5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Psikologi Sosial

Konsep Dasar dalam Psikologi Sosial

Psikologi sosial adalah cabang psikologi yang berkaitan dengan bagaimana fenomena sosial memengaruhi kita dan bagaimana orang berinteraksi dengan orang lain. Cara kita memandang diri sendiri dalam kaitannya dengan bagian dunia lainnya memainkan peran penting dalam pilihan, perilaku, dan keyakinan kita. Sebaliknya, pendapat orang lain juga memengaruhi perilaku kita dan cara kita memandang diri sendiri.

Konsep Psikologi Sosial yang Harus Anda Pahami

Memahami psikologi sosial dapat bermanfaat karena berbagai alasan. Pertama, kita dapat lebih memahami bagaimana kelompok memengaruhi pilihan dan tindakan kita. Selain itu, ini juga memungkinkan kami untuk mendapatkan apresiasi yang lebih besar tentang bagaimana persepsi sosial kami memengaruhi interaksi kami dengan orang lain.

Ada beberapa aspek dasar dari perilaku sosial yang memainkan peran besar dalam tindakan kita dan bagaimana kita melihat diri kita sendiri.

1. Perilaku sosial berorientasi pada tujuan.

Interaksi kami melayani tujuan atau memenuhi kebutuhan. Beberapa tujuan umum atau kebutuhan termasuk kebutuhan untuk ikatan sosial, keinginan untuk memahami diri sendiri dan orang lain, keinginan untuk mendapatkan atau mempertahankan status atau perlindungan dan kebutuhan untuk menarik teman.

2. Interaksi antara individu dan situasi membantu menentukan hasilnya.

Untuk memahami sepenuhnya mengapa orang melakukan hal-hal yang mereka lakukan, penting untuk melihat karakteristik individu, situasi dan konteks, dan interaksi antara dua variabel ini.

Dalam banyak contoh, orang berperilaku sangat berbeda tergantung pada situasinya. Misalnya, seseorang yang biasanya pendiam dan pendiam mungkin menjadi jauh lebih terbuka ketika ditempatkan dalam beberapa jenis peran kepemimpinan. Contoh lain adalah bagaimana orang kadang-kadang perilaku berbeda dalam kelompok daripada jika mereka sendiri.

Variabel lingkungan dan situasional memainkan peran penting dan memiliki pengaruh yang kuat pada perilaku kita.

3. Orang menghabiskan banyak waktu mempertimbangkan situasi sosial.

Interaksi sosial kita membantu membentuk konsep dan persepsi diri kita. Salah satu metode pembentukan konsep diri adalah melalui proses penilaian yang tercermin di mana kita membayangkan bagaimana orang lain melihat kita. Metode lain adalah melalui proses perbandingan sosial dimana kita mempertimbangkan bagaimana kita dibandingkan dengan orang lain dalam kelompok sebaya kita.

Kadang-kadang kita terlibat dalam perbandingan sosial di mana kita menilai diri terhadap orang-orang yang lebih baik dari kita dalam beberapa cara. Dalam contoh lain, kita mungkin terlibat dalam perbandingan sosial ke bawah di mana kita membandingkan kemampuan kita sendiri dengan kemampuan orang lain yang kurang mampu.

4. Kami juga menganalisa dan menjelaskan perilaku orang-orang di sekitar kita.

Satu fenomena umum adalah konfirmasi harapan , di mana kita cenderung mengabaikan atribut yang tidak diharapkan dan mencari bukti yang menegaskan keyakinan kita yang sudah ada sebelumnya tentang orang lain. Ini membantu menyederhanakan pandangan dunia kita, tetapi juga menyamarkan persepsi kita dan dapat berkontribusi pada stereotip. Misalnya, jika Anda mengharapkan orang berperilaku dengan cara tertentu, Anda mungkin mencari contoh yang mengonfirmasi keyakinan Anda sementara pada saat yang sama mengabaikan bukti yang bertentangan dengan pendapat Anda yang ada.

5. Kita sering percaya bahwa perilaku seseorang adalah indikator yang baik dari kepribadian mereka.

Pengaruh lain pada persepsi kita tentang orang lain dapat dijelaskan oleh teori kesimpulan koresponden. Ini terjadi ketika kita menyimpulkan bahwa tindakan dan perilaku orang lain sesuai dengan niat dan kepribadian mereka. Misalnya, jika kita melihat seorang wanita membantu orang tua menyeberang jalan, kita mungkin menganggap bahwa dia adalah orang yang baik hati.

Meskipun perilaku bisa informatif dalam beberapa contoh, terutama ketika tindakan orang itu disengaja, itu juga bisa menyesatkan. Jika kita memiliki interaksi terbatas dengan seseorang, perilaku yang kita lihat mungkin atipikal atau disebabkan oleh situasi tertentu daripada oleh karakteristik disposisi yang mengesampingkan seseorang.

Dalam contoh sebelumnya, wanita itu mungkin hanya membantu orang lanjut usia karena dia telah dipekerjakan untuk melakukannya, bukan karena kebaikan hatinya.

Mengapa Mempelajari Psikologi Sosial Itu Penting

Mempelajari lebih banyak tentang psikologi sosial dapat memperkaya pemahaman Anda tentang diri sendiri dan dunia di sekitar Anda. Dengan belajar lebih banyak tentang bagaimana orang memandang orang lain, bagaimana mereka bersikap dalam kelompok dan bagaimana sikap terbentuk, Anda dapat memperoleh penghargaan yang lebih besar untuk bagaimana hubungan sosial memengaruhi fungsi individu.