Dukungan Sosial dan Belas Kasih Sendiri Dapat Membantu
Setelah terpapar pada peristiwa traumatis, orang-orang mungkin mengalami berbagai emosi, termasuk rasa malu . Ketika diagnosis gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dilemparkan ke dalam campuran, emosi ini dapat menjadi lebih intens, yang mengarah ke sejumlah perilaku tidak sehat. Rasa malu adalah emosi yang sangat sulit untuk diatasi. Artikel ini memberikan beberapa informasi tentang rasa malu, serta beberapa cara untuk mengelola rasa malu.
Apa itu Shame?
Rasa malu sering dianggap sebagai "emosi sadar diri" dan secara umum sangat erat kaitannya dengan emosi rasa bersalah. Faktanya, banyak orang kesulitan membedakan antara rasa malu dan rasa bersalah. Rasa malu adalah emosi yang terjadi ketika seseorang mengevaluasi atau menilai dirinya sendiri dalam cahaya yang negatif. Misalnya, seseorang mungkin mengalami rasa malu jika dia memandang dirinya sebagai tidak berharga, lemah, buruk atau tidak berguna. Rasa malu bisa menjadi emosi yang berbahaya. Dengan rasa malu, orang-orang mungkin lebih cenderung melakukan penghukuman sendiri (seperti dengan sengaja menyakiti diri sendiri) atau mengisolasi diri dari orang lain. Ini hanya akan sedikit mengurangi rasa malu dalam jangka panjang dan bahkan dapat meningkatkan rasa malu. Artikel ini memberikan informasi tentang rasa malu, serta hubungan antara PTSD dan rasa malu.
Pemantauan Emosi Anda
Dalam menghadapi setiap pengalaman emosional, penting untuk terlebih dahulu meningkatkan kesadaran Anda tentang emosi yang sedang Anda coba atasi. Secara khusus, Anda ingin tahu jenis situasi apa yang umumnya memicu emosi, pikiran apa yang terkait dengan emosi, perasaan apa yang dirasakan emosi dalam tubuh Anda dan apa yang biasanya Anda lakukan sebagai respons terhadap emosi. Keterampilan yang dibahas dalam artikel ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran Anda akan rasa malu, serta membantu Anda mengidentifikasi berbagai tempat di mana Anda dapat campur tangan untuk mengurangi pengalaman malu Anda.
Menggunakan Distraksi untuk Mengatasi Rasa Tidak Sengaja
Emosi yang intens seperti rasa malu bisa sulit untuk diatasi. Akibatnya, mereka sering mengarah pada penggunaan strategi mengatasi yang tidak sehat, seperti alkohol atau penggunaan narkoba . Meskipun alkohol dan obat-obatan pada awalnya mungkin bekerja untuk menghilangkan perasaan yang kuat, ini hanyalah perbaikan sementara. Dalam jangka panjang, penggunaan alkohol dan narkoba sering menyebabkan emosi yang lebih intens dan masalah lainnya. Dengan ini, penting untuk belajar bagaimana mengatasi emosi yang sangat kuat saat ini dengan menggunakan keterampilan yang tidak menempatkan Anda pada risiko konsekuensi negatif jangka panjang. Salah satu keterampilan tersebut adalah gangguan. Sama seperti namanya, selingan adalah apa pun yang Anda lakukan untuk sementara mengalihkan perhatian Anda dari emosi yang kuat. Terkadang berfokus pada emosi yang kuat dapat membuatnya merasa lebih kuat dan lebih tidak terkontrol. Jadi, dengan mengalihkan perhatian Anda untuk sementara, Anda dapat memberikan emosi beberapa waktu untuk mengurangi intensitas, membuatnya lebih mudah untuk dikelola.
Latihan Merilekskan Diri untuk Mengatasi Rasa Malu
Strategi mengatasi yang berfokus pada peningkatan suasana hati Anda kadang-kadang digambarkan sebagai strategi koping menenangkan diri atau menenangkan diri. Strategi koping menenangkan diri yang efektif mungkin adalah strategi yang melibatkan satu atau lebih dari lima indra (sentuhan, rasa, penciuman, penglihatan dan suara). Strategi koping yang menenangkan diri sendiri sangat membantu dalam mengatasi rasa malu, karena fokusnya adalah memberi Anda pengalaman positif. Tindakan ini bertentangan dengan apa yang sering diperintahkan oleh rasa malu kepada Anda.
Mengelola Kepercayaan Negatif Tentang Emosi
Pengalaman yang Anda miliki sepanjang hidup Anda dapat mempengaruhi bagaimana Anda merespons dan mengevaluasi emosi Anda, terutama dalam hal pengembangan keyakinan negatif tentang emosi. Selain itu, orang-orang yang pernah mengalami peristiwa traumatis di beberapa titik dalam kehidupan mereka mungkin sangat mungkin mengembangkan keyakinan negatif yang kuat tentang emosi. Keyakinan ini dapat menjadi lebih jelas ketika diagnosis PTSD berkembang. PTSD dapat menyebabkan emosi yang kuat dan tidak menyenangkan, seperti rasa malu, yang mungkin terasa tidak terkendali, berbahaya atau tidak dapat diprediksi. Pelajari beberapa keyakinan negatif umum tentang emosi dan bagaimana mereka dapat memberi makan malu dengan artikel ini.
Meningkatkan Self-Compassion untuk Mengatasi Rasa Malu
Kurangnya rasa sayang terhadap diri sendiri dapat berdampak besar pada pemulihan dari PTSD. Kurangnya kasih sayang diri dapat menurunkan motivasi untuk terus melalui saat-saat sulit dalam pengobatan. Ini dapat meningkatkan perasaan tidak berdaya dan putus asa. Kurangnya rasa kasihan pada diri sendiri juga dapat membawa perasaan malu yang kuat, yang dapat membuat emosi semakin sulit untuk dikelola. Akhirnya, kasih sayang diri yang rendah dapat menyebabkan perilaku merusak diri sendiri. Misalnya, seseorang mungkin mulai terlibat dalam menyakiti diri sendiri sebagai bentuk hukuman diri. Belas kasihan bisa sulit untuk ditingkatkan; namun, sangat penting untuk melakukannya. Artikel ini memberikan beberapa strategi untuk menumbuhkan rasa kasih sayang diri yang lebih kuat.
Mengelola Pikiran Negatif yang Menyebabkan Rasa Malu
Pikiran kita dapat memiliki dampak yang luar biasa pada emosi kita, baik positif maupun negatif . Ketika kita mengevaluasi diri kita dalam cahaya negatif (seperti yang umum di PTSD), ini akan memiliki dampak negatif pada emosi. Secara khusus, menilai diri sendiri secara negatif (misalnya, mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda lemah karena memiliki PTSD) dapat menyebabkan perasaan malu yang kuat. Oleh karena itu, dapat membantu untuk mempelajari cara mengatasi pikiran negatif ini. Artikel ini memberikan informasi tentang cara mengelola pikiran yang berfokus pada diri sendiri, dengan tujuan mengurangi pengalaman emosional yang tidak menyenangkan.
Mencari Dukungan Sosial untuk Mengatasi Rasa Malu
Mencari dukungan sosial dapat menjadi cara yang bagus untuk mengatasi rasa malu. Rasa malu sering memotivasi orang untuk bersembunyi dari orang lain atau mengisolasi diri. Akibatnya, hubungan penting dapat menderita, yang mengarah ke depresi. Mencari bantuan dari orang lain dapat mengurangi isolasi yang umum di antara orang-orang yang berjuang dengan rasa malu. Selain itu, ini dapat membantu Anda mendapatkan perspektif lain tentang pengalaman Anda.