Gambaran Umum Pemrograman Neurolinguistik untuk SAD
Pemrograman neurolinguistik (NLP) dikembangkan pada tahun 1970 di Universitas California, Santa Cruz, oleh John Grinder (seorang profesor linguistik) dan Richard Bandler (seorang ahli matematika).
Melalui penelitian mereka, Grinder dan Bandler berusaha memahami apa yang membuat beberapa terapis lebih baik daripada yang lain. Seperangkat prinsip dan teknik yang digunakan untuk menciptakan perubahan selama terapi dikembangkan.
NLP digunakan dalam berbagai pengaturan, termasuk psikoterapi, obat-obatan, dan pengembangan pribadi. NLP umumnya digunakan sebagai praktik pengobatan alternatif.
Itu belum dimasukkan sebagai pendekatan terapi utama dan belum divalidasi secara ilmiah untuk pengobatan gangguan kecemasan sosial (SAD). Namun, itu mungkin memiliki nilai sebagai "pengaya" untuk perawatan.
NLP sendiri bukanlah suatu bentuk psikoterapi; itu adalah alat yang digunakan untuk memandu proses terapeutik.
Beberapa prinsip NLP termasuk yang berikut:
- Semua perilaku bersifat adaptif, artinya ada manfaat positif untuk semua yang Anda lakukan
- Anda memiliki sumber daya untuk mencapai tujuan Anda; itu adalah tugas terapis Anda untuk membantu Anda
- Bagaimana reaksi Anda lebih penting daripada apa yang terjadi pada Anda
Secara umum, terapis NLP akan mengikuti langkah-langkah ini dengan Anda:
- Bangun hubungan dengan Anda dengan mencerminkan perilaku verbal dan non-verbal Anda
- Kumpulkan informasi tentang masalah Anda dan apa yang ingin Anda capai
- Pertimbangkan setiap dampak negatif potensial untuk mencapai sasaran-sasaran ini dalam kehidupan pribadi Anda
- Pastikan bahwa pola perilaku baru terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari Anda
Teknik NLP
Meskipun NLP bukan merupakan bentuk psikoterapi, ada sejumlah teknik yang digunakan oleh praktisi NLP. Beberapa contoh teknik termasuk penahan, reframing, disosiasi, perubahan keyakinan dan tempo masa depan.
Di bawah ini adalah uraian singkat dari masing-masing teknik ini.
- Anchoring : Mempelajari bagaimana merespons secara berbeda terhadap situasi yang memicu (mirip dengan pengkondisian klasik ).
- Reframing : Mengidentifikasi perilaku adaptif yang dapat menggantikan perilaku maladaptif sementara masih mencapai tujuan yang sama.
- Disosiasi : Memutuskan hubungan dari pengalaman menyakitkan dari masa lalu Anda.
- Perubahan Kepercayaan : Mengubah keyakinan yang menahan Anda dari kesuksesan.
- Masa Depan Pacing : Mengintegrasikan tujuan ke dalam hidup Anda sehingga Anda terus mencapainya setelah terapi.
NLP dan Gangguan Kecemasan Sosial
Bagaimana teknik-teknik ini diterapkan jika Anda menderita gangguan kecemasan sosial (SAD) ? Dalam kasus perubahan keyakinan, terapis mungkin meminta Anda untuk membandingkan keyakinan Anda tentang dua bidang kehidupan Anda.
Satu bidang akan menjadi sesuatu yang Anda mengalami kesulitan (misalnya, situasi sosial) dan situasi lain di mana Anda telah mengalami kesuksesan (mungkin akademik atau keuangan).
Seperti kebanyakan teknik NLP, prosesnya akan melibatkan visualisasi; Anda akan diminta untuk membayangkan keyakinan yang membuat Anda kembali menyusut ke kejauhan sampai mereka tidak lagi penting.
Penelitian tentang NLP
Teori dan praktek NLP belum menerima dukungan ilmiah, sehingga penelitian tentang pendekatan ini masih dilakukan.
Hingga saat ini, sebagian besar digunakan dalam dunia pembinaan / swadaya.
Meskipun NLP mungkin memiliki beberapa nilai sebagai bagian dari rencana perawatan untuk SAD, perawatan yang mapan dan didukung seperti terapi kognitif-perilaku (CBT) dan obat adalah pilihan terbaik Anda.
Sumber:
Karunaratne, M. Pemrograman dan aplikasi neuro-linguistik dalam pengobatan fobia. Terapi komplementer dalam praktik klinis. 2010; 16 (4): 203-207.
Konefal J, Duncan RC. Kecemasan sosial dan pelatihan dalam pemrograman neurolinguistik. Psikol Rep. 1998; 83 (3 Pt 1): 1115-22.
Steinbach, AM. Pemrograman neurolinguistik: Suatu pendekatan sistematis untuk berubah . Dokter Keluarga Kanada. 1984; 30: 147-150.
Sturt J, Ali S, Robertson W, dkk. Pemrograman neurolinguistik: tinjauan sistematis efek pada hasil kesehatan. Br J Gen Pract. 2012; 62 (604): e757-64.