Hubungan Antara Perilaku Impulsif dan Gangguan Kepribadian Borderline

Jika Anda memiliki gangguan kepribadian ambang (borderline personality disorder, BPD) , Anda mungkin menemukan diri Anda berjuang untuk mengelola perilaku impulsif. Dari keputusan yang terburu-buru hingga terlibat perkelahian, tindakan ini dapat merugikan Anda dan orang yang Anda cintai. Selain masalah dengan hubungan , impulsivitas dapat menyebabkan masalah dengan kesehatan fisik dan keuangan, serta masalah hukum . Mempelajari lebih lanjut tentang impulsivitas dalam BPD dan perawatan yang menargetkannya dapat membantu mengurangi dampak perilaku menyusahkan ini terhadap hidup Anda.

Memahami Impulsivity

Menurut Diagnostik dan Statistik Manual Penyakit Mental, edisi ke-5 (DSM-5), perilaku impulsif adalah ciri khas BPD. Impulsivitas adalah kecenderungan untuk bertindak tanpa memikirkan konsekuensi dari tindakan Anda. Tindakan ini biasanya terjadi sebagai reaksi terhadap beberapa peristiwa yang menyebabkan Anda memiliki respons emosional.

Misalnya, bayangkan Anda mengantri di bank dan seseorang memotong di depan Anda. Orang-orang dengan mindset beralasan mungkin memutar mata mereka, tetapi mereka menyadari itu adalah masalah kecil atau ketidaknyamanan dan itu tidak layak untuk meningkatkan situasi. Namun, bagi mereka dengan BPD, responnya bisa sangat berbeda. Seseorang dengan BPD dapat bertindak agresif terhadap orang yang memotong garis, berteriak padanya, mengancamnya, atau bahkan mengambil tindakan fisik.

Seseorang dengan BPD cenderung tidak memperhitungkan konsekuensi potensial, seperti terluka, ditahan oleh keamanan, atau bahkan ditangkap oleh polisi.

Impulsivitas juga terkait dengan kontrol diri yang buruk dan dorongan yang parah. Hal ini dapat menyebabkan perilaku yang merugikan diri sendiri seperti pesta makan atau alkohol atau penggunaan narkoba yang berlebihan sebagai alat untuk mengatasi stres atau perasaan marah atau kekosongan.

Penting untuk dicatat bahwa perilaku impulsif sesekali tidak selalu menunjukkan diagnosis BPD.

Setiap orang bertindak impulsif dari waktu ke waktu. Hanya ketika perilaku jenis ini menjadi sering atau serius, itu dianggap berbahaya atau gejala potensial dari BPD.

Contoh Perilaku Impulsif

Ada banyak perilaku yang dapat menjadi impulsif dengan BPD dan setiap orang berbeda. Namun ada beberapa skenario umum di mana impulsivitas menjadi masalah yang lebih besar, termasuk:

Perawatan untuk Impulsivity

Sementara perilaku impulsif bisa serius dan meresap, gejala ini dapat berhasil dikelola dengan terapi. Banyak perawatan untuk BPD memiliki komponen yang menargetkan impulsivitas. Misalnya, terapi perilaku dialektik (DBT) berfokus pada membangun keterampilan yang mengurangi perilaku impulsif Anda dan meningkatkan kemampuan Anda untuk berefleksi sebelum bertindak. Dengan menggunakan mekanisme koping yang sehat untuk menangani emosi yang intens, seseorang dengan BPD lebih siap untuk menangani situasi yang berbeda.

Mindfulness , keterampilan yang diajarkan dalam DBT, mendorong Anda untuk tetap di saat ini. Ini dapat membantu Anda untuk tetap lebih sadar akan tindakan Anda sehingga Anda meluangkan waktu untuk mempertimbangkan konsekuensinya.

Berlatih teknik ini dapat membantu Anda meluangkan waktu yang diperlukan untuk merefleksikan pilihan Anda, memberdayakan Anda untuk membuat keputusan yang lebih rasional tentang bagaimana menanggapi peristiwa di sekitar Anda.

Obat - obatan seperti inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) kadang-kadang dikombinasikan dengan dosis rendah antipsikotik juga dapat membantu. Ini terutama benar jika impulsivitas Anda menimbulkan ancaman terhadap keselamatan pribadi Anda. Obat-obatan biasanya paling efektif bila digunakan bersama dengan psikoterapi melalui terapis yang mengkhususkan diri dalam BPD.

> Sumber