Kebanyakan orang dengan gangguan kepribadian ambang (BPD) memiliki pemicu tertentu: kejadian atau ingatan tertentu yang memperburuk atau mengintensifkan gejala mereka. Bagi sebagian orang, sesuatu yang umum seperti adegan film yang intens atau lagu sedih bisa cukup untuk memunculkan pemicu ini. Hal ini dapat menyebabkan rasa takut, marah, perilaku impulsif, menyakiti diri, dan bahkan perilaku bunuh diri . Meskipun sulit untuk mengelola gejala Anda, mungkin dengan empat strategi ini untuk membantu Anda mengatasi:
1 - Hindari Pemicu
Salah satu cara termudah untuk mengatasi pemicu adalah dengan menghindari mereka di tempat pertama. Ada beberapa pemicu yang mudah dihindari. Misalnya, mungkin Anda memiliki film favorit yang biasa Anda tonton bersama mantan pasangan Anda yang kini memicu Anda. Keluarkan DVD dan lewati ketika ada di TV dan Anda tidak perlu dihadapkan dengan kenangan buruk itu.
Sayangnya, ada banyak pemicu yang tidak bisa atau tidak boleh dihindari. Misalnya, jika Anda dipicu oleh seseorang di tempat kerja, Anda tidak dapat menghindarinya karena ia adalah bagian dari pekerjaan Anda dan untuk menghindarinya akan membahayakan karier Anda.
Penghindaran adalah strategi yang harus Anda gunakan dengan hemat. Jika Anda mulai menghindari semua orang, tempat atau situasi yang memicu Anda, Anda bisa berakhir dengan kehidupan yang sangat terbatas, dan itu tentu bukan tujuan. Sebaliknya, hindari pemicu saat berlatih bagaimana mengelola gejala Anda sampai Anda merasa siap menghadapinya.
2 - Pendekatan Pemicu Strategis
Pilihan lain adalah mengambil pendekatan yang lebih strategis dan secara bertahap menghadapi pemicu Anda. Ini mungkin salah satu yang paling baik dicoba dengan bantuan seorang terapis.
Untuk melakukan ini, pertama, Anda harus tahu apa yang memicu masalah Anda. Pilih sesuatu yang kecil, buat rencana untuk bagaimana Anda akan mengatasi pemicu setelah itu terjadi dan kemudian dengan sengaja menghadapi pemicu dengan cara yang terbatas dan terkontrol.
Misalnya, mungkin pemikiran bahwa Anda telah gagal melakukan sesuatu adalah pemicu besar bagi Anda. Pilih pose yoga yang Anda tahu tidak bisa Anda lakukan, coba dan ketika Anda gagal, perhatikan semua emosi dan respons yang muncul.
Alih-alih merasa ditolak atau kecewa, atasi emosi-emosi itu dengan cara yang sehat seperti meditasi atau tertawa tentang bagaimana yoga bukan untuk Anda! Sadari bahwa Anda dapat menghadapi kegagalan tanpa melakukan sesuatu yang merusak.
3 - Kembangkan Rencana Aksi Pemicu
Jika Anda tahu pemicu apa yang cenderung mengirim Anda melalui satu putaran , Anda dapat membuat rencana untuk mengelola pemicu tersebut secara konstruktif. Setelah Anda mengidentifikasi dua atau tiga pemicu teratas Anda, tuliskan lima hal yang dapat Anda lakukan untuk mengelola kesusahan Anda saat berikutnya salah satu pemicu tersebut terjadi. Simpan daftar di saku Anda.
Ketika pemicu muncul, tarik daftar itu, dan mulailah dengan keterampilan koping pertama yang Anda tulis. Jika itu tidak membantu mengurangi kesusahan Anda, cobalah yang berikutnya dan berikutnya. Periksa seluruh daftar jika diperlukan sampai kesusahan Anda hilang.
Misalnya, jika Anda tahu paman kasar Anda adalah pemicu bagi Anda dalam pertemuan keluarga, salah satu cara untuk mengatasi kesulitan Anda adalah beristirahat dengan melangkah keluar untuk berjalan-jalan. Memiliki rencana yang berbeda sebelumnya akan membantu Anda mengelola emosi dengan lebih baik saat dihadapkan oleh pemicu.
4 - Bicarakan Dengan Ahli Terapi
Tidak jarang orang dengan BPD melakukan hal-hal berbahaya ketika dipicu. Jenis perilaku ini dapat berkisar dari seks yang tidak aman hingga menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri. Jika jenis perilaku impulsif ini terjadi ketika Anda dipicu, Anda harus memiliki bantuan profesional. Adalah mungkin untuk mengendalikan perilaku ini, tetapi Anda mungkin memerlukan bantuan seorang terapis untuk bekerja mengatasi perasaan dan gejala ini dengan cara yang aman.