Avolition dan Blunting dari Emotional Action atau Reaction
Meskipun kurangnya motivasi bukan merupakan tanda yang melekat pada gangguan mental, kadang-kadang ada saatnya. Tentu saja, pada orang yang mengalami depresi klinis , perasaan putus asa dan apati sering dapat bermanifestasi sebagai kurangnya motivasi atau minat. Tetapi ada kalanya kurangnya motivasi adalah tanda dari sesuatu yang kita sebut avolition yang biasa terlihat pada orang dengan skizofrenia .
Memahami Avolition
Penghindaran adalah istilah psikologis yang digunakan untuk menggambarkan kurangnya inisiatif atau motivasi untuk mencapai tugas yang bertujuan. Pada orang dengan skizofrenia, dapat menjadi sangat berat untuk mencegah seseorang melakukan tugas-tugas biasa yang berkaitan dengan pekerjaan, kehidupan rumah, kesehatan, perawatan, atau mengejar kepentingan pribadi.
Avolition tidak boleh disalahartikan sebagai prokrastinasi di mana seseorang (sering perfeksionis) mencari gangguan untuk menunda tugas. Dalam konteks skizofrenia, orang yang mengalami pencabutan akan ingin menyelesaikan tugas tetapi tidak dapat memanfaatkan energi mental dan fisik untuk melakukannya.
Contohnya termasuk:
- Ketidakmampuan untuk memulai atau menyelesaikan membayar tagihan bahkan ketika mendesak
- Menghindari membuat atau menjawab panggilan telepon penting
- Gagal membuat atau menindaklanjuti janji penting
- Gagal tampil untuk acara atau pertemuan terjadwal
- Menjanjikan untuk kembali ke seseorang atau sesuatu tetapi tidak pernah melakukannya
- Duduk berjam-jam tidak melakukan apa-apa
Avolition sebagai Gejala Negatif Skizofrenia
Avolition dianggap sebagai gejala negatif skizofrenia bukan karena "buruk." Ini hanyalah sebuah istilah yang digunakan untuk membedakan bagaimana seseorang mengalami sesuatu, baik secara positif maupun negatif.
Sebagai gejala skizofrenia, avolisi biasanya akan bermanifestasi dengan pengalaman negatif seperti:
- Ketidakmampuan untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan sepenuhnya oleh orang itu
- Ketidakmampuan untuk merespon secara verbal terhadap situasi atau emosi
Dengan demikian, individu tidak selalu menunjukkan sikap apatis (meskipun dapat dianggap seperti itu) tetapi lebih kepada emosi yang menodai acara dan respons yang tidak cocok. Selain itu, orang yang mengalami penghindaran biasanya akan berbicara dengan cara terputus-putus atau terputus-putus dan memiliki kecenderungan untuk menghindari kontak mata langsung.
Avolition Versus Anhedonia
Penghindaran tidak sama dengan anhedonia (gejala negatif skizofrenia lain). Dengan anhedonia, seseorang memiliki ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan. Beberapa orang berteori bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh kerusakan biologis dimana kurang dopamin dilepaskan untuk merangsang pusat kesenangan otak.
Sebaliknya, seseorang yang mengalami dengan avolition dapat merasakan emosi, baik dan buruk, tetapi tidak mampu bertindak atas mereka.
Mengobati Avolition pada Orang Dengan Skizofrenia
Gejala negatif skizofrenia dianggap sulit diobati, terlebih lagi gejala positif seperti halusinasi atau delusi .
Sementara orang yang mengalami avolisi dapat menanggapi kombinasi obat dan pelatihan keterampilan sosial , sifat gangguan ini membuat orang itu cenderung untuk mencari atau mematuhi pengobatan.
Lebih jauh lagi, mengobati avolisi sebagai gejala tidak dapat benar-benar dilakukan tanpa mengobati gangguan primer, skizofrenia. Untuk mencapai hal ini, seorang pengasuh khusus atau pekerja sosial biasanya diperlukan.
Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati avolisi termasuk antipsikotik atipikal seperti Zyprexa (olanzapine) dan Risperdal (risperidone). Dengan sendirinya, obat-obatan hanya cukup efektif tetapi dapat meningkatkan hasil ketika digunakan dalam konteks rencana perawatan skizofrenia yang komprehensif.
> Sumber:
> Lui, S .; Liu, A .; Chui, W .; et al. "The Nature of Anhedonia dan Avolition pada Pasien Dengan Episode Pertama Skizofrenia." Kedokteran Psikologis . 2016; 46 (2): 437-47.
> Remington, G .; Foussias, G .; Fervaha, G .; et al. "Mengobati Gejala Negatif dalam Skizofrenia: Pembaruan." Pilihan Perawatan saat ini di Psikiatri . 2016; 3 (2): 133-150.
> Sarkar, S .; Hillner, K .; dan Velligan, D. "Konseptualisasi dan Perawatan Gejala Negatif dalam Skizofrenia." World Journal of Psychiatry . 2015; 5 (4): 352-361.
> Strauss, G .; Horan, W .; Kirkpatrick, B .; et al. "Mendekonstruksi Gejala Negatif Skizofrenia: Avolition-Apathy dan Berkurangnya Ekspresi Cluster Meramalkan Presentasi Klinis dan Hasil Fungsional." Jurnal Penelitian Psikiatri . 2013; 47 (6): 783-90.