Motivasi didefinisikan sebagai proses yang memulai, membimbing, dan mempertahankan perilaku berorientasi tujuan. Motivasi inilah yang menyebabkan Anda bertindak, entah itu mendapatkan segelas air untuk mengurangi rasa haus atau membaca buku untuk mendapatkan pengetahuan.
Pandangan yang Lebih Dekat pada Motivasi
Motivasi melibatkan kekuatan biologis, emosional, sosial, dan kognitif yang mengaktifkan perilaku.
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah motivasi sering digunakan untuk menggambarkan mengapa seseorang melakukan sesuatu. Misalnya, Anda mungkin mengatakan bahwa seorang siswa sangat termotivasi untuk masuk ke program psikologi klinis yang ia habiskan setiap malam untuk belajar.
"Motivasi merujuk pada faktor yang mengaktifkan, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku yang diarahkan pada tujuan ... Motif adalah 'mengapa' perilaku - kebutuhan atau keinginan yang mendorong perilaku dan menjelaskan apa yang kita lakukan. Kita tidak benar-benar mengamati motif; lebih tepatnya, kami menyimpulkan bahwa ada yang berdasarkan pada perilaku yang kami amati. "
(Nevid, 2013)
Apa sebenarnya yang ada di balik motivasi mengapa kita bertindak? Psikolog telah mengusulkan berbagai teori motivasi , termasuk teori drive , teori naluri , dan teori humanistik. Kenyataannya adalah bahwa ada banyak kekuatan berbeda yang membimbing dan mengarahkan motivasi kita.
Komponen Motivasi
Siapa pun yang pernah memiliki tujuan (seperti ingin kehilangan 20 pon atau lari maraton) mungkin segera menyadari bahwa hanya memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu tidaklah cukup.
Mencapai tujuan seperti itu membutuhkan kemampuan untuk bertahan melalui rintangan dan ketahanan untuk tetap berjalan meskipun ada kesulitan .
Ada tiga komponen utama untuk motivasi: aktivasi, ketekunan, dan intensitas.
- Aktivasi melibatkan keputusan untuk memulai perilaku, seperti mendaftar di kelas psikologi.
- Kegigihan adalah upaya berkelanjutan menuju tujuan meskipun rintangan mungkin ada. Contoh kegigihan akan mengambil lebih banyak mata pelajaran psikologi untuk mendapatkan gelar meskipun memerlukan investasi waktu, energi, dan sumber daya yang signifikan.
- Intensitas dapat dilihat pada konsentrasi dan kekuatan yang masuk ke dalam mengejar suatu tujuan. Sebagai contoh, satu siswa mungkin lewat tanpa banyak usaha, sementara siswa lain akan belajar secara teratur, berpartisipasi dalam diskusi, dan mengambil keuntungan dari peluang penelitian di luar kelas. Siswa pertama tidak memiliki intensitas, sedangkan yang kedua mengejar tujuan pendidikannya dengan intensitas yang lebih besar.
Teori Motivasi
Apa hal-hal yang sebenarnya memotivasi kita untuk bertindak? Psikolog telah mengusulkan berbagai teori untuk menjelaskan motivasi:
- Naluri: Teori motivasi insting menyarankan bahwa perilaku dimotivasi oleh insting, yang merupakan pola perilaku yang tetap dan bawaan. Psikolog termasuk William James, Sigmund Freud, dan William McDougal telah mengusulkan sejumlah dorongan manusia dasar yang memotivasi perilaku. Insting semacam itu mungkin termasuk naluri biologis yang penting bagi kelangsungan hidup organisme seperti rasa takut, kebersihan, dan cinta.
- Drive dan Kebutuhan: Banyak perilaku Anda seperti makan, minum, dan tidur dimotivasi oleh biologi. Anda memiliki kebutuhan biologis akan makanan, air, dan tidur. Karena itu, Anda termotivasi untuk makan, minum, dan tidur. Teori drive menunjukkan bahwa orang memiliki dorongan biologis dasar dan perilaku Anda dimotivasi oleh kebutuhan untuk memenuhi drive ini.
- Tingkat Gairah: Teori motivasi yang menggairahkan menunjukkan bahwa orang termotivasi untuk terlibat dalam perilaku yang membantu mereka mempertahankan tingkat gairah optimal mereka. Seseorang dengan kebutuhan rangsangan rendah mungkin mengejar aktivitas santai seperti membaca buku, sementara mereka yang memiliki kebutuhan gairah tinggi mungkin termotivasi untuk terlibat dalam perilaku yang menggairahkan, seperti balap sepeda motor.
Motivasi Ekstrinsik vs. Intrinsik
Berbagai jenis motivasi sering digambarkan sebagai ekstrinsik atau intrinsik. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang muncul dari luar individu dan sering melibatkan penghargaan seperti piala, uang, pengakuan sosial, atau pujian. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang muncul dari dalam individu, seperti melakukan teka-teki silang yang rumit semata-mata untuk kepuasan pribadi dalam memecahkan suatu masalah.
Satu Kata Dari
Memahami motivasi penting di banyak bidang kehidupan, dari pengasuhan ke tempat kerja. Anda mungkin ingin menetapkan tujuan terbaik dan menetapkan sistem penghargaan yang tepat untuk memotivasi orang lain serta untuk meningkatkan motivasi Anda sendiri . Pengetahuan tentang memotivasi faktor dan memanipulasi mereka digunakan dalam pemasaran dan aspek lain dari psikologi industri. Ini adalah wilayah di mana ada banyak mitos dan setiap orang dapat mengambil manfaat dari mengetahui apa yang berhasil dan apa yang tidak.
> Sumber:
> JS Tidak Tetap. Psikologi: Konsep dan Aplikasi . Belmont, CA: Wadsworth Cengage Learning; 2013.