Kognisi Sosial dalam Psikologi

Kognisi sosial adalah sub-topik psikologi sosial yang berfokus pada bagaimana orang memproses, menyimpan, dan menerapkan informasi tentang orang lain dan situasi sosial. Ini berfokus pada peran yang dimainkan proses kognitif dalam interaksi sosial kita. Cara kita berpikir tentang orang lain memainkan peran utama dalam cara kita berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.

Misalnya, bayangkan Anda bersiap-siap untuk pergi kencan buta. Anda tidak hanya khawatir tentang kesan dan sinyal yang Anda kirimkan kepada orang lain, Anda juga peduli dengan menafsirkan sinyal yang diberikan oleh orang lain. Bagaimana Anda membentuk kesan dari orang ini? Apa artinya Anda membaca perilaku orang lain?

Ini hanyalah satu contoh bagaimana kognisi sosial memengaruhi satu interaksi sosial, tetapi Anda mungkin bisa memikirkan banyak lagi contoh dari kehidupan sehari-hari Anda. Kita menghabiskan sebagian besar setiap hari berinteraksi dengan orang lain, itulah sebabnya mengapa seluruh cabang psikologi dibentuk untuk membantu memahami bagaimana perasaan kita, berpikir, dan berperilaku dalam situasi sosial.

Psikolog perkembangan juga mempelajari bagaimana kognisi sosial berkembang selama masa kanak-kanak dan remaja. Ketika anak-anak tumbuh, mereka menjadi lebih sadar bukan hanya perasaan, pikiran, dan motif mereka sendiri tetapi juga emosi dan kondisi mental orang lain.

Ketika kesadaran ini meningkat, anak-anak menjadi lebih mahir dalam memahami bagaimana perasaan orang lain, mengetahui bagaimana menanggapi dalam situasi sosial, terlibat dalam perilaku prososial , dan mengambil perspektif orang lain.

Pertanyaan Tentang Kognisi Sosial

Mendefinisikan Kognisi Sosial

Bagaimana tepatnya para psikolog mendefinisikan kognisi sosial? Berikut ini beberapa penjelasan:

"Dengan demikian studi tentang proses yang terlibat dalam mempersepsikan satu sama lain dan datang ke" tahu apa yang kita ketahui "tentang orang-orang di dunia kita pada dasarnya adalah pertanyaan tidak hanya dari perilaku apa yang telah kita lihat, tetapi dari kognisi kita sebagai individu mempersepsikan-sosial kita kognisi, kognisi sosial , oleh karena itu, adalah studi tentang proses mental yang terlibat dalam mempersepsikan, memperhatikan, mengingat, memikirkan, dan memahami orang-orang di dunia sosial kita. "
> (Gordon B. Moskowitz, Kognisi Sosial: Memahami Jati Diri dan Orang Lain )

" Kognisi sosial adalah pendekatan konseptual dan empiris untuk memahami topik psikologi sosial dengan menyelidiki dasar-dasar kognitif dari fenomena sosial apa pun yang sedang dipelajari. Artinya, fokusnya adalah pada analisis tentang bagaimana informasi diproses, disimpan, diwakili dalam memori, dan selanjutnya digunakan dalam memahami dan berinteraksi dengan dunia sosial.Kognisi sosial bukan bidang konten dalam psikologi sosial, melainkan merupakan pendekatan untuk mempelajari bidang topik apa pun dalam psikologi sosial. Dengan demikian, perspektif kognisi sosial dapat diadopsi dalam mempelajari topik seluas -berdiri sebagai persepsi, sikap dan perubahan sikap orang, stereotyping dan prasangka, pengambilan keputusan, konsep diri, komunikasi sosial dan pengaruh, dan diskriminasi antarkelompok. "
> (David L. Hamilton (Ed.)., Kognisi Sosial: Pembacaan Kunci dalam Psikologi Sosial )

Perbedaan Budaya

Psikolog sosial juga menemukan bahwa sering ada perbedaan budaya yang penting dalam kognisi sosial.

"Salah satu landasan teori dan penelitian kognisi sosial adalah bahwa individu yang berbeda mungkin memahami situasi yang sama secara berbeda, jika mereka melihatnya melalui lensa dari struktur pengetahuan, tujuan, dan perasaan yang berbeda. Kitayama dan rekan-rekannya (1997) beralasan bahwa perbedaan budaya dapat menimbulkan cara-cara kolektif, budaya berbagi yang berbeda untuk membangun, mendefinisikan, dan mengekstraksi makna dari situasi-situasi yang sama karena itu dapat membawa makna yang berbeda dalam budaya yang berbeda ... Sebagai individu mengikuti perintah dari budaya masing-masing, memenuhi pola budaya didiktekan dari pikiran, perasaan, dan perilaku, mereka akhirnya memperkuat budaya yang telah melahirkan pola-pola ini di tempat pertama. Ketika Anda berpikir dan bertindak sesuai dengan budaya Anda, Anda mendukung dan mereproduksinya. "
> (Ziva Kunda, Kognisi Sosial: Memahami Orang )

Pada Kemungkinan Kekurangan

"Saat ini, penelitian dan teori dalam kognisi sosial didorong oleh orientasi individualistik yang luar biasa yang lupa bahwa isi kognisi berasal dari kehidupan sosial, dalam interaksi manusia dan komunikasi. Sayangnya, model pemrosesan informasi yang menjadi pusat kognisi sosial fokus pada proses kognitif di biaya konten dan konteks. Dengan demikian, fitur sosial, kolektif, bersama, interaktif, dan simbolis dari pemikiran, pengalaman, dan interaksi manusia sering diabaikan dan dilupakan. "
> (Augoustinos, Walker, & Donaghue, Kognisi Sosial: Pengantar Terpadu )