Memori jangka panjang mengacu pada penyimpanan informasi selama jangka waktu yang panjang. Jika Anda dapat mengingat sesuatu yang terjadi lebih dari beberapa saat yang lalu, apakah itu terjadi beberapa jam yang lalu atau beberapa dekade sebelumnya, maka itu adalah ingatan jangka panjang.
Informasi ini sebagian besar di luar kesadaran kita tetapi dapat dipanggil ke dalam memori kerja untuk digunakan saat diperlukan.
Sebagian dari informasi ini relatif mudah diingat sementara ingatan lain jauh lebih sulit untuk diakses.
Namun, tidak semua memori jangka panjang diciptakan sama. Informasi yang lebih penting menyebabkan ingatan yang lebih kuat.
Anda biasanya dapat mengingat peristiwa penting seperti hari pernikahan Anda atau kelahiran anak pertama Anda dengan kejelasan dan detail yang jauh lebih besar daripada hari-hari Anda yang kurang mengesankan. Sementara beberapa ingatan muncul dalam pikiran dengan cepat, yang lainnya lebih lemah dan mungkin memerlukan petunjuk atau pengingat untuk menjadikannya fokus.
Kenangan yang sering diakses juga menjadi jauh lebih kuat dan mudah diingat. Mengakses ingatan ini berulang kali memperkuat jaringan saraf di mana informasi dikodekan, yang mengarah ke ingatan yang lebih mudah dari informasi. Di sisi lain, kenangan yang tidak diingat sering kali dapat melemah atau bahkan hilang atau digantikan oleh informasi lain.
Durasi dan Kapasitas Memori Jangka Panjang
Melalui proses asosiasi dan latihan, isi memori jangka pendek bisa menjadi memori jangka panjang. Sementara ingatan jangka panjang juga rentan terhadap proses melupakan, ingatan jangka panjang bisa bertahan selama beberapa hari hingga beberapa dekade.
Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi seberapa lama informasi bertahan dalam memori jangka panjang. Pertama, cara memori dikodekan di tempat pertama dapat memainkan peran penting. Jika Anda sangat sadar dan waspada ketika Anda memiliki pengalaman, maka memori mungkin akan jauh lebih jelas.
Seperti disebutkan sebelumnya, berapa kali Anda mengakses memori juga dapat memainkan peran dalam kekuatan dan durasi memori. Tidak mengherankan, ingatan yang harus Anda ingat sering cenderung bertahan dan menjadi jauh lebih kuat. Inilah sebabnya mengapa pengulangan informasi berulang kali saat Anda belajar mengarah pada penarikan yang lebih baik pada ujian.
Jenis Memori Jangka Panjang
Memori jangka panjang biasanya dibagi menjadi dua jenis - memori deklaratif (eksplisit) dan non-deklaratif (implisit) .
- Ingatan eksplisit , juga dikenal sebagai kenangan deklaratif, mencakup semua kenangan yang tersedia dalam kesadaran. Memori eksplisit dapat dibagi lagi menjadi memori episodik (peristiwa spesifik) dan memori semantik (pengetahuan tentang dunia).
- Ingatan tersirat adalah kenangan yang sebagian besar tidak disadari. Jenis memori ini termasuk memori prosedural , yang melibatkan ingatan gerakan tubuh dan bagaimana menggunakan objek di lingkungan. Cara mengendarai mobil atau menggunakan komputer adalah contoh kenangan prosedural.
Perubahan Kenangan Jangka Panjang
Model pemrosesan informasi dari memori mencirikan memori manusia sama seperti komputer. Informasi memasuki memori jangka pendek (sebuah toko sementara) dan kemudian beberapa informasi ini ditransfer ke memori jangka panjang (toko yang relatif permanen), seperti informasi yang disimpan ke hard disk komputer. Ketika informasi diperlukan, itu disebut keluar dari penyimpanan jangka panjang ini menggunakan isyarat lingkungan, seperti mengakses folder yang disimpan di komputer Anda.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ingatan tidak disimpan dalam keadaan statis dan kemudian ditarik dengan kejelasan sempurna, namun, seperti yang ditunjukkan oleh model pemrosesan informasi.
Para peneliti telah menemukan bahwa kenangan berubah setiap kali mereka diakses.
Neuron pertama kali menyandikan kenangan di korteks dan hippocampus. Setiap kali memori diingat, ia kemudian dikodekan ulang oleh neuron yang sama tetapi tidak sama. Mengakses ingatan sering membantu membuatnya lebih kuat, namun penelitian telah menemukan bahwa pengkodean ulang ini dapat berdampak pada bagaimana informasi itu diingat. Detail halus dapat berubah, dan aspek-aspek tertentu dari memori dapat diperkuat, dilemahkan, atau bahkan hilang sama sekali tergantung pada neuron yang diaktifkan.
Sementara memori jangka panjang memiliki kapasitas dan durasi yang tampaknya tak terbatas, ingatan ini juga dapat secara mengejutkan rapuh dan rentan terhadap perubahan, misinformasi , dan gangguan. Ahli memori Elizabeth Loftus telah menunjukkan betapa mudahnya memori palsu bisa dipicu . Dalam salah satu eksperimennya yang paling terkenal, ia bisa mendapatkan 25 persen dari para pesertanya untuk percaya pada ingatan palsu bahwa mereka pernah hilang di sebuah pusat perbelanjaan semasa kecil.
Mengapa memori jangka panjang sangat rentan terhadap ketidakakuratan ini? Dalam beberapa kasus, orang kehilangan detail penting tentang acara. Untuk mengisi "celah" yang hilang ini dalam informasi, otak kadang-kadang membuat detail yang tampaknya masuk akal. Dalam contoh lain, ingatan lama dapat mengganggu pembentukan yang baru, sehingga sulit untuk mengingat apa yang sebenarnya terjadi.
Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang beberapa masalah utama dengan ingatan , alasan utama mengapa kita melupakan berbagai hal , dan beberapa trik yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan ingatan jangka panjang Anda .