Apa itu Psikologi Pendidikan?

Psikologi pendidikan melibatkan studi tentang bagaimana orang belajar, termasuk topik seperti hasil siswa, proses pembelajaran, perbedaan individu dalam belajar, pelajar berbakat, dan ketidakmampuan belajar.

Cabang psikologi ini tidak hanya melibatkan proses belajar anak usia dini dan remaja, tetapi juga mencakup proses sosial, emosional, dan kognitif yang terlibat dalam pembelajaran sepanjang seluruh masa hidup.

Bidang psikologi pendidikan menggabungkan sejumlah disiplin ilmu lain, termasuk psikologi perkembangan , psikologi perilaku , dan psikologi kognitif .

Topik Minat Dalam Psikologi Pendidikan

Tokoh Penting dalam Sejarah Psikologi Pendidikan

Sejarah Psikologi Pendidikan

Psikologi pendidikan adalah sub-bidang yang relatif muda yang telah mengalami pertumbuhan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Psikologi tidak muncul sebagai ilmu yang terpisah sampai akhir 1800-an, sehingga para filsuf pendidikan secara umum memicu minat sebelumnya dalam psikologi pendidikan.

Banyak yang menganggap filsuf Johann Herbart sebagai "bapak" psikologi pendidikan. Herbart percaya bahwa minat seorang siswa dalam suatu topik memiliki pengaruh yang luar biasa pada hasil belajar dan percaya bahwa guru harus mempertimbangkan minat ini bersama dengan pengetahuan sebelumnya ketika memutuskan jenis instruksi yang paling tepat.

Belakangan, psikolog dan filsuf William James memberikan kontribusi signifikan di bidang ini. Teks seminalnya 1899 Talks to Teachers on Psychology dianggap buku pertama tentang psikologi pendidikan. Sekitar periode yang sama, psikolog Perancis Alfred Binet mengembangkan tes IQnya yang terkenal.

Tes awalnya dirancang untuk membantu pemerintah Perancis mengidentifikasi anak-anak yang mengalami keterlambatan perkembangan untuk membuat program pendidikan khusus.

Di Amerika Serikat, John Dewey memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendidikan. Gagasan Dewey bersifat progresif, dan dia percaya bahwa sekolah harus fokus pada siswa daripada pada subjek. Dia menganjurkan pembelajaran aktif dan percaya bahwa pengalaman langsung merupakan bagian penting dari proses pembelajaran.

Baru-baru ini, psikolog pendidikan Benjamin Bloom mengembangkan taksonomi penting yang dirancang untuk mengkategorikan, dan menggambarkan tujuan pendidikan yang berbeda. Tiga domain tingkat atas yang dia gambarkan adalah tujuan belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.

Perspektif Utama dalam Psikologi Pendidikan

Seperti bidang psikologi lainnya, peneliti dalam psikologi pendidikan cenderung mengambil perspektif yang berbeda ketika mempertimbangkan masalah.

Sementara psikologi pendidikan mungkin merupakan disiplin yang relatif muda, ia akan terus bertumbuh ketika orang menjadi lebih tertarik dalam memahami bagaimana orang belajar. Divisi APA 15, yang ditujukan untuk subjek psikologi pendidikan, saat ini mendaftar lebih dari 2.000 anggota.

Sumber:

Hergenhahn, BR (2009). Pengantar Sejarah Psikologi. Belmont, CA: Wadsworth.

Zimmerman, BJ & Schunk, DH (Eds.) (2003). Psikologi Pendidikan: A Century of Contributions . Mahwah, NJ, AS: Erlbaum.