Suplemen Herbal untuk Gangguan Panik

Penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) untuk pengobatan kondisi kesehatan medis dan mental telah semakin populer. Banyak orang dengan gangguan panik akan mencari bentuk perawatan CAM sebagai cara integratif untuk membantu mengelola gejala mereka. Beberapa pilihan yang paling umum dari CAM untuk penderita gangguan panik termasuk akupunktur, aromaterapi , pijat terapi , meditasi mindfulness , dan hipnoterapi .

Penggunaan suplemen herbal juga menjadi lebih luas di antara mereka yang memiliki gangguan panik. Namun, sebelum memulai dengan suplemen apa pun, penting untuk memahami bahwa ada bukti ilmiah minimal yang mendukung penggunaannya untuk gangguan panik. Karena kurangnya bukti efektivitas, Food and Drug Administration (FDA) AS tidak menyetujui klaim bahwa suplemen dapat membantu meringankan kepanikan dan kecemasan. FDA juga tidak mengatur zat-zat ini.

Perhatian tambahan harus diambil jika Anda diresepkan obat apa pun untuk gangguan panik atau kondisi kesehatan mental atau medis lainnya. Meskipun suplemen tersedia tanpa resep, ada potensi bagi mereka untuk mengganggu obat yang diresepkan atau menyebabkan efek merugikan lainnya. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.

Berikut ini menjelaskan beberapa jenis suplemen herbal yang paling umum digunakan untuk mengobati gangguan panik dan gejala kecemasan:

Kava Kava

Kava kava berasal dari Pasifik Selatan dan kini telah menjadi suplemen populer yang dijual di seluruh Amerika Serikat dan Eropa. Suplemen ini berasal dari tanaman dan dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau cair. Kava kava dapat direkomendasikan untuk panik dan kecemasan karena dianggap memiliki efek relaksasi dan penenang.

Ada beberapa bukti bahwa suplemen ini dapat membantu meringankan gejala terkait kecemasan, seperti insomnia, ketegangan otot, sakit kepala, dan kegelisahan. Namun, tidak ada cukup penelitian yang tersedia untuk mendukung klaim ini. Kava kava harus diambil dengan hati-hati hanya di bawah persetujuan dokter, karena mungkin memiliki efek samping yang merugikan.

Valerian

Valerian dianggap memiliki efek penenang yang mungkin dapat memberikan perasaan tenang dan rileks. Mungkin juga dapat membantu dengan gangguan tidur dan kecemasan ringan. Valerian dianggap mengurangi perasaan stres dan kecemasan dengan mempengaruhi reseptor asam gamma-aminobutyric (GABA) , neurotransmiter di otak yang sebagian bertanggung jawab untuk mengatur suasana hati, kecemasan, dan tidur. Namun, penelitian kecil telah dilakukan untuk memvalidasi penggunaan valerian untuk masalah kecemasan. Perhatian harus diambil ketika mengambil valerian karena dapat memiliki interaksi berbahaya dengan obat yang biasa diresepkan untuk gangguan panik, termasuk benzodiazepin dan penghambat reuptake serotonin selektif ( SSRI ).

St John's Wort

St John Wort telah tumbuh dalam popularitas untuk mengobati gejala depresi. Ini juga digunakan untuk membantu meringankan gejala terkait kecemasan.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa St. John's wort dapat membantu menyeimbangkan neurotransmitter tertentu atau kurir kimia di otak, yang mungkin tidak seimbang bagi orang-orang dengan gangguan mood dan kecemasan. Meskipun temuan awal, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil ini. Ada beberapa efek samping berbahaya yang melibatkan St John's Wort ketika dikombinasikan dengan obat lain - terutama antidepresan - jadi harus digunakan dengan hati-hati.

Bourne, Edmund J. (2005). The Anxiety and Phobia Workbook, edisi ke-4. Oakland, CA: Harbinger Baru.

Seaward, BL (2011). Mengelola Stres: Prinsip dan Strategi untuk Kesehatan dan Kesejahteraan, Edisi 7. Burlington, MA: Jones & Bartlett Learning.

Sachs, J. (1997). Nature's Prozac: Natural Therapies and Techniques untuk Menghilangkan Diri Anda dari Kecemasan, Depresi, Serangan Panik, dan Stres. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.