Toleransi Distress di Post Traumatic Stress Disorder

Menggunakan Toleransi Distress untuk Mengelola Emosi yang Intens

Toleransi toleransi adalah kemampuan Anda yang sebenarnya atau yang dirasakan untuk menghadapi tekanan emosional. Toleransi Distress juga bertahan dari insiden emosional tanpa membuatnya menjadi lebih buruk.

Apakah Anda mengalami gangguan stres pasca trauma (PTSD)? Jika demikian, kemungkinan banyak hal dalam hidup menyebabkan Anda tekanan emosional yang sulit untuk dikelola.

Untungnya, belajar teknik toleransi marabahaya dapat membuat perbedaan yang sangat positif dalam kemampuan Anda untuk menangani emosi yang menyedihkan.

Apa Dampak Emosi Intim di Luar Kendali pada Orang Dengan PTSD?

Orang-orang dengan PTSD sering merasakan emosi negatif yang sangat intens seperti rasa malu , takut , marah , cemas, bersalah , dan sedih. Ini bisa menakutkan, dan semakin kuat emosi Anda, semakin sulit mengendalikannya.

Anda bahkan mungkin merasa sulit untuk mengidentifikasi emosi spesifik yang Anda alami - yang dapat membuat mereka merasa lebih menakutkan, tidak dapat diprediksi, dan di luar kendali Anda.

Anda mungkin tahu bahwa orang-orang dengan PTSD terkadang memilih perilaku tidak sehat, seperti menyakiti diri sendiri , pesta makan , penyalahgunaan zat , atau perilaku impulsif lainnya , sebagai cara untuk mengatasi emosi yang sangat menyusahkan. Sayangnya, bantuan yang diberikan oleh langkah-langkah ini berumur pendek, dan untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, emosi yang menyedihkan sering kembali bahkan lebih kuat dan lebih menjengkelkan.

Kabar baiknya adalah bahwa teknik toleransi marabahaya dapat membantu Anda:

Teknik Toleransi Distress apa yang tersedia?

Jika Anda memiliki PTSD, Anda dapat memilih dari sejumlah perawatan yang termasuk mengajarkan keterampilan toleransi-stres. Misalnya, perawatan yang disebut terapi perilaku dialektik (DBT) dapat memberi Anda keterampilan yang secara langsung difokuskan pada peningkatan toleransi marabahaya.

Perawatan lain, yang disebut paparan interoceptive , dapat membantu meningkatkan kemampuan Anda untuk mentoleransi efek emosi negatif yang intens pada tubuh Anda, seperti peningkatan denyut jantung dan ketegangan otot.

Gangguan dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk mengambil tindakan untuk meningkatkan toleransi marabahaya Anda. Banyak perilaku praktis dan efektif untuk mengalihkan perhatian Anda dari emosi yang intens ditekankan dalam DBT. Mereka termasuk:

Seperti yang Anda lihat, belajar keterampilan toleransi yang sulit tidak hanya dapat membantu Anda melewati krisis emosional, tetapi juga dapat membawa lebih banyak kesenangan ke dalam hidup Anda. Meskipun perawatan toleransi marabahaya yang dijelaskan di sini pada awalnya tidak dirancang untuk mengobati PTSD , penggunaannya sekarang untuk tujuan ini sering membawa hasil yang sangat positif.

Sumber:

Vujanovic, AA, Bernstein, A., & Litz, BT (2011). Stres traumatis. Dalam MJZvolensky, A. Bernstein, & AA Vujanovic (Eds.), Toleransi Distress: Teori, Penelitian, dan Aplikasi Klinis (pp. 126-148). New York: Guilford Press.

Contois K. (2010). Keterampilan toleransi Distress: membantu klien melalui masa-masa sulit (dan diri Anda sendiri). Seattle, WA: Universitas Washington-CHAAMP / Harborview.