Mengapa Tidak Semua Orang yang Memiliki Peristiwa Traumatis Mengembangkan PTSD
Faktor pelindung mengacu pada apa pun yang mencegah atau mengurangi kerentanan untuk pengembangan gangguan. Faktor perlindungan umum termasuk ketersediaan dukungan sosial dan penggunaan strategi mengatasi yang sehat dalam menanggapi stres.
Sejumlah faktor protektif untuk PTSD setelah mengalami peristiwa traumatis telah diidentifikasi.
Penting untuk memahami faktor mana yang berkontribusi pada seseorang yang mengatasi trauma atau meresponsnya dengan ketahanan, terutama mengingat bahwa banyak orang terpapar pada peristiwa traumatik di beberapa titik dalam kehidupan mereka.
Namun, tidak semua orang yang pernah mengalami peristiwa traumatis telah mengembangkan atau akan mengembangkan gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Jadi, apa yang membedakan orang-orang yang terkena peristiwa traumatis yang tidak mengembangkan PTSD dari mereka yang melakukannya?
Ketahanan dan Pemulihan
Banyak orang telah melakukan penelitian yang mencoba mengidentifikasi karakteristik mana yang meningkatkan kemungkinan seseorang akan mengembangkan PTSD setelah peristiwa traumatis. Sejumlah faktor risiko telah diidentifikasi, termasuk jenis peristiwa traumatik, riwayat penyakit mental dan respons seseorang pada saat kejadian.
Lebih sedikit orang yang meneliti karakteristik apa yang melindungi seseorang dari PTSD dan masalah lain setelah mengalami peristiwa traumatis.
Para peneliti ini telah tertarik untuk mengidentifikasi karakteristik yang mempromosikan ketahanan dan pemulihan.
Karakteristik Terkait dengan Ketahanan
Dalam review dari semua penelitian tentang ketahanan dan pemulihan setelah peristiwa traumatis, sejumlah faktor pelindung terhubung diidentifikasi. Faktor-faktor ini adalah:
- Kemampuan untuk mengatasi stres secara efektif dan dengan cara yang sehat (tidak menghindar)
- Menjadi pandai dan memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik
- Menjadi lebih cenderung mencari bantuan
- Memegang keyakinan bahwa ada sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk mengelola perasaan dan mengatasinya.
- Memiliki dukungan sosial yang tersedia untuk Anda
- Terhubung dengan orang lain, seperti keluarga atau teman
- Pengungkapan diri dari trauma pada orang yang dicintai
- Kerohanian
- Memiliki identitas sebagai orang yang selamat dan bukan korban
- Membantu orang lain
- Menemukan makna positif dalam trauma
Semua karakteristik ini membedakan mereka yang mampu pulih dari pengalaman traumatis dan mereka yang mungkin telah mengembangkan PTSD atau masalah lain yang mengikuti pengalaman traumatis.
Membangun Yayasan untuk Pemulihan
Pikirkan faktor-faktor pelindung atau resiliensi ini sebagai dasar untuk pemulihan. Semakin kuat faktor-faktor ini, semakin besar kemungkinan mereka akan dapat menopang Anda selama masa-masa stres ekstrem.
Penting untuk menyadari bahwa sebagian besar faktor yang diidentifikasi di atas berada di bawah kendali Anda. Artinya, Anda bisa mengembangkan karakteristik ini. Menjalin hubungan yang dekat dan mendukung dengan orang lain. Pelajari cara baru yang sehat untuk mengatasi stres. Mulailah membantu orang lain di komunitas Anda.
Cari bantuan untuk setiap kesulitan yang mungkin Anda alami.
Seorang psikoterapis dapat membantu Anda mengembangkan faktor protektif yang diperlukan untuk bangkit kembali dari peristiwa traumatis dan mencegah Anda mengembangkan PTSD sepenuhnya.
Mengalami peristiwa traumatis dapat memiliki dampak mengganggu besar pada kehidupan seseorang. Anda bisa menjadi orang yang selamat dan mulai mengambil langkah untuk mengambil kembali hidup Anda.
Sumber:
Agaibi, CE, & Wilson, JP (2005). Trauma, PTSD, dan ketahanan: Tinjauan literatur. Trauma, Kekerasan, dan Pelecehan, 6 , 195-216.