama dari perspektif pembelajaran sosial dan mencoba menganalisis berbagai pengaruh lingkungan yang berkontribusi terhadap agresi termasuk keluarga, teman, dan budaya populer.
Pertanyaan: Apa perspektif utama dalam psikologi sosial?
Menjawab:
Perspektif Sosiokultural
- Menekankan pentingnya norma dan budaya sosial.
- Mengusulkan agar anak-anak mempelajari perilaku melalui interaksi pemecahan masalah dengan anak-anak dan orang dewasa lainnya. Melalui interaksi ini, mereka belajar nilai dan norma masyarakat mereka.
- Psikolog sosial menggunakan perspektif ini mungkin melihat bagaimana norma-norma budaya dan pengaruh sosial berdampak pada perilaku sosial. Ketika mempertimbangkan sesuatu seperti agresi, misalnya, seseorang yang mengambil perspektif ini akan melihat bagaimana orang disosialisasikan untuk berperilaku agresif dalam situasi tertentu.
Perspektif Evolusioner
- Berpendapat bahwa perilaku sosial berkembang melalui genetika dan warisan.
- Menekankan peran biologi dan transmisi gen lintas generasi untuk menjelaskan perilaku saat ini.
- Ketika melihat masalah sosial seperti agresi, seorang psikolog yang mengambil perspektif ini akan mempertimbangkan bagaimana genetika dan pengaruh evolusi berkontribusi pada perkembangan perilaku.
Perspektif Pembelajaran Sosial
- Menekankan pentingnya pengalaman unik dalam keluarga, sekolah, komunitas, dll.
- Menurut sudut pandang ini, kita belajar perilaku melalui mengamati dan meniru perilaku orang lain.
- Dalam contoh awal agresi kami, seseorang yang mengambil perspektif pembelajaran sosial akan tertarik pada bagaimana orang belajar perilaku agresif dari orang tua, teman sebaya, dan bahkan pengaruh media.
Perspektif Kognitif-Sosial
- Mendukung model pemrosesan informasi perilaku sosial, di mana kami melihat, menafsirkan, dan menilai perilaku orang lain.
- Pengalaman baru dapat diasimilasikan (menggunakan keyakinan yang sudah dipegang untuk menafsirkan acara) atau diakomodasi (yang melibatkan perubahan keyakinan yang ada dalam menanggapi peristiwa tersebut.)
- Dengan memahami bagaimana informasi diproses, kita dapat lebih memahami bagaimana pola pikir memengaruhi perilaku.
Sementara beberapa psikolog sosial cenderung memiliki perspektif yang dominan, banyak peneliti menggunakan berbagai teori ketika menangani pertanyaan atau hipotesis. Dengan memahami semua pengaruh yang berkontribusi pada perilaku sosial, termasuk budaya, pembelajaran sosial, genetika, dan perbedaan individual, peneliti dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang banyak kekuatan yang memengaruhi cara orang berpikir dan bertindak dalam situasi sosial.
Pelajari lebih lanjut tentang beberapa perspektif teoritis yang berbeda dalam psikologi modern .