Dukungan dan Kritik Teori Panggung Piaget

Teori pengembangan kognitif Jean Piaget terkenal dalam bidang psikologi dan pendidikan, tetapi juga menjadi subyek kritik yang cukup besar. Meskipun disajikan dalam serangkaian tahapan progresif, bahkan Piaget percaya bahwa perkembangan tidak selalu mengikuti jalur yang mulus dan dapat diprediksi.

Terlepas dari kritik, teori ini memiliki dampak yang cukup besar pada pemahaman kita tentang perkembangan anak.

Pengamatan Piaget bahwa anak-anak benar-benar berpikir berbeda daripada orang dewasa membantu mengantarkan era baru penelitian tentang perkembangan mental anak-anak.

Dukungan untuk Piaget's Theory

Fokus Piaget pada pengembangan kualitatif memiliki dampak penting pada pendidikan. Sementara Piaget tidak secara khusus menerapkan teorinya dengan cara ini, banyak program pendidikan sekarang dibangun di atas keyakinan bahwa anak-anak harus diajarkan pada tingkat yang mereka siapkan secara perkembangan.

Selain ini, sejumlah strategi instruksional telah diturunkan dari karya Piaget. Strategi-strategi ini termasuk menyediakan lingkungan yang mendukung, memanfaatkan interaksi sosial dan pengajaran sejawat, dan membantu anak-anak melihat kesalahan dan ketidakkonsistenan dalam pemikiran mereka.

Masalah Dengan Metode Penelitian

Sebagian besar kritik terhadap karya Piaget berkaitan dengan metode penelitiannya . Sumber inspirasi utama untuk teori ini adalah pengamatan Piaget terhadap ketiga anaknya.

Selain itu, anak-anak lain dalam sampel penelitian kecil Piaget semuanya berasal dari para profesional yang berpendidikan tinggi dan berstatus sosial ekonomi tinggi. Karena sampel yang tidak representatif ini, sulit untuk menyamaratakan temuannya ke populasi yang lebih besar.

Masalah Dengan Operasi Formal

Penelitian telah membantah argumen Piaget bahwa semua anak akan secara otomatis pindah ke tahap perkembangan selanjutnya saat mereka dewasa.

Beberapa data menunjukkan bahwa faktor lingkungan dapat memainkan peran dalam pengembangan operasi formal.

Meremehkan Kemampuan Anak

Sebagian besar peneliti setuju bahwa anak-anak memiliki banyak kemampuan pada usia lebih dini dari yang diduga oleh Piaget. Penelitian teori pikiran telah menemukan bahwa anak-anak usia 4 dan 5 tahun memiliki pemahaman yang agak canggih tentang proses mental mereka sendiri dan juga orang-orang lain. Misalnya, anak-anak usia ini memiliki kemampuan untuk mengambil perspektif orang lain, yang berarti mereka jauh lebih egosentris daripada yang diyakini Piaget.

Warisan Piaget

Meskipun ada beberapa Piaget yang ketat di sekitar hari ini, kebanyakan orang dapat menghargai pengaruh dan warisan Piaget. Karyanya menghasilkan minat dalam perkembangan anak dan memiliki dampak yang sangat besar pada masa depan pendidikan dan perkembangan psikologi . Karyanya membantu mengubah cara berpikir para peneliti tentang anak-anak. Daripada hanya melihat mereka sebagai versi lebih kecil dari orang dewasa, para ahli mulai menyadari bahwa cara berpikir anak pada dasarnya berbeda dari cara orang dewasa berpikir.

> Sumber:

> Driscoll, MP (1994). Psikologi Pembelajaran untuk Instruksi. Boston: Allyn dan Bacon.

> Piaget, J. (1977). Gruber, HE; Voneche, JJ eds. Piaget Esensial. New York: Buku-buku Dasar.

> Piaget, J. (1983). Piaget's Theory. Di P. Mussen (ed). Buku Pegangan Psikologi Anak. Edisi ke 4 Vol. 1. New York: Wiley.

> Santrock, John W. (2008). Pendekatan Topik untuk Pengembangan Life-Span (4 ed.). Kota New York: McGraw-Hill.