Ketahanan emosi sebagian lahir sejak lahir, tetapi dapat (dan harus) dipelajari dan dikembangkan. Jika Anda ingin mampu menangani tantangan hidup (baik mayor maupun minor) dengan lebih mudah, untuk tumbuh dari keterpurukan, dan untuk mengubah peristiwa negatif potensial menjadi positif, langkah-langkah berikut dapat membantu Anda menjadi lebih tahan terhadap stres .
Kesulitan: Rata-rata
Waktu Yang Dibutuhkan: Sedang Berlangsung
Begini Cara:
- Kembangkan Sikap yang Benar
Orang yang tahan banting cenderung memandang kesulitan hidup sebagai tantangan dan merespons dengan tindakan, bukan dengan rasa takut, mengasihani diri sendiri, menyalahkan atau "mentalitas korban." Meskipun hidup bisa sangat menantang, langkah penting untuk menjadi lebih tangguh adalah mengembangkan pembicaraan diri yang positif dan mengingatkan diri Anda sendiri bahwa Anda kuat dan dapat tumbuh lebih kuat dan lebih bijaksana saat Anda menghadapi tantangan hidup. - Menjadi Sadar
Bagian dari ketahanan adalah kesadaran emosional; penting untuk memahami apa yang Anda rasakan dan mengapa. Terkadang orang merasa kewalahan dengan emosi mereka, dan ini menakutkan dan melumpuhkan mereka. Mengetahui mengapa Anda merasa kesal dapat memberikan informasi berharga tentang apa yang perlu diubah dalam hidup Anda. Penting juga untuk melakukan penelitian tentang cara menghadapi tantangan yang Anda hadapi. Mempertahankan jurnal dapat membantu Anda menjelajahi dunia batin Anda dan membuat rencana aksi.
- Kembangkan Locus of Control Internal
Orang yang tahan banting percaya bahwa mereka mengendalikan hidup mereka, dan itu benar: sementara kita tidak dapat mengendalikan keadaan kita, kita dapat mengendalikan bagaimana kita menanggapi keadaan tersebut, dan itu membuat perbedaan besar dalam sikap kita dan dalam perjalanan kita hidup mengambil. Untungnya, Anda dapat mengembangkan locus of control internal .
- Kembangkan Optimisme
Menjadi seorang yang optimis lebih dari melihat sisi baiknya (meskipun itu membantu). Ini adalah cara melihat dunia di mana Anda memaksimalkan kekuatan dan pencapaian Anda serta meminimalkan kelemahan dan kemunduran Anda. Mengembangkan pandangan dunia yang lebih optimis dapat membantu Anda menjadi lebih tangguh. - Dukungan Sosial Reli
Sementara kami menghadapi tantangan kami sendiri, teman atau kelompok teman yang mendukung dapat membantu meringankan beban. Mereka yang memiliki jaringan dukungan sosial yang kuat cenderung tetap sehat dan bahagia sepanjang hidup dan cenderung mengatasi stres dengan baik. Sebaliknya, mereka yang memiliki sedikit dukungan mungkin merasa lebih rentan, dan mereka yang memiliki hubungan konflik dan tidak mendukung cenderung memburuk. - Pertahankan Rasa Humor Anda
Jika Anda bisa tertawa pada frustrasi hidup, Anda dapat meningkatkan kekebalan, jika Anda mau, untuk stres dan kesulitan. Mereka yang memiliki selera humor tentang kehidupan cenderung mengalami hidup yang kurang stres, mampu menjalin ikatan dengan orang lain selama masa-masa sulit, dan mengalami banyak manfaat tawa . Jika Anda dapat mundur selangkah dari situasi sulit cukup lama untuk mempertahankan selera humor Anda, Anda akan lebih tabah juga.
- Olahraga
Ya, Anda membaca dengan benar. Latihan telah berkorelasi dengan tingkat ketahanan yang lebih kuat. Ini mungkin karena efek endorfin pada suasana hati seseorang, atau manfaat kesehatan fisik bagi mereka yang berolahraga, atau keduanya. Terlepas dari itu, menambahkan kebiasaan olahraga yang teratur ke gaya hidup Anda dapat bermanfaat bagi Anda dengan lebih dari satu cara. - Dapatkan Menyentuh Dengan Sisi Spiritual Anda
Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang lebih spiritual cenderung lebih tangguh juga. Ini tidak berarti bahwa Anda tidak bisa tahan jika Anda ateis atau agnostik. Tetapi jika Anda terbuka untuk itu, menghubungkan kembali atau memperkuat koneksi Anda ke sisi spiritual Anda dapat memberi Anda kekuatan.
- Jangan menyerah
Sementara banyak orang tahu strategi mengatasi yang dapat membantu dengan stres, seperti diet dan program latihan, individu yang paling sukses adalah mereka yang mempertahankan upaya untuk jangka panjang. Jangan menyerah pada situasi Anda; jangan berhenti berusaha melewatinya. Percaya prosesnya.
Kiat:
- Bersabarlah, dan lakukan yang terbaik.
Sumber:
Bonanno GA, Galea S, Bucciarelli A, Vlahov D. Apa Memprediksi Ketahanan Psikologis Setelah Bencana? Peran Demografi, Sumber Daya, dan Stres Kehidupan. Jurnal Konsultasi dan Psikologi Klinis . Oktober 2007.
Southwick SM, Vythilingam M, Charney DS. Psikobiologi Depresi dan Ketahanan terhadap Stres. Tinjauan Tahunan Psikologi Klinis . 2005.