Ketika Anda berpikir tentang persuasi, apa yang terlintas dalam pikiran? Beberapa orang mungkin berpikir tentang pesan iklan yang mendorong pemirsa untuk membeli produk tertentu sementara yang lain mungkin berpikir tentang seorang kandidat politik yang mencoba mempengaruhi pemilih untuk memilih namanya di kotak suara. Persuasi adalah kekuatan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki pengaruh besar pada masyarakat dan keseluruhan.
Politik , keputusan hukum, media massa, berita, dan iklan semuanya dipengaruhi oleh kekuatan persuasi dan memengaruhi kita secara bergantian.
Terkadang kita suka percaya bahwa kita kebal terhadap persuasi. Bahwa kita memiliki kemampuan alami untuk melihat melalui penjualan, memahami kebenaran dalam suatu situasi dan mengambil kesimpulan sendiri. Ini mungkin benar dalam beberapa skenario, tetapi persuasi bukan hanya seorang penjual yang memaksa mencoba menjual mobil kepada Anda, atau iklan televisi yang menarik Anda untuk membeli produk terbaru dan terhebat. Persuasi bisa halus, dan bagaimana kita menanggapi pengaruh tersebut dapat bergantung pada berbagai faktor.
Ketika kita memikirkan persuasi, contoh-contoh negatif sering kali menjadi yang pertama muncul di pikiran, tetapi persuasi juga dapat digunakan sebagai kekuatan positif. Kampanye layanan publik yang mendorong orang untuk mendaur ulang atau berhenti merokok adalah contoh persuasi yang bagus yang digunakan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.
Apa itu Persuasi?
Jadi apa sebenarnya persuasi itu?
Menurut Perloff (2003), persuasi dapat didefinisikan sebagai "... proses simbolik di mana komunikator mencoba untuk meyakinkan orang lain untuk mengubah sikap atau perilaku mereka mengenai masalah melalui transmisi pesan dalam suasana pilihan bebas ."
Unsur-unsur kunci dari definisi persuasi ini adalah bahwa:
- Persuasi adalah simbolik, memanfaatkan kata, gambar, suara, dll
- Ini melibatkan upaya yang disengaja untuk mempengaruhi orang lain.
- Persuasi diri adalah kunci. Orang tidak dipaksa; mereka malah bebas memilih.
- Metode transmisi pesan persuasif dapat terjadi dalam berbagai cara, termasuk secara verbal dan nonverbal melalui televisi, radio, internet atau komunikasi tatap muka .
Bagaimana Persuasi Berbeda Hari Ini?
Sementara seni dan ilmu persuasi telah menarik sejak zaman Yunani Kuno, ada perbedaan yang signifikan antara bagaimana persuasi terjadi hari ini dan bagaimana hal itu terjadi di masa lalu.
Dalam bukunya The Dynamics of Persuasion: Komunikasi dan Sikap di Abad 21 , Richard M. Perloff menguraikan lima cara utama di mana persuasi modern berbeda dari masa lalu:
- Jumlah pesan persuasif telah berkembang pesat. Pikirkan sejenak tentang berapa banyak iklan yang Anda temui setiap hari. Menurut berbagai sumber, jumlah iklan rata-rata orang dewasa AS terkena setiap hari berkisar dari sekitar 300 hingga lebih dari 3.000.
- Komunikasi persuasif berjalan jauh lebih cepat. Televisi, Radio, dan Internet membantu menyebarkan pesan persuasif dengan sangat cepat.
- Persuasi adalah bisnis besar. Selain perusahaan yang dalam bisnis murni untuk tujuan persuasif (seperti agensi periklanan, perusahaan pemasaran, perusahaan hubungan masyarakat) dan banyak bisnis lain bergantung pada persuasi untuk menjual barang dan jasa.
- Persuasi kontemporer jauh lebih halus. Tentu saja, ada banyak iklan yang menggunakan strategi persuasif yang sangat jelas, tetapi banyak pesan jauh lebih halus. Misalnya, bisnis terkadang dengan hati-hati membuat gambar yang sangat spesifik yang dirancang untuk mendorong pemirsa untuk membeli produk atau layanan untuk mencapai gaya hidup yang diproyeksikan.
- Persuasi lebih kompleks. Konsumen lebih beragam dan memiliki lebih banyak pilihan, sehingga pemasar harus lebih pintar ketika memilih media dan pesan persuasif mereka.
> Sumber:
> Perloff, RM (2003). Dinamika Persuasi: Komunikasi dan Sikap di Abad 21. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.