Cara Bermeditasi untuk Kesehatan Otak, Kebugaran Jiwa, dan Energi

Sementara meditasi dikelilingi oleh agama, keyakinan, dan takhayul, itu adalah keadaan tubuh yang valid seperti yang lain, seperti gairah atau tidur. Dengan belajar bermeditasi, Anda dapat memetik manfaat dari keadaan tubuh ini yang meliputi relaksasi, energi, dan perspektif tentang kehidupan Anda. Meditasi sedang dianggap serius oleh para peneliti kesehatan yang tertarik pada pengurangan stres dan metode untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Meditasi digunakan oleh orang-orang yang memperhatikan kondisi seperti kecemasan, rasa sakit, depresi, masalah emosional, insomnia, dan stres . Meditasi juga merupakan latihan otak utama. Beginilah cara memulainya.

1. Duduk

Temukan tempat di mana Anda bisa duduk dengan nyaman, tanpa gangguan selama sekitar 20 menit. Yang paling penting adalah duduk dengan punggung Anda selurus mungkin. Beberapa orang menemukan bahwa duduk di tepi bantal membantu menjaga punggung tetap lurus. Anda akan mendengar tentang bantal meditasi khusus, lilin, dupa, patung, lonceng, dan seterusnya - jangan khawatir tentang hal-hal itu. Yang penting duduk dengan nyaman dan sering berlatih meditasi. Anda dapat menambahkan aksesori kapan pun Anda mau.

2. Atur Timer

Pada saat Anda bermeditasi, Anda mungkin diam-diam mencari alasan untuk bangkit dan melakukan sesuatu yang lain. Salah satu alasan yang paling mendesak adalah "memeriksa waktu." Seringkali selama meditasi, rasa waktu Anda hilang dan itu mengarah pada perasaan bahwa Anda telah melewati waktu yang Anda tentukan untuk meditasi.

Ini akan sering terjadi setelah Anda duduk selama 1 atau 2 menit. Timer membantu meyakinkan Anda bahwa Anda belum bermeditasi terlalu lama. Jika Anda tidak memiliki timer, Anda mungkin akan melihat jam atau jam Anda setiap 30 detik. Jadi atur timer dan lupakan waktu.

3. Bernapas

Bernafas adalah fungsi tubuh yang unik.

Ini otomatis, kita mengambil lebih dari 10 juta napas per tahun tanpa menyadarinya, tetapi kita juga dapat mengendalikan pernapasan secara sukarela. Pikirkan pernapasan seperti bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan tubuh kita. Jika kita bernafas perlahan, tubuh kita rileks . Saat Anda duduk:

Ini adalah satu-satunya tugas Anda dalam meditasi - waspadailah nafas Anda. Jika pikiran Anda mengembara, cukup kembali bernapas.

4. Label

Tujuan meditasi bukanlah untuk tidak memiliki pikiran (yang tidak mungkin) tetapi untuk tidak berinteraksi dengan pikiran yang muncul. Jika, ketika Anda sedang bermeditasi, Anda mulai bertanya-tanya kapan terakhir kali Anda mengganti oli di mobil Anda, itu sangat normal - cukup kembali ke napas Anda dan cobalah untuk tidak 'mengejar' pikiran.

Beberapa orang merasa ada manfaat untuk melabeli pikiran. Ketika Anda melihat diri Anda hanyut, letakkan label netral pada pikiran - jika Anda memikirkan semua yang harus Anda lakukan di tempat kerja, beri label pada pikiran 'kerja' dan kembali ke pernapasan.

5. Jangan Menilai

Meditasi adalah meditasi yang keras dan sempurna tidak mungkin. Pikiran Anda akan melayang.

Anda akan menemukan bahwa pada hari-hari tertentu Anda menghabiskan seluruh waktu meditasi untuk memikirkan wastafel dapur Anda. Kesadaran Anda akan hanyut dan waktu akan lenyap. Ini baik saja. Setiap kali Anda hanyut, kembalilah untuk sadar duduk dan bernapas. Jangan menilai dirimu sendiri. Jangan membuat kereta pemikiran tentang bagaimana Anda tidak dapat bermeditasi, bagaimana Anda tidak pandai dalam hal ini. Baru saja kembali ke nafasmu.

6. Jangan Dengarkan Diri Sendiri

Ketika Anda bermeditasi, ada sedikit suara di dalam kepala Anda yang mencoba membuat Anda berhenti.

Jangan dengarkan suara. Ketika Anda bermeditasi, tidak ada yang lebih penting untuk Anda lakukan.

Duduk saja.

7. Perhatikan "Thought Clouds" Drift

Perlakukan meditasi sebagai eksperimen. Saksikan diri Anda berpikir. Periksa bagaimana pikiran muncul secara acak dan kemudian mulai terhubung dengan pikiran lain. Perhatikan apa yang terjadi jika Anda tidak memeliharanya. Bagaimana cara berpikir berhenti? Akhirnya, Anda akan melihat bahwa sebagian besar pikiran itu acak dan tidak benar-benar sesuai dengan waktu Anda. Anda juga akan mulai mengembangkan kesadaran terpisah dari pemikiran Anda. Mungkin pelajaran terbesar meditasi adalah bahwa Anda bukan pikiran Anda.

8. Bawa Meditasi ke Kehidupan Sehari-hari Anda

Banyak keterampilan yang dipelajari dalam meditasi dapat diterapkan selama kehidupan sehari-hari Anda. Meditasi ketika:

Ambil napas dua menit istirahat beberapa kali di siang hari. Perhatikan saat pikiran dan ide Anda muncul di tempat kerja, dalam percakapan, atau saat Anda memecahkan masalah. Gunakan pola pikir eksperimental yang sama dan perhatikan bagaimana Anda bersikap dan berpikir sepanjang hari.

9. Ulangi Setiap Hari

Meditasi adalah keterampilan yang membutuhkan latihan dan lebih banyak latihan. Atur waktu harian untuk bermeditasi dan bertahanlah. Otak Anda akan mendapat manfaat dari perjalanan yang tak henti-hentinya memesona ke dalam pikiran Anda sendiri. Tubuh Anda akan mendapat manfaat dari relaksasi yang mendalam dan pengurangan stres.