Apakah Gangguan Kepribadian Bipolar dan Borderline Terkait?

Memahami kesamaan dan perbedaan

Borderline personality disorder (BPD) telah menjadi diagnosis kontroversial sejak pertama kali dikenal di Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders pada tahun 1980. Satu kontroversi yang masih belum teratasi adalah apakah BPD terkait dengan gangguan bipolar karena mereka memiliki banyak gejala serupa.

Bagaimana Bipolar dan Borderline Personality Disorder Mirip

Alasan utama bahwa beberapa ahli telah mengusulkan bahwa BPD dan gangguan bipolar mungkin terkait adalah bahwa mereka berbagi fitur umum ketidakstabilan suasana hati.

Gangguan bipolar berhubungan dengan perubahan suasana hati dari depresi ke mania , suasana yang dicirikan oleh kegembiraan, penurunan kebutuhan untuk tidur dan peningkatan aktivitas, atau hypomania , yang mirip dengan mania tetapi kurang parah.

BPD juga dikaitkan dengan perubahan suasana hati, kadang-kadang disebut disregulasi emosi atau ketidakstabilan afektif. Orang-orang dengan BPD sering dapat berubah dari merasa baik menjadi sangat tertekan dalam hitungan menit.

Perilaku impulsif juga sering dialami oleh orang-orang dengan gangguan bipolar dan oleh orang-orang dengan BPD.

Bagaimana Bipolar dan Borderline Personality Disorder Berbeda

Apa perbedaan antara BPD dan gangguan bipolar, lalu? Beberapa komponen utama memisahkan keduanya.

Apakah Gangguan Kepribadian Bipolar dan Borderline Terkait?

Meskipun belum jelas, penelitian belum menemukan hubungan yang kuat antara BPD dan gangguan bipolar. Ada beberapa bukti bahwa orang dengan BPD didiagnosis dengan gangguan bipolar pada tingkat yang lebih tinggi daripada individu dengan gangguan kepribadian lainnya. Satu studi menemukan bahwa sekitar 20% dari individu dengan BPD juga didiagnosis dengan gangguan bipolar, sedangkan hanya sekitar 10% dari orang-orang dengan gangguan kepribadian lainnya juga didiagnosis dengan gangguan bipolar.

Penelitian lain baru-baru ini yang mengamati orang-orang yang didiagnosis dengan BPD dan gangguan bipolar selama jangka waktu sepuluh tahun menunjukkan bahwa kelainan itu tampaknya benar-benar independen satu sama lain. Karena itu, penelitian ini menekankan bahwa sangat penting untuk mengobati setiap gangguan secara individual untuk kemungkinan terbaik untuk meredakan gejala.

Gangguan Kepribadian Bipolar dan Borderline: The Bottom Line

Sejauh ini, tidak ada penelitian yang cukup untuk menunjukkan bahwa BPD dan gangguan bipolar terkait. Meskipun pasti ada beberapa fitur bersama, ada juga beberapa perbedaan yang ditandai antara BPD dan gangguan bipolar.

Juga, ko-kejadian BPD dan gangguan bipolar tidak cukup besar untuk menunjukkan bahwa kedua gangguan terkait.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan pada topik ini. Mungkin penelitian di masa depan, misalnya pada penyebab genetik dan biologis BPD dan gangguan bipolar dapat mengungkapkan beberapa hubungan yang belum ditemukan antara kedua kondisi tersebut.

Sumber:

Asosiasi Psikiatri Amerika. Diagnostik dan statistik manual gangguan mental, edisi keempat, revisi teks. Washington, DC, Penulis, 2000.

Gunderson JG, Weingberg I, Daversa MT, Kueppenbender KD, dkk. "Observasi Deskriptif dan Longitudinal tentang Hubungan Gangguan Kepribadian Borderline dan Bipolar Disorder." American Journal of Psychiatry , 163: 1173-1179, 2006.

Paris, J. "Borderline atau Bipolar? Membedakan Borderline Personality Disorder dari Bipolar Spectrum Disorders." Harvard Review of Psychiatry , 12: 140-145, 2004.

Gunderson, JG, Stout, RL, Shea, MT, et. Al. "Interaksi Gangguan Kepribadian Borderline dan Gangguan Suasana Hati Lebih Dari 10 Tahun." The Journal of Clinical Psychiatry 75 (8), 2014.