Penguatan Positif dan Negatif dalam Operant Conditioning

Bagaimana Penguatan Digunakan dalam Psikologi

Salah satu dari banyak cara berbeda di mana orang dapat belajar adalah melalui proses yang dikenal sebagai pengkondisian operan. Ini melibatkan belajar melalui penguatan atau hukuman. Jenis penguatan yang digunakan dapat memainkan peran penting dalam seberapa cepat perilaku dipelajari dan kekuatan keseluruhan dari respons yang dihasilkan.

Memahami Penguatan dalam Psikologi

Penguatan adalah istilah yang digunakan dalam pengkondisian operan untuk merujuk pada apa pun yang meningkatkan kemungkinan bahwa tanggapan akan terjadi.

Perhatikan bahwa penguatan didefinisikan oleh efek yang ada pada perilaku — meningkatkan atau memperkuat respons.

Misalnya, penguatan mungkin melibatkan pemberian pujian (penguat) segera setelah seorang anak membuang mainannya (tanggapan). Dengan memperkuat perilaku yang diinginkan dengan pujian, anak akan lebih mungkin melakukan tindakan yang sama lagi di masa depan.

Penguatan dapat mencakup apa pun yang memperkuat atau meningkatkan perilaku, termasuk imbalan nyata, peristiwa, dan situasi tertentu. Dalam pengaturan ruang kelas, misalnya, jenis penguatan mungkin termasuk pujian, keluar dari pekerjaan yang tidak diinginkan, hadiah tanda, permen, waktu bermain ekstra, dan kegiatan yang menyenangkan.

Penguatan Primer dan Sekunder

Ada dua kategori utama penguatan:

Jenis Penguatan

Dalam pengkondisian operan, ada dua jenis penguatan yang berbeda. Kedua bentuk penguatan ini memengaruhi perilaku, tetapi mereka melakukannya dengan cara yang berbeda. Kedua jenis termasuk:

  1. Dorongan positif melibatkan penambahan sesuatu untuk meningkatkan respons, seperti memberi sedikit permen pada seorang anak setelah dia membersihkan kamarnya.
  2. Dorongan negatif melibatkan mengeluarkan sesuatu untuk meningkatkan respons, seperti membatalkan kuis jika siswa menyerahkan semua pekerjaan rumah mereka selama seminggu. Dengan menghapus stimulus aversif (kuis), guru berharap untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan (menyelesaikan semua pekerjaan rumah).

Sementara istilah-istilah ini melibatkan kata-kata positif dan negatif, penting untuk dicatat bahwa Skinner tidak menggunakan ini berarti "baik" atau "buruk." Sebaliknya, pikirkan apa arti istilah-istilah ini ketika digunakan secara matematis. Positif setara dengan tanda tambah, artinya sesuatu ditambahkan atau diterapkan pada situasi. Negatif sama dengan tanda minus, artinya ada sesuatu yang dihapus atau dikurangi dari situasinya.

Contoh Penguatan di Dunia Nyata

Berikut adalah beberapa contoh nyata tentang bagaimana penguatan dapat dimanfaatkan untuk mengubah perilaku:

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kekuatan Tanggapan

Bagaimana dan kapan penguatan disampaikan dapat mempengaruhi kekuatan keseluruhan dari suatu respons. Kekuatan ini diukur oleh persistensi, frekuensi, durasi, dan ketepatan respons setelah penguatan dihentikan.

Penguatan Terus Menerus

Dalam situasi ketika penguatan hadir dikendalikan, seperti selama pelatihan, waktu kapan penguat disajikan dapat dimanipulasi. Selama tahap awal pembelajaran, penguatan berkelanjutan sering digunakan, seperti ketika Anda pertama kali mengajarkan anjing Anda trik baru. Jadwal ini melibatkan penguatan tanggapan setiap kali itu terjadi.

Penguatan sebagian

Setelah perilaku diperoleh, sering kali adalah ide yang bagus untuk beralih ke jadwal penguatan parsial. Empat jenis utama penguatan parsial adalah:

Satu Kata Dari

Penguatan memainkan peran penting dalam proses pengkondisian operan. Ketika digunakan dengan tepat, penguatan dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif untuk mendorong perilaku yang diinginkan dan mencegah yang tidak diinginkan.

Penting untuk diingat bahwa apa yang merupakan penguatan dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain. Dalam pengaturan ruang kelas, misalnya, satu anak mungkin menemukan perlakukan yang menguatkan sementara yang lain mungkin tidak peduli dengan hadiah semacam itu. Dalam beberapa kasus, apa yang menguatkan mungkin benar-benar mengejutkan. Jika seorang anak hanya menerima perhatian dari orang tuanya ketika dia dimarahi, perhatian itu dapat benar-benar memperkuat perilaku buruk.

Dengan mempelajari lebih banyak tentang cara kerja penguatan, Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana berbagai jenis penguatan berkontribusi pada pembelajaran dan perilaku.

> Sumber:

> Hockenbury SE, Nolan SA. Psikologi. New York: Penayang Layak; 2014.

> Skinner BF. Kontijensi Penguatan: Analisis Teoritis. Yayasan BF Skinner; 2013.