Menulis yang ekspresif dapat menjadi tambahan yang berguna untuk terapi.
Untuk orang-orang dengan masalah psikologis seperti gangguan kepribadian ambang, berbagai jenis tulisan ekspresif telah terbukti memiliki dampak positif. Orang telah menggunakan jurnal sebagai sarana untuk mengeluarkan perasaan dan penyembuhan mereka selama berabad-abad. Jika Anda berjuang dengan penyakit mental, menulis ekspresif dapat menjadi tambahan yang berguna untuk terapi Anda.
Apa Itu Menulis Ekspresif?
Menulis yang ekspresif sulit didefinisikan karena pada dasarnya apa pun yang Anda inginkan. Tidak ada aturan rumit atau pedoman gaya yang rumit. Ini hanyalah tindakan menulis tentang pengalaman pribadi Anda untuk lebih mengenali dan memahami persepsi, perasaan, dan respons Anda sendiri.
Menulis yang ekspresif dapat mengambil banyak bentuk. Misalnya, Anda dapat menyimpan buku harian kertas tradisional atau Anda dapat meluncurkan blog yang berfungsi sebagai jurnal online. Suatu hari Anda dapat menulis dalam bentuk prosa, hari-hari lain Anda dapat menulis puisi. Pilih apa pun yang menurut Anda paling nyaman. Ada bukti bahwa menulis yang ekspresif sangat membantu apakah Anda berbagi tulisan itu dengan orang lain, jadi jika Anda ingin membuatnya pribadi, itu baik-baik saja.
Mengapa Menulis Ekspresif Bermanfaat?
Para peneliti tidak sepenuhnya yakin mengapa menulis yang ekspresif sangat membantu, tetapi ada beberapa teori yang dapat menjelaskan mengapa itu berhasil.
Pertama, ini dapat berhasil karena membantu Anda memahami apa yang terjadi dalam hidup Anda. Ini mungkin cara untuk memproses lebih baik dan memikirkan makna peristiwa dan bagaimana Anda ingin merespons.
Menulis yang ekspresif juga dapat membantu Anda mengungkapkan emosi yang dipendam tentang hal-hal yang telah terjadi. Bagi mereka dengan gangguan kepribadian ambang, ini bisa menjadi cara yang berguna untuk mengelola perasaan intens dan mengekang impuls yang berbahaya.
Akhirnya, tulisan ekspresif yang dibagikan dengan orang lain dapat memberi Anda rasa dukungan sosial. Rasanya senang untuk membagikan tulisan Anda dan mendapatkan umpan balik positif atau membuat orang lain memberi tahu Anda bahwa mereka telah melalui situasi serupa.
Apa yang Harus Saya Tulis Tentang?
Anda dapat menulis tentang apa pun yang Anda inginkan. Biasanya, orang memilih untuk menulis tentang peristiwa yang memiliki kepentingan pribadi. Mereka sering merupakan peristiwa yang paling tidak emosional atau secara pribadi relevan untuk sejumlah alasan.
Misalnya, Anda mungkin menulis tentang peristiwa stres yang terjadi dalam hidup Anda sekarang atau peristiwa penting di masa kecil Anda. Mungkin Anda ingin menulis tentang bagaimana Anda memahami aspek-aspek hubungan Anda, kehidupan kerja Anda, atau kehidupan rohani Anda.
Topiknya tidak sepenting bagaimana Anda menulis tentang hal itu. Menulis yang ekspresif mungkin sangat membantu ketika Anda menulis tentang suatu topik secara mendalam. Ini berarti bahwa alih-alih menulis tentang kualitas permukaan atau superfisial dari suatu peristiwa, Anda benar-benar menyelidiki aspek-aspek emosional dari peristiwa tersebut.
Misalnya, tanyakan pada diri Anda:
- Bagaimana perasaan Anda di berbagai titik dalam acara tersebut?
- Apa yang kamu pikirkan?
- Sensasi fisik apa yang Anda miliki?
- Bagaimana kejadian ini memengaruhi cara Anda melihat diri sendiri, orang lain, dunia, atau masa depan Anda? Apa arti acara ini bagi Anda?
Memulai dengan Tulisan Ekspresif
Jika Anda belum pernah mencoba menulis yang ekspresif sebelumnya, mungkin akan terasa aneh atau canggung pada mulanya. Ini jelas merupakan keterampilan yang membutuhkan sedikit latihan sebelum mulai merasa nyaman. Sebelum memulai, mungkin ada baiknya untuk memeriksa beberapa contoh dari orang lain.
Sumber:
Frattaroli J. "Pengungkapan Eksperimental dan Moderatornya: Meta-Analisis". Buletin Psikologis . 132 (6): 823-865, 2006.