Individu dengan gangguan kecemasan sosial (SAD) sering berjuang dengan bersikap asertif. Bersikap jujur tentang perasaan Anda dan membagikannya dengan orang lain terasa sulit, sampai pada titik bahwa Anda lebih suka menyimpannya sendiri. Masalahnya adalah, orang tidak dapat membaca pikiran Anda, sehingga Anda akan sering menemukan kebutuhan Anda tidak terpenuhi.
Apa itu Komunikasi Asertif?
Komunikasi tegas ...
- adalah ekspresi langsung dan terbuka dari kebutuhan, keinginan, pikiran, dan perasaan Anda.
- melibatkan advokasi untuk kebutuhan Anda sendiri sambil tetap mempertimbangkan dan menghormati kebutuhan orang lain.
- melibatkan penggunaan pernyataan "saya" , seperti "Saya butuh bantuan menyiapkan makan malam untuk tamu kami malam ini."
- adalah cara memastikan kebutuhan Anda terpenuhi saat masih mempertimbangkan kebutuhan orang lain .
Bersikap Asertif Saat Anda Punya SAD
Jika Anda hidup dengan gangguan kecemasan sosial, berkomunikasi secara asertif mungkin terasa tidak nyaman pada awalnya. Kemungkinannya adalah Anda telah mengadopsi gaya komunikasi pasif yang memungkinkan Anda untuk menghindari konflik tetapi membuat Anda merasa cemas, depresi dan tidak berdaya, dan menyebabkan frustrasi dan ketidaknyamanan bagi orang di sekitar Anda. Belajar berkomunikasi dengan tegas bukanlah egois, tetapi lebih merupakan cara yang efektif untuk menegosiasikan pertemuan sosial.
Anda mungkin memiliki kesalahpahaman tentang apa artinya bersikap asertif.
Orang yang berkomunikasi dengan tegas
- tidak memaksa atau menjengkelkan
- jangan melangkahi perasaan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, seperti halnya dengan komunikasi agresif
Sebaliknya, komunikasi tegas melibatkan mengekspresikan perasaan, kebutuhan, dan keinginan Anda dengan cara yang tidak menghakimi dan tidak mengancam.
Komunikasi tegas juga dapat dianggap membantu orang lain, karena Anda memberikan informasi yang jelas tentang apa yang Anda butuhkan untuk dipenuhi.
Dengan melakukan hal itu dengan cara yang tidak mengancam, Anda memberi orang lain kesempatan untuk menolak permintaan Anda jika kebutuhan Anda bertentangan dengan kebutuhan mereka.
Pentingnya Bersikap Asertif
Masih tidak yakin apakah komunikasi asertif adalah cara yang tepat?
Pertimbangkan bahwa sebagian besar pertemuan harian Anda akan bersama orang-orang yang berkomunikasi dan berperilaku tegas .
Mereka memberi tahu Anda apa yang mereka butuhkan dari Anda dan mengharapkan Anda menolak jika kebutuhan mereka bertentangan dengan Anda. Jika permintaan terlalu besar atau terlalu sulit, terserah Anda untuk mengomunikasikan mengapa Anda tidak bisa mematuhinya.
Dengan cara yang sama, yang lain mengharapkan Anda untuk memberi tahu mereka apa yang Anda butuhkan. Daripada mengharapkan orang lain membaca pikiran Anda, atau berharap mereka akan menebak apa yang Anda inginkan, Anda harus jelas, jujur, dan terbuka tentang kebutuhan Anda.
Cara Menjadi Lebih Tegas
Pernyataan asertif umumnya dimulai dengan kata "I" dan secara langsung mengekspresikan apa yang Anda pikirkan atau rasakan.
Perhatikan bahwa bersikap tegas tidak berarti menginjak kaki orang lain atau mencaci-maki mereka. Tujuan menjadi tegas adalah untuk merundingkan situasi sosial dengan cara yang menguntungkan semua orang.
Beberapa contoh pernyataan tegas:
- "Aku senang berbicara denganmu."
- "Aku suka menonton film horor."
- "Aku merasa sakit karena kamu membicarakan tentang aku di belakangku."
- "Aku tahu bahwa anak-anak datang lebih dulu, tetapi aku merasa sedih bahwa kita tidak menghabiskan waktu sendirian."
Untuk berbicara dengan tegas, letakkan potongan-potongan kalimat ini bersama-sama:
- Mulai dengan kata "I."
- Tambahkan kata kerja yang menggambarkan apa yang Anda rasakan (seperti, tidak suka, keinginan, kebutuhan, perasaan, cinta, benci, keinginan ...)
- Dan selesaikan kalimat untuk menggambarkan apa yang Anda rasakan ("Saya berharap Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan saya, saya merasa sangat kesepian").
Kiat: Jauhkan "Anda" di luar kalimat, jaga emosi Anda tetap terkendali, dan bagikan saja apa yang Anda rasakan.
Coba lagi:
SAYA..
tidak bisa ...
membantu Anda dengan tugas itu karena kalender saya penuh.
Lihat, itu tidak harus terlalu dipikirkan atau rumit. Ini tentang menjadi langsung dan mengekspresikan kebutuhan Anda. Begitu Anda mulai melakukannya secara teratur, itu akan terasa lebih alami.
Satu Kata Dari
Lain kali ketika Anda merasa marah atau kesal, pikirkanlah bagaimana Anda berkomunikasi. Jika Anda menderita gangguan kecemasan sosial , Anda mungkin telah mengembangkan gaya komunikasi pasif . Dengan belajar menjadi lebih asertif, Anda akan mengurangi kecemasan dan memperbaiki hubungan Anda dengan orang lain.
Sumber:
> Kecemasan BC. Komunikasi Efektif: Meningkatkan Keterampilan Sosial Anda.
Markway BG, Carmin CN, Pollard CA, Flynn T. Sekarat Malu: Bantuan untuk Kecemasan Sosial & Fobia. Oakland, CA: Harbinger; 1992.
Institut Kecemasan Sosial. Bertindak tegas.