Apakah ada hak privasi dalam pernikahan?
Bersikap jujur dengan pasangan Anda tidak berarti Anda harus berbagi setiap pikiran, mimpi, ketakutan, atau fantasi dengan orang ini. Dalam menghadapi, kejujuran bisa menjadi pedang bermata dua dalam pernikahan Anda. Mengetahui apa yang harus dibagikan dan apa yang tidak dibagikan merupakan keterampilan komunikasi yang penting bagi pasangan untuk belajar dan gunakan dalam pernikahan mereka. Itu juga bisa menjadi sesuatu yang dapat membantu atau menghalangi perdamaian dan keharmonisan dengan pasangan Anda.
Menjaga Rahasia dan Hak Privasi
Anda memiliki hak atas privasi dalam hubungan apa pun, termasuk dalam pernikahan, keluarga, atau kelompok. Dalam hubungan apa pun, Anda memiliki hak untuk menjaga sebagian dari rahasia hidup Anda, tidak peduli betapa sepele atau seberapa penting, karena satu-satunya alasan Anda ingin melakukannya. Anda juga memiliki hak untuk menghabiskan waktu sendirian dan hanya dengan diri sendiri.
Adalah sehat dan bijaksana untuk menghormati perasaan privasi emosional dan fisik yang diperlukan untuk diri sendiri dan pasangan Anda. Jika tidak, ironisnya, Anda akhirnya membatasi keintiman Anda dengan satu sama lain, bukan meningkatkannya. Anda tidak bisa benar-benar akrab dengan pasangan Anda tanpa berhubungan dengan bagian-bagian terdalam dari diri Anda juga.
Apakah Kejujuran Selalu Menjadi Kebijakan Terbaik?
Ada alasan yang sah untuk menyimpan rahasia dari pasangan Anda. Anda tidak perlu membela diri untuk tidak mengungkapkan saat-saat yang memalukan atau menyakitkan dari masa lalu Anda. Ada kemungkinan bahwa rahasia itu melibatkan orang lain yang meminta agar cerita itu tidak diceritakan.
Ada banyak pasangan yang sudah menikah sejak lama yang memiliki rahasia pribadi yang belum mereka bagi dengan pasangan mereka. Perasaan ruang dan rasa bagian pribadi dari diri sendiri penting bagi banyak individu.
Mengetahui Kapan Berbagi Rahasia
Jika Anda memiliki rahasia yang menurut Anda harus Anda bagikan, tetapi Anda tidak yakin melakukannya, lihat respons fisik Anda sendiri ketika Anda menyembunyikan rahasia.
Jika tekanan darah Anda meningkat, atau Anda menemukan diri Anda berkedip lebih cepat, atau pernapasan Anda lebih berat, atau Anda berkeringat lebih banyak, maka ini bisa menjadi petunjuk bahwa Anda harus berbagi rahasia tertentu.
Jika Anda menyimpan rahasia karena Anda tidak ingin menghadapi tanggung jawab dalam pernikahan Anda, ini dapat menimbulkan masalah. Menahan fakta atau informasi yang perlu diketahui pasangan Anda dalam pengambilan keputusan adalah manipulasi yang berbahaya.
Rahasia yang dapat melukai pernikahan Anda adalah hal-hal yang menyangkut:
- masalah pekerjaan
- tidak membayar tagihan
- meminjamkan uang
- tidak mengungkapkan penyakit
- melihat keluarga dan teman-teman secara diam-diam
- berbohong tentang bagaimana Anda membelanjakan uang
- menjaga kebiasaan kecanduan narkoba atau penyalahgunaan zat tersembunyi
- masalah legal
- berselingkuh
Kapan Harus Tenang Tentang Rahasia
Jika Anda akan berbagi rahasia atau masalah yang sulit dengan pasangan Anda, sadarilah bahwa saat-saat berikut ini bukanlah saat yang tepat untuk mengungkapkan ini:
- Di waktu tidur.
- Jika salah satu dari kalian mabuk.
- Ketika salah satu dari Anda berada dalam situasi yang menegangkan.
- Selama periode pemarah.
- Ketika Anda atau pasangan Anda sedang marah.
- Ketika salah satu dari Anda lelah atau sakit.
- Ketika pasangan Anda sudah berurusan dengan berita buruk.
Mencari Bantuan
Kejujuran dan kepercayaan sangat penting bagi keberhasilan perkawinan. Ini adalah garis tipis antara rahasia apa yang dapat diterima dan mana yang akan menghantui individu dan melukai perkawinan.
Jika Anda mulai merasakan jarak dalam pernikahan Anda dan berpikir itu mungkin hasil dari suatu rahasia, maka inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan seorang konselor profesional.
Seorang mitra yang menemukan bahwa dia telah dibohongi secara langsung, diberi setengah kebenaran atau tidak diberi tahu informasi penting dapat merasakan pengkhianatan yang sangat besar. Pengkhianatan ini bisa sulit untuk kembali dan pasangan Anda mungkin tidak akan pernah merasakan kepercayaan penuh lagi.
Jika Anda pikir situasi ini berlaku untuk Anda, semakin cepat Anda menghadapinya, semakin baik pula!
* Artikel Diperbarui oleh Marni Feuerman